News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Viralnya Video Ceramah Jusuf Kalla di UGM, JK Terjunkan Tim Ahli IT untuk Melacak Dalangnya

Buntut viralnya di media sosial terkait potongan video ceramah Jusuf Kalla di UGM. Ternyata membuat JK geram hingga pihaknya telah menerjunkan tim ahli IT untuk
Selasa, 21 April 2026 - 18:50 WIB
Jusuf Kalla buka suara soal Rismon Sianipar.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut viralnya di media sosial, terkait potongan video ceramah Jusuf Kalla di Universitas Gadjah Mada (UGM). Ternyata membuat JK geram hingga pihaknya telah menerjunkan tim ahli teknologi informasi (IT) untuk melacak asal-usul penyebaran potongan video ceramahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Langkah ini diambil menyusul tuduhan penistaan agama yang dialamatkan kepada dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan JK menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial merupakan potongan pendek berdurasi sekitar 45 hingga 50 detik yang telah dipisahkan dari konteks utuhnya.

Menurutnya, penghilangan konteks tersebut telah menggiring opini publik dan memicu kegaduhan.

"Kita minta polisi minta juga ahli-ahli IT untuk meneliti ini dari mana asalnya. Ini kan semua lewat IT, kita ingin tahu siapa yang mula-mula memasukkan dua kalimat itu (potongan video) dan mengedarkannya," jelas Jusuf Kalla (JK) kepada awak media, Selasa (21/4/2026).

Kemudian, mantan orang nomor dua di Indonesia itu menegaskan bahwa pelacakan digital ini sangat penting untuk mengungkap apakah ada pihak tertentu yang secara sengaja mengorkestrasi isu SARA untuk memecah belah masyarakat.

Meski sudah memulai langkah investigasi mandiri lewat tim ahli, JK enggan terburu-buru menunjuk pihak tertentu sebagai tersangka utama.

"Jangan, saya tidak mau menduga-duga, tapi sekarang sedang diteliti lewat teknologi siapa itu (pelakunya)," beber JK.

Terkait laporan hukum yang dilayangkan oleh sejumlah pihak atas tuduhan penistaan agama, JK mengaku tidak terlalu ambil pusing.

JK justru menekankan agar publik melihat kesaksian para tokoh agama dari Poso dan Ambon yang hadir dalam konferensi pers tersebut untuk menjelaskan fakta sosiologis yang sebenarnya terjadi saat konflik masa lalu.

Untuk diketahui pada pagi ini, JK mengundang sejumlah tokoh yang terlibat dalam Perjanjian Malino I dan II ke Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan ini bertujuan untuk meluruskan pemahaman terkait isi ceramahnya di UGM beberapa waktu lalu. 

"Saya mengundang bapak-bapak, teman-teman dari Ambon, Poso untuk memberikan pengertian kita semua," pungkasnya. (aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

STY Ungkap Penyesalan Terbesar Selama Tangani Timnas Indonesia: Laga Kontra Bahrain Jadi Sorotan

STY Ungkap Penyesalan Terbesar Selama Tangani Timnas Indonesia: Laga Kontra Bahrain Jadi Sorotan

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap salah satu penyesalan terbesarnya selama menukangi skuad Garuda, ia kaitkan dengan kontra Bahrain.
Periksa Saksi Dari Staf PT RNB Hingga Ajudan Bupati, KPK Dalami Soal Dugaan Pengkondisian Pengadaan yang Dilakukan Fadia Arafiq

Periksa Saksi Dari Staf PT RNB Hingga Ajudan Bupati, KPK Dalami Soal Dugaan Pengkondisian Pengadaan yang Dilakukan Fadia Arafiq

KPK telah memeriksanya sejumlah saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Rindu ke Baitullah? Ini Doa Agar Dimudahkan Berangkat Haji

Rindu ke Baitullah? Ini Doa Agar Dimudahkan Berangkat Haji

Rindu ke Baitullah, berikut ini doa agar dimudahkan berangkat haji.
Jung Ho-young Akhirnya Jujur Ungkap Alasan Utamanya Pindah ke Pink Spiders, Eks Rekan Setim Megawati Hangestri Itu... 

Jung Ho-young Akhirnya Jujur Ungkap Alasan Utamanya Pindah ke Pink Spiders, Eks Rekan Setim Megawati Hangestri Itu... 

Kepindahan bintang Red Sparks, Jung Ho-young, ke Pink Spiders beberapa waktu lalu cukup menghebohkan V League Korea Selatan.
Menkeu Pastikan Kenaikan Harga BBM Non-subsidi Tak Picu Lonjakan Inflasi, Purbaya Beberkan Penyebab Utamanya

Menkeu Pastikan Kenaikan Harga BBM Non-subsidi Tak Picu Lonjakan Inflasi, Purbaya Beberkan Penyebab Utamanya

Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, kenaikan harga BBM non-subsidi tidak akan memicu lonjakan inflasi. Sebab, kata Purbaya, pemerintah masih menjaga harga
Tak Sekadar Latihan, Ini Kunci Kekuatan Tim Indonesia Jelang Piala Thomas dan Uber 2026

Tak Sekadar Latihan, Ini Kunci Kekuatan Tim Indonesia Jelang Piala Thomas dan Uber 2026

Program pemusatan latihan tim bulutangkis Indonesia jelang Piala Thomas dan Uber 2026 dinilai berjalan sesuai rencana. 

Trending

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Kawasan wisata Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung menjadi fokus utama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. 
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Saat ini, pemerintah tengah merampungkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewarganegaraan yang membuka peluang bagi penerapan dwi kewarganegaraan terbatas. Regulas
Singgung Para Pemain Timnas Indonesia, Jurnalis Belanda Marah Besar Eks Feyenoord Dukung NAC Breda

Singgung Para Pemain Timnas Indonesia, Jurnalis Belanda Marah Besar Eks Feyenoord Dukung NAC Breda

Jurnalis Belanda marah besar eks Feyenoord mendukung NAC Breda soal kasus skandal paspor. Hal ini telah merugikan banyak pihak termasuk para pemain Timnas Indonesia.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Kini Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri dikabarkan bakal kembali ke Liga Voli Korea 2026-2027 dan kini diberi julukan baru oleh Media Korea. Simak selengkapnya.
Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi memberikan apresiasi tinggi kepada Bagas, siswa SD di Sukabumi yang semangat berjuang melawan kanker darah. Seperti apa kish inspiratifnya? Simak!
Selengkapnya

Viral