News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Perkuat Keamanan Data Nasional, Ancaman Siber dan Kebocoran Informasi Kian Mengkhawatirkan

Pemerintah perkuat keamanan data nasional hadapi ancaman siber dan kebocoran informasi, dorong kolaborasi dan teknologi AI untuk ketahanan digital Indonesia.
Jumat, 24 April 2026 - 20:00 WIB
Ilustrasi Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital
Sumber :
  • Istockphoto

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah Indonesia terus mempercepat penguatan sistem keamanan data nasional sebagai langkah strategis menghadapi meningkatnya ancaman siber dan penyalahgunaan data pribadi. Upaya ini menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan digital nasional di tengah pesatnya transformasi teknologi.

Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan bahwa pendekatan yang lebih komprehensif sangat dibutuhkan untuk menghadapi risiko keamanan data yang semakin kompleks. Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal kementerian, Ismail, dalam forum diskusi R17 Podcast Show Vol. 04 yang mengangkat tema penguatan keamanan data untuk ketahanan digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, biaya investasi dalam sistem keamanan memang tidak kecil. Namun, dampak dari kebocoran data jauh lebih besar dan bisa merusak fondasi bisnis maupun institusi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

“Reputasi menjadi taruhannya. Sekali terjadi pelanggaran keamanan, dampaknya bisa sangat luas dan tidak bisa dianggap sepele,” ujarnya.

Tiga Strategi Pemerintah Perkuat Keamanan Data

Dalam upaya memperkuat tata kelola keamanan data, pemerintah menyiapkan tiga langkah utama yang saling terintegrasi:

  1. Penyusunan kebijakan dan regulasi
    Pemerintah tengah merumuskan kebijakan yang lebih kuat dan adaptif untuk melindungi data pribadi serta mengantisipasi perkembangan ancaman siber.

  2. Peran sebagai orkestrator ekosistem digital
    Pemerintah bertindak sebagai penghubung berbagai pihak, mulai dari sektor publik hingga swasta, dalam mengelola pemanfaatan data sekaligus memperkuat sistem keamanannya.

  3. Investasi di sektor strategis
    Fokus diarahkan pada pengembangan talenta digital, peningkatan infrastruktur teknologi, serta pemerataan konektivitas hingga ke wilayah terpencil.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.

Asia Tenggara Jadi Target Kejahatan Siber

Ancaman terhadap keamanan data bukan lagi isu lokal, melainkan telah menjadi masalah global. Laporan dari United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) mencatat kerugian akibat penipuan digital di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara mencapai 18 miliar hingga 37 miliar dolar AS pada tahun 2023.

Kawasan Asia Tenggara bahkan disebut sebagai salah satu pusat aktivitas kejahatan terorganisir berbasis digital. Hal ini menunjukkan tingginya risiko yang harus dihadapi negara-negara di kawasan, termasuk Indonesia.

Sementara itu, laporan Europol mengungkap bahwa pelaku kejahatan siber kini telah berevolusi menjadi broker data skala besar. Mereka tidak hanya mencuri data, tetapi juga memperdagangkan dan memonetisasinya dalam berbagai rantai kejahatan.

Perlu Sistem Peringatan Dini dan Kolaborasi

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menilai pentingnya membangun sistem peringatan dini untuk mendeteksi ancaman sejak awal. Selain itu, diperlukan ekosistem intelijen ancaman yang terintegrasi antara pemerintah dan sektor swasta.

Kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang. Tanpa koordinasi yang kuat, respons terhadap serangan siber dinilai tidak akan optimal.

Peran AI dan Teknologi Pemantauan Ancaman

Dari sisi industri, pendekatan berbasis teknologi dinilai semakin penting. General Manager Virtus Technology Indonesia, Wisnu Nursahid, menekankan bahwa ketahanan siber kini menjadi kebutuhan utama bagi organisasi.

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem keamanan dinilai mampu meningkatkan akurasi deteksi ancaman, mempercepat respons, serta memperkuat perlindungan data tanpa mengganggu operasional bisnis.

Sementara itu, Country Manager Cyble, Rangga, menyoroti meningkatnya risiko seiring dengan meluasnya jejak digital masyarakat. Aktivitas di forum dan marketplace dark web menjadi salah satu sumber ancaman yang perlu diwaspadai.

Teknologi pemantauan dark web dinilai penting untuk meningkatkan visibilitas terhadap potensi kebocoran data serta mempercepat deteksi ancaman.

Kolaborasi Jadi Kunci Ketahanan Digital

CEO R17 Group, Hengky Witarsa, menegaskan bahwa ketahanan digital nasional tidak bisa dibangun secara parsial. Diperlukan kolaborasi nyata antara regulator dan pelaku industri untuk menciptakan sistem yang aman dan inovatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan “secure by design” atau keamanan sejak tahap perancangan menjadi salah satu solusi yang dinilai efektif. Dengan pendekatan ini, inovasi digital tetap dapat berkembang tanpa mengorbankan aspek perlindungan data.

Penguatan keamanan data kini menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya ketergantungan terhadap teknologi digital. Tanpa sistem yang kuat, risiko kebocoran dan penyalahgunaan data akan terus membayangi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral