News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Peran Negara sebagai Jangkar Perlindungan Pekerja

Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan (SP BPJSTK) menegaskan bahwa negara harus hadir sebagai jangkar dalam memastikan perlindungan pekerja berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan dialog sosial dan sistem jaminan sosial nasional.
Kamis, 23 April 2026 - 17:42 WIB
Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Peran Negara sebagai Jangkar Perlindungan Pekerja
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan (SP BPJSTK) menegaskan bahwa negara harus hadir sebagai jangkar dalam memastikan perlindungan pekerja berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan dialog sosial dan sistem jaminan sosial nasional.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Seminar Internasional bertajuk “Strengthening Indonesia’s Social Security: The Politics of Protection and the Role of Social Dialogue in Building the Welfare State” yang diselenggarakan di Ballroom Plaza BPJamsostek, Jakarta, Kamis (23/4), dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dan HUT ke-27 SP BPJS Ketenagakerjaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional Tahun 2026 yang mempertemukan pengambil kebijakan, pimpinan institusi, akademisi, praktisi, serta perwakilan pekerja dari dalam dan luar negeri dalam satu forum strategis untuk membahas arah penguatan perlindungan sosial di Indonesia.

Ketua Umum DPP SP BPJS Ketenagakerjaan, Achmad Fatahuddin, menegaskan bahwa penguatan jaminan sosial tidak dapat dilepaskan dari peran negara dalam hubungan tripartit antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha.

“Dalam hubungan tripartit, negara harus menjadi jangkar yang memastikan pertumbuhan ekonomi dan perlindungan sosial berjalan beriringan. Keduanya bukan pilihan yang saling meniadakan, melainkan dua sisi yang harus hadir bersama untuk mewujudkan negara kesejahteraan,” ujar Achmad Fatahuddin.

Ia menambahkan, di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat akibat perkembangan teknologi, fleksibilitas hubungan kerja, serta munculnya bentuk-bentuk pekerjaan baru, masih terdapat tantangan besar dalam memastikan seluruh pekerja terlindungi secara optimal.

“Ketika kita berbicara tentang jaminan sosial, kita tidak hanya berbicara tentang skema atau prosedur, tetapi tentang rasa aman, martabat, dan sejauh mana negara hadir melindungi pekerja saat menghadapi risiko,” lanjutnya.

Menurutnya, dialog sosial menjadi kunci utama dalam merumuskan kebijakan yang adil dan inklusif, karena kebijakan yang kuat lahir dari proses yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber strategis, antara lain Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, serta pembicara dari unsur legislatif, akademisi, praktisi, dan perwakilan pekerja dari dalam maupun luar negeri.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa tantangan yang paling utama yang dihadapi saat ini adalah jumlah pekerja yang terlindungi, terutama untuk pada pekerja di sektor informal. Dan seminar ini akan menjadi hal penting bagi Kementerian Ketenagakerjaan dalam pengambilan kebijakan ke depannya.

“Ya tadi saya sampaikan memang tantangan yang paling utama itu adalah kepada pada kepesertaan, terutama untuk teman-teman kita pekerja di sektor informal. Semoga seminar yang dilaksanakan bisa memberikan rekomendasi lebih tajam kira-kira apa yang bisa dilakukan. Karena kuncinya pasti adalah kolaborasi,” ujar Yassierli.

Sejalan dengan itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat menyampaikan bahwa tantangan perlindungan pekerja ke depan masih besar, khususnya pada sektor informal dan ekonomi digital yang belum sepenuhnya terlindungi.

“Yang kita bahas hari ini berkaitan satu hal mendasar, bagaimana memastikan pekerja Indonesia benar-benar merasa terlindungi. Tantangannya masih besar, terutama pada pekerja sektor informal dan ekonomi digital,” ujar Saiful.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menutup pernyataannya, Saiful menambahkan bahwa ke depan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya berfokus pada perlindungan saat risiko terjadi, tetapi juga memperkuat kehadiran sejak awal dalam kehidupan pekerja.

“Ke depan, kita tidak hanya bicara perlindungan saat musibah, tetapi bagaimana BPJS Ketenagakerjaan hadir lebih awal, lebih dekat, dan menjadi bagian dari kehidupan pekerja. Kita ingin membangun kepercayaan bahwa jaminan sosial benar-benar memberikan rasa aman dan meningkatkan kesejahteraan pekerja beserta keluarganya,” pungkas Saiful.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bak Petir di Siang Bolong, John Herdman Dapat Kabar Buruk dari 5 Pemain Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday November

Bak Petir di Siang Bolong, John Herdman Dapat Kabar Buruk dari 5 Pemain Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday November

Timnas Indonesia menghadapi masalah jelang FIFA Matchday November 2026. Ole Romeny cedera, Jay Idzes belum bermain, sementara tiga pemain lainnya belum ideal.
Main Lagi Buat Tim Utama, Striker Masa Depan Timnas Indonesia Terima Nasib Apes di Liga Austria

Main Lagi Buat Tim Utama, Striker Masa Depan Timnas Indonesia Terima Nasib Apes di Liga Austria

Striker muda Timnas Indonesia, Adrian Wibowo, kembali dapat kesempatan bersama tim utama FC Wacker Innsbruck. Namun, penyerang tersebut harus telan kekecewaan.
Jadwal F1 GP Meksiko 2026: Kimi Antonelli dan Mercedes Kini Tinggal Selangkah Lagi Ukir Sejarah Baru di Formula 1

Jadwal F1 GP Meksiko 2026: Kimi Antonelli dan Mercedes Kini Tinggal Selangkah Lagi Ukir Sejarah Baru di Formula 1

Jadwal F1 GP Meksiko 2026 yang berlangsung sepanjang akhir pekan ini berpeluang jadi momen bersejarah bagi pembalap asal Italia, Kimi Antonelli dan Mercedes.
DPR Usulkan Penyiraman Hutan Rutin Saat Kemarau untuk Cegah Kebakaran

DPR Usulkan Penyiraman Hutan Rutin Saat Kemarau untuk Cegah Kebakaran

Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) menyoroti kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang tembus hampir 20 ribu titik api.
Hasil Super League 2026-2027: Java United Tumbangkan Bhayangkara FC 2-0, Yakob Sayuri dan Lukas Brambilla Jadi Pahlawan

Hasil Super League 2026-2027: Java United Tumbangkan Bhayangkara FC 2-0, Yakob Sayuri dan Lukas Brambilla Jadi Pahlawan

Java United FC meraih kemenangan 2-0 saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC. Yakob Sayuri dan Lukas Brambilla menjadi pencetak gol kemenangan tuan rumah.
Menteri LH Sebut Akan Audit Perusahaan Sumber Pencemaran Ekosistem Danau Toba

Menteri LH Sebut Akan Audit Perusahaan Sumber Pencemaran Ekosistem Danau Toba

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh Jumhur Hidayat, akan membentuk tim audit lingkungan untuk mengusut sumber pencemaran

Trending

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Vietnam Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-23 2027, Pertama Kali Jamu Tim ASEAN Bawa Misi Pertahankan Gelar

Pertama kali digelar pada 2005 lalu, Vietnam ternyata baru pertama kali menjadi tuan rumah Piala AFF U-23. Padahal, Vietnam telah meraih tiga kali gelar juara termasuk berstatus sebagai juara bertahan. 
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Waspada, 33 Negara Imbau Warga Simpan Makanan dan Obat, Benarkah Dunia Bersiap Menghadapi Perang?

Sebanyak 33 negara memiliki panduan persediaan darurat berupa makanan, air, dan obat-obatan. Apa alasan di balik imbauan tersebut dan apa yang perlu disiapkan?
Cara Alami Pulihkan Lahan Gambut Akibat Karhutla, BPGMN: Satu Rumpun Bambu Simpan 5.000 Liter Air

Cara Alami Pulihkan Lahan Gambut Akibat Karhutla, BPGMN: Satu Rumpun Bambu Simpan 5.000 Liter Air

Pemulihan ekosistem gambut akibat karhutla kini tak sekadar berfokus pada penghentian kobaran api. Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) bersama
Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Cerita Ibu Korban Sempat Ancam Tersangka Pembunuhan di Madiun ke Polisi: Ada Firasat Aneh

Polisi menelusuri kasus pembunuhan di Madiun ini setelah keluarga korban melaporkan hilangnya ibu dan anak tersebut, karena keduanya tidak dapat dihubungi.
Selengkapnya

Viral