News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Desak Pemerintah Terapkan Cukai MBDK, KPAI: Generasi Poduktif Dibayangi Krisis Kesehatan

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak pemerintah segera menerapkan cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK). Hal ini sebagai langkah konkret
Senin, 27 April 2026 - 18:12 WIB
Desak Pemerintah Terapkan Cukai MBDK, KPAI: Generasi Poduktif Dibayangi Krisis Kesehatan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak pemerintah segera menerapkan cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK). Hal ini sebagai langkah konkret melindungi  kesehatan anak-anak dari ancaman serius penyakit tidak menular (PTM), seperti diabetes dan obesitas. 

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menegaskan bahwa negara harus hadir menghadapi dampak masif perkembangan industri  makanan dan minuman, perubahan iklim, serta derasnya arus teknologi informasi yang turut memengaruhi pola konsumsi anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ambisi Indonesia Emas 2045 terancam, karena generasi produktif ke depan justru dibayangi krisis kesehatan akibat tingginya konsumsi gula sejak usia dini,” bebernya.

Kekhawatiran tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penerapan Cukai MBDK untuk Perlindungan Hak atas Pangan Sehat Anak Menuju Generasi Emas” yang digelar di Kantor KPAI, Jakarta, Kamis (23/4). 

Diskusi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti FAKTA Indonesia, CISDI, Wahana Visi Indonesia, Save The Children, dan Pokja  Kesehatan KPAI.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sebanyak 50 persen anak usia 3–14 tahun mengonsumsi minuman manis lebih dari sekali setiap hari. 

Dampaknya, 7 dari 100 anak mengalami obesitas, 1 dari 4 remaja menderita anemia, serta 47 persen anak mengalami karies gigi. 

Tak hanya itu, satu kemasan minuman manis umumnya mengandung 25–30 gram gula, melebihi batas aman konsumsi harian anak yang hanya 24 gram. 

KPAI menilai kondisi ini diperparah oleh agresivitas industri yang menyasar anak-anak melalui kemasan menarik dan harga yang sangat terjangkau. 

Bahkan, minuman manis dapat dibeli dengan harga mulai dari Rp500 hingga Rp1.000, jauh lebih murah dibandingkan air minum sehat. 

“Ini ironi. Air putih justru terkesan lebih mahal, sementara minuman berpemanis sangat mudah diakses anak-anak,” kata Jasra. 

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan, baik dari orang tua maupun lingkungan. Meski konsumsi di rumah dapat dikontrol, anak-anak tetap bebas membeli jajanan di luar tanpa pengawasan memadai.

Selain berdampak pada kesehatan, konsumsi gula berlebih juga memengaruhi perilaku anak. Anak cenderung kecanduan rasa manis dan menolak makanan bergizi lainnya. Di sisi lain, pangan tradisional semakin tersisih oleh dominasi produk pabrikan. 

KPAI juga mengingatkan bahwa tingginya konsumsi MBDK—yang mencapai 68,1 persen rumah tangga di Indonesia—telah berkontribusi terhadap meningkatnya beban pembiayaan BPJS Kesehatan akibat penyakit tidak menular. Data global turut memperkuat kekhawatiran ini. 

Lebih dari 390 juta anak dan remaja usia 5–19 tahun mengalami kelebihan berat badan pada 2022, termasuk 160 juta yang mengalami obesitas.

Dari sisi lingkungan, maraknya produk MBDK juga memperparah krisis sampah plastik yang berdampak pada pemanasan global. 

Mengacu pada Konvensi Hak Anak serta amanat UUD 1945 Pasal 28B dan 28H, serta UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, KPAI menegaskan bahwa pemerintah memiliki kewajiban untuk menetapkan batas maksimal kandungan gula dan segera memberlakukan cukai. 

Desakan dan Rekomendasi KPAI Dalam hasil FGD tersebut, KPAI menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis: 

1. Segera menerapkan cukai MBDK sebesar minimal 20 persen, yang diproyeksikan mampu menekan hingga 1,3 juta kematian dalam 10 tahun ke depan.

2. Menyusun dan menyerahkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti kepada Presiden RI. 

3. Membentuk Kelompok Kerja (Pokja) MBDK untuk mengawal advokasi kebijakan secara berkelanjutan. 

4. Mendorong pemerintah daerah membatasi iklan minuman manis di ruang publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Mengintegrasikan edukasi bahaya konsumsi gula berlebih ke dalam kurikulum sekolah dan kegiatan masyarakat. KPAI menegaskan, tanpa intervensi kebijakan yang tegas, angka kematian dan kesakitan akibat diabetes pada anak berpotensi meningkat dua kali lipat pada 2045. 

“Negara tidak boleh kalah oleh industri dalam melindungi hak anak atas kesehatan. Ini menyangkut masa depan generasi emas Indonesia,” tutup Jasra. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Drakor Terbaru Oktober 2026 yang Wajib Masuk Watchlist, Bertabur Bintang Besar

4 Drakor Terbaru Oktober 2026 yang Wajib Masuk Watchlist, Bertabur Bintang Besar

Drakor terbaru Oktober 2026 menghadirkan empat judul dengan cerita menarik dan jajaran bintang besar, dari Kim So-hyun hingga Kim You-jung.
Jokowi Pamer KTA PSI di Bandung, Tegaskan Sudah Resmi Jadi Anggota PSI sejak Oktober 2025: Angka Tujuhnya Banyak Sekali

Jokowi Pamer KTA PSI di Bandung, Tegaskan Sudah Resmi Jadi Anggota PSI sejak Oktober 2025: Angka Tujuhnya Banyak Sekali

Jokowi pamer KTA PSI saat Rakorda DPD PSI Kota Bandung. Ia menegaskan telah resmi menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025 dan membacakan nomor keanggotaannya.
Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar Tim, Megawati Hangestri Jadi Tumpuan Baru

Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar Tim, Megawati Hangestri Jadi Tumpuan Baru

Hyundai Hillstate menyiapkan perubahan besar jelang musim 2026/2027 setelah kehilangan Yang Hyo-jin. Dalam strategi barunya, Megawati Hangestri diproyeksikan.
Program MBG Berbenah, BGN Pelajari MBG Negeri Sakura

Program MBG Berbenah, BGN Pelajari MBG Negeri Sakura

BGN terus berbenah demi mematangkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa di Indonesia. Tak cuma berpatokan pada sistem dalam negeri,
Akhiri Perjuangan di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Tim Renang Indonesia Berhasil Pecahkan 7 Rekor Nasional

Akhiri Perjuangan di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Tim Renang Indonesia Berhasil Pecahkan 7 Rekor Nasional

Tim Renang Indonesia baru saja mengakhiri perjuangan mereka di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya yang melangsungkan pertandingan terkahir Jumat 25 September kemarin
Adhisty Zara Umumkan Kelahiran Anak Pertama, Kenalkan Benjiro Nayel Ali

Adhisty Zara Umumkan Kelahiran Anak Pertama, Kenalkan Benjiro Nayel Ali

Adhisty Zara mengumumkan kelahiran anak pertama bersama Abdullah Tsaqib. Putra mereka diberi nama Benjiro Nayel Ali pada 19 September 2026.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral