News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenkes Turun Tangan soal Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, Siapkan Investigasi hingga Sanksi Berjenjang

Kemenkes menyiapkan sejumlah langkah strategis yang menyasar langsung akar persoalan dugaan malapraktik yang menimpa seorang pasien di RS Muhammadiyah Medan.
Selasa, 28 April 2026 - 14:49 WIB
Ironis, Diduga Malpraktik Kembali Terjadi, Rahim Pasien Diangkat Tanpa Biopsi di RS Muhammadiyah Medan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik dugaan malapraktik yang menimpa seorang pasien di Medan menjadi titik tekan baru bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan layanan kesehatan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan langkah tegas dan sistematis akan ditempuh guna mencegah kasus serupa terulang, di tengah sorotan publik terhadap standar prosedur medis di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara Kemenkes RI Widyawati menegaskan, bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis yang menyasar langsung akar persoalan malapraktik, mulai dari investigasi hingga penguatan sistem disiplin profesi.

“Langkah antisipasi malapraktik ke depan Kemenkes telah menetapkan langkah-langkah strategis untuk menekan angka malapraktik melalui penguatan sistem dan investigasi,” ujarnya kepada tvOnenews.com, Selasa (28/4/2026).

Langkah pertama yang ditempuh adalah pembentukan tim investigasi khusus yang akan mengusut secara menyeluruh setiap dugaan pelanggaran medis, termasuk menelusuri standar operasional prosedur (SOP) sejak pasien masuk hingga perawatan selesai.

“Pertama, pembentukan tim investigasi, Kemenkes menurunkan tim investigasi khusus untuk mendalami dugaan malapraktik di rumah sakit, seperti yang dilakukan pada kasus-kasus di beberapa kasus,” jelasnya.

Selain itu, Kemenkes juga menegaskan bahwa setiap dugaan malapraktik tidak serta-merta langsung diproses secara pidana. Pemeriksaan awal akan dilakukan oleh Majelis Disiplin Profesi (MDP) untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran etik dan disiplin tenaga medis.

“Kedua, Majelis Disiplin Profesi (MDP), kasus malapraktik tidak lagi langsung diproses secara pidana, melainkan harus melalui pemeriksaan oleh MDP terlebih dahulu untuk menentukan ada tidaknya pelanggaran disiplin,” kata Widyawati.

Jika terbukti, sanksi administratif berjenjang akan direkomendasikan, sekaligus menjadi dasar untuk langkah hukum lanjutan bila diperlukan.

Di saat bersamaan, Kemenkes juga memperkuat Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) guna memastikan standar layanan terus diperbarui mengikuti perkembangan medis.

Kasus ini mencuat setelah seorang ibu rumah tangga, Mimi Maisyarah (48), dilaporkan dalam kondisi kritis usai menjalani operasi pengangkatan rahim di RS Muhammadiyah Medan.

Keluarga menuding adanya kejanggalan serius karena tindakan operasi dilakukan tanpa biopsi, hanya mengandalkan hasil USG.

“Di rumah sakit ini (RS Muhammadiyah) nggak ada biopsi. Kami hanya disuruh USG, langsung dibilang anemiom (miom) dan besoknya langsung operasi. Padahal kalau di RS lain (RS Haji), dilakukan biopsi dulu, diambil jaringannya ke lab. Di sanalah baru ketahuan kalau ternyata itu kanker stadium 3, bukan miom,” ungkap pihak keluarga.

Kondisi korban justru memburuk pascaoperasi. Luka disebut membusuk hingga akhirnya pasien dirujuk ke rumah sakit lain. Keluarga juga mengungkap adanya dugaan kesalahan prosedur dalam tindakan bedah.

“Dia mengangkat rahim, tapi ditinggalkannya mulut rahimnya. Kalau memang nggak bisa menyelesaikan atau nggak bisa ngerjain ini, harusnya rujuk aja ke tempat lain dari awal,” ujar Anggi Mauliza.

Merespons meningkatnya laporan publik, Kemenkes juga membuka akses pengaduan luas bagi masyarakat yang menemukan dugaan pelanggaran layanan kesehatan. Saluran resmi disiapkan untuk memastikan setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan terukur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pelayanan Khusus Pelaporan Kasus Kemenkes telah menyediakan saluran resmi yang dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan keluhan atau dugaan malapraktik,” kata Widyawati.

Adapun kanal pengaduan tersebut meliputi Halo Kemenkes 1500-567, Unit Layanan Terpadu (ULT), hingga pemantauan aktif melalui media sosial resmi Kemenkes. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Video Truk Mengantre Masuk Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Sebelum Terbakar, Netizen Doakan Penumpang Selamat

Viral Video Truk Mengantre Masuk Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Sebelum Terbakar, Netizen Doakan Penumpang Selamat

Sebelum kabar terbakarnya KM Mutiara Sentosa 2 pada Minggu (2/8) kemarin. Muncul sebuah video yang memperlihatkan penampakan sebelum kejadian.
BP Batam Kawal Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang

BP Batam Kawal Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang

Pembangunan sekolah yang menjadi program strategis nasional ini mendapat atensi penuh dari Presiden Prabowo Subianto.
Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional Terus Diperkuat

PT PLN (Persero) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang aman, mudah, dan terintegrasi.
Evakuasi KM Mutiara Sentosa II, Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli

Evakuasi KM Mutiara Sentosa II, Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli

Kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta memperkuat koordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait dilakukan dalam penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Laut Jawa.
Kronologi Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Diungkap Kemenhub, Empat Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

Kronologi Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Diungkap Kemenhub, Empat Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

Sejauh ini Tim SAR Gabungan telah berhasil mengevakuasi ratusan penumpang dan kru kapal. Namun empat orang dikabarkan meninggal dunia dalam insiden kebakaran.
Empat Orang Meninggal dalam Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Ratusan Penumpang Lainnya Selamat

Empat Orang Meninggal dalam Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Ratusan Penumpang Lainnya Selamat

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan data tersebut merupakan perkembangan terbaru hingga Minggu (2/8/2026) pada pukul 15.15 WIB sore kemarin.

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri aesthetic medicine di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan berbasis teknologi yang dinilai lebih aman.
Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Singapura yang menjadi tim underdog membuat Vietnam wajib meraih poin penuh bagi Timnas Indonesia.
Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena. 
Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Inilah update gempa Magnitudo 7,1 yang mengguncang Kumamoto, Jepang, pada Selasa (28/7/2026) lalu. 
Selengkapnya

Viral