Sikap Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Kecelakaan Kereta Api, Desak Aparat Bereskan Ormas Kuasai Lintasan KA
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Bekasi, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi menyoroti kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas). Perhatian ini sebagai sikap atas kecelakaan kereta api di Bekasi, Senin (27/4/2026).
Dedi Mulyadi menyoroti dugaan penyebab utama Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek menabrak Commuter Line (KRL). Hal ini bermula dari taksi online mogok di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.
Dedi Mulyadi memberikan tanggapan persoalan terjadi di palang pintu perlintasan sebidang di rel kereta api. Ia menduga hal ini masih banyak dikuasai oleh ormas.
KDM sapaan akrabnya tidak tinggal diam. Gubernur Jabar itu meminta aparat Kepolisian menindak ormas secara tegas, terutama bagi yang menguasai pelintasan sebidang di Kota Bekasi.
"Ini permintaan saya sebagai Gubernur Jawa Barat. Tidak boleh ada lagi ormas, premanisme yang menguasai aset-aset umum untuk kepentingan dirinya," kata Dedi Mulyadi di Tambun Selatan, Bekasi, Rabu (29/4/2026).
Alasan Dedi Mulyadi Ogah Perlintasan Kereta Api di Jabar Dikuasai Ormas
- Antara
Dedi Mulyadi tidak habis pikir aset umum masih banyak diduduki ormas, terutama di perlintasan sebidang di Jabar. Menurutnya, hal ini bukanlah hak mereka.
KDM menegaskan, hal ini tidak hanya menyasar di aset umum di Jabar, tetapi juga terhadap sesuatu yang seharusnya bukan dimiliki orang lain.
"Bagi saya, tidak boleh ada lagi di Jawa Barat ada yang menguasai sesuatu yang bukan haknya," ucapnya dengan tegas.
Mantan Bupati Purwakarta ini mengambil contoh yang terjadi saat ini. Persoalan perlintasan kereta api tidak resmi hingga tanpa palang pintu sering menjadi problem di beberapa wilayah Jabar.
Ia kembali mengulas tentang insiden truk tangki pengangkut air di Cirebon. Kendaraan ini mengakibatkan kecelakaan melibatkan KA Menoreh relasi Semarang Tawang-Pasar Senen.
Insiden ini terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu pada akhir Januari 2026. Letaknya berada di Deesa Dompyong Kulong, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Polresta Cirebon menjelaskan awal mula kecelakaan ini akibat sebuah truk galon air mogok. Pada akhirnya, truk terjebak tepat di tengah perlintasan sebidang tersebut.
Load more