News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BKSAP DPR Tegaskan Kehadiran Perempuan di Parlemen Harus Nyata dalam Pengambilan Keputusan

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, menyoroti wacana kesetaraan gender di parlemen.
Rabu, 29 April 2026 - 23:24 WIB
Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri.
Sumber :
  • dpr.go.id

Jakarta, tvOnenews.com – Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, menyoroti wacana kesetaraan gender di parlemen.

Menurut Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri, kehadiran perempuan di parlemen kini bukan lagi soal angka keterwakilan, tapi soal seberapa jauh perempuan benar-benar memiliki suara dalam pengambilan keputusan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesan itu muncul dalam forum 5th WAIPA Coordinating Committee Meeting 2026.

Irine blak-blakan menyebut, selama ini pendekatan kuota belum menyentuh akar persoalan.

"Kuota saja tidak cukup, tetapi afirmasi keterlibatan perempuan di dalam setiap pengambilan keputusan publik itu yang menjadi pekerjaan rumah utama kita," tegas Irine saat memaparkan hasil sidang WAIPA di hadapan akademisi dan mahasiswa UI, Depok, dikutip Rabu (29/4).

Irine mengungkap, hasil pembahasan negara-negara ASEAN dalam forum tersebut menunjukkan satu kesimpulan yang sama yakni perihal pendekatan simbolik yang sudah tidak lagi relevan.

"Dari keseluruhan pembahasan dalam sidang WAIPA, terdapat satu benang merah yang kuat, perlunya transformasi kelembagaan yang bersifat sistemik, bukan sekadar pendekatan parsial atau simbolik," jelas Irine.

Artinya, masalahnya bukan sekadar kurangnya jumlah perempuan di parlemen, tapi sistem yang belum sepenuhnya memberi ruang. Dalam forum WAIPA, ada empat agenda yang disepakati sebagai prioritas.

Mulai dari menciptakan ruang politik yang aman dari kekerasan berbasis gender, mendorong kepemimpinan perempuan lewat reformasi struktural, membenahi parlemen agar lebih responsif gender, hingga memperkuat ekonomi perempuan melalui UMKM.

Namun, Irine menjelaskan, di balik daftar agenda itu, DPR justru mengakui realitas yang belum berubah banyak.

"Hambatan perempuan di politik masih berkutat pada hal klasik norma sosial, akses jaringan politik yang terbatas, kebijakan afirmatif yang belum maksimal, hingga beban kerja domestik yang tak pernah dihitung," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam negeri, kata Irine, masalahnya bahkan lebih konkret. Keterwakilan perempuan masih naik-turun, akses ke posisi pimpinan alat kelengkapan dewan terbatas, dan kebijakan anggaran responsif gender belum merata.

Irine juga menyinggung soal posisi Indonesia di forum internasional. Menurutnya, di satu sisi, forum seperti WAIPA jadi ajang pamer capaian, tetapi di sisi lain, justru kelihatan kalau PR di dalam negeri masih banyak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral