News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Influenza Jadi Ancaman Kesehatan Pernapasan Global, Vaksin Influenza Trivalent Rekomendasi WHO Dihadirkan

World Health Organization (WHO) merekomendasikan transisi penggunaan vaksin influenza quadrivalent (QIV) ke vaksin influenza trivalent (TIV).
Kamis, 23 April 2026 - 14:40 WIB
Influenza Jadi Ancaman Kesehatan Pernapasan Global, Vaksin Influenza Trivalent Rekomendasi WHO Dihadirkan
Sumber :
  • Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - World Health Organization (WHO) merekomendasikan transisi penggunaan vaksin influenza quadrivalent (QIV) ke vaksin influenza trivalent (TIV).

Influenza Jadi Ancaman Kesehatan Pernapasan Global, Vaksin Influenza Trivalent Rekomendasi WHO Dihadirkan
Influenza Jadi Ancaman Kesehatan Pernapasan Global, Vaksin Influenza Trivalent Rekomendasi WHO Dihadirkan
Sumber :
  • Tim tvOnenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Influenza masih menjadi ancaman kesehatan pernapasan global yang signifikan, dengan perkiraan 290.000 hingga 650.000 kematian setiap tahunnya di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Di negara tropis seperti Indonesia, sirkulasi virus yang terjadi sepanjang tahun menjadikan influenza sebagai tantangan kesehatan masyarakat yang perlu diantisipasi secara berkelanjutan.

Selaras dengan hal tersebut, Kalbe Farma melalui Kalventis menghadirkan vaksin influenza trivalent.

“Ketersediaan vaksin ini penting untuk untuk mencegah perburukan akibat penyakit influenza, risiko rawat inap, dan kematian. Upaya ini juga mendukung tema World Immunization Week yaitu "For Every Generation, Vaccines Work" yang mengingatkan kita mengenai manfaat perlindungan vaksin di segala usia demi memperpanjang harapan hidup,” kata Vidi Agiorno, Presiden Direktur PT Kalventis Sinergi Farma.

Diketahui, vaksin influenza tetap berperan penting dalam melindungi masyarakat dari risiko infeksi dan komplikasi. Dalam beberapa tahun terakhir, para ahli kesehatan global, termasuk WHO, tidak lagi menemukan sirkulasi virus B/Yamagata, sehingga mendorong penyesuaian komposisi vaksin. Perubahan rekomendasi WHO ini mencerminkan dinamika epidemiologi influenza global yang perlu direspons secara ilmiah dan adaptif.

“Selama lebih dari satu dekade, vaksin quadrivalent dikembangkan untuk melindungi dari dua galur virus flu jenis A yaitu H1N1 dan H3N2 serta dua galur virus flu jenis B yaitu Victoria dan Yamagata. Namun, sejak tahun 2020, virus B/Yamagata tidak ditemukan lagi di seluruh dunia. Oleh karena itu, pada 2023, WHO menilai bahwa keberadaan komponen virus B/Yamagata dalam vaksin tidak diperlukan lagi,” ujar Prof. Soedjatmiko, Satgas Imunisasi IDAI.

Sejumlah studi menunjukkan bahwa vaksin influenza trivalent memiliki profil imunogenisitas, efektivitas, dan keamanan yang sebanding dengan vaksin quadrivalent. Prof. Soedjatmiko pun menambahkan bahwa efektivitas vaksin ditentukan oleh kesesuaian antigen dengan virus yang beredar. Dengan demikian, vaksin influenza trivalent tetap memberikan perlindungan optimal terhadap ancaman influenza.

“Transisi dari QIV ke TIV bukanlah bentuk pengurangan perlindungan, melainkan optimalisasi vaksin sesuai dengan bukti ilmiah terbaru. Fokus utama tetap pada vaksin influenza trivalent untuk melindungi seluruh anggota keluarga, dari bayi hingga lansia, dengan harga yang lebih ekonomis sehingga dapat diberikan setiap tahun. Jadwal imunisasi anak dan dan dewasa juga tetap sama,” tambah Prof. Soedjatmiko.

Meskipun kerap dianggap ringan, influenza dapat berdampak serius, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, dan anak-anak. Secara global, tingkat kejadian influenza pada anak mencapai 20–30 persen. Persentase ini lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. 

Berdasarkan hasil pengolahan data surveilans Influenza Like Illness (ILI) di Puskesmas Jawa Barat tahun 2023, total jumlah kasus ILI terjadi paling banyak pada populasi anak usia 5-15 tahun, dan dapat terjadi pada kelompok usia lain.

“Anak-anak berkontribusi lebih besar terhadap penyebaran influenza di masyarakat karena daya tularnya yang tinggi dan keberadaan virus influenza di dalam tubuh anak yang lebih lama dibandingkan orang dewasa, sehingga sudah bisa menularkan walaupun belum ada gejala atau sesudah sembuh dari sakit influenza."

"Komplikasi influenza pada anak juga termasuk serius dan membahayakan, seperti pneumonia, infeksi telinga, infeksi sinus, hingga ensefalitis,” jelas Dokter Spesialis Anak, dr. Kanya Ayu.

Selain itu, tambah dr. Kanya, angka rawat inap pada anak usia pra-sekolah sebanding dengan angka rawat inap pada kelompok usia 50 hingga 64 tahun. Oleh karena itu, vaksinasi influenza tahunan disarankan diberikan kepada anak-anak, mulai usia 6 bulan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Vaksin berperan sebagai tindakan pencegahan utama untuk mengurangi kasus kematian dan rawat inap yang disebabkan virus influenza, serta penularan kepada usia lansia yang mungkin serumah dengan anak.

“Peralihan ke vaksin influenza trivalent disesuaikan dengan memperkuat perlindungan pada strain yang relevan, termasuk pada anak. IDAI merekomendasikan vaksin flu mulai dari usia 6 bulan. Pada umur 6 bulan sampai 8 tahun, imunisasi pertama sebanyak 2 dosis dengan jarak minimal 4 minggu, lalu diulang 1 kali setiap tahun. Sedangkan untuk anak usia di atas 9 tahun, imunisasi pertama cukup diberikan satu dosis, lalu juga diulang setiap tahunnya,” pungkas dr. Kanya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jangan Anggap Sepele Lantai Licin! WHO Ungkap Lansia Jadi Kelompok Paling Rentan Alami Cedera Akibat Jatuh

Jangan Anggap Sepele Lantai Licin! WHO Ungkap Lansia Jadi Kelompok Paling Rentan Alami Cedera Akibat Jatuh

Lantai licin menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan rumah tangga. WHO menyebut jatuh dapat menyebabkan cedera serius hingga kematian lansia
Pemanfaatan Data Kependudukan Tembus 18,94 Miliar Akses

Pemanfaatan Data Kependudukan Tembus 18,94 Miliar Akses

Sepanjang 2025, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mencatat 2.283 lembaga pengguna aktif layanan data kependudukan, melampaui target 1.300 lembaga.
Buntut Pelanggaran Hingga Insiden Keracunan di SMKN 6 Semarang, Kepala BGN Copot Ratusan Kepala SPPG

Buntut Pelanggaran Hingga Insiden Keracunan di SMKN 6 Semarang, Kepala BGN Copot Ratusan Kepala SPPG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono mencopot ratusan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam rangka jaga kualitas pelaksanaan Program MBG 
Prabowo Dukung PPHN Jadi Arah Lintas Pemerintahan, Soroti Maraknya Korupsi Kepala Daerah

Prabowo Dukung PPHN Jadi Arah Lintas Pemerintahan, Soroti Maraknya Korupsi Kepala Daerah

Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan bahwa Presiden berpandangan PPHN harus menjadi acuan jangka panjang bagi pemerintahan dalam menjalankan pembangunan nasional.
KSSK Nilai Stabilitas Keuangan RI Terjaga, Tapi Purbaya Ingatkan Tekanan Global Masih Tinggi

KSSK Nilai Stabilitas Keuangan RI Terjaga, Tapi Purbaya Ingatkan Tekanan Global Masih Tinggi

KSSK memastikan sistem keuangan Indonesia tetap stabil pada kuartal II-2026. Namun, Purbaya mengingatkan risiko global masih tinggi akibat geopolitik, energi, dan arus modal.
Cek Cara Tonton Langsung Timnas Indonesia Vs Vietnam di Piala AFF 2026 Malam Ini, Jangan Takut Ilegal dan Gratis Tanpa VPN

Cek Cara Tonton Langsung Timnas Indonesia Vs Vietnam di Piala AFF 2026 Malam Ini, Jangan Takut Ilegal dan Gratis Tanpa VPN

Kabar baik bagi para pencinta sepak bola Tanah Air, pertandingan Timnas Indonesia melawan Vietnam dapat disaksikan secara legal melalui siaran televisi nasional maupun platform streaming resmi tanpa menggunakan VPN dan gratis.

Trending

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Terungkap! 3 Fakta KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal Eks Jepang Berusia 34 Tahun yang Ludes Terbakar di Madura

Terungkap! 3 Fakta KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal Eks Jepang Berusia 34 Tahun yang Ludes Terbakar di Madura

KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Madura ternyata merupakan kapal eks Jepang berusia 34 tahun. Berikut riwayat, spesifikasi, dan rekam
Selengkapnya

Viral