Layanan Kereta Jarak Jauh Kembali Beroperasi Normal Hari Ini, KAI: Kami Mohon Pengertian Jika Perjalanan Masih Alami Kelambatan
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 13.027 tiket kereta api (KA) jarak jauh telah berhasil diproses pengembaliannya (refund) hingga Rabu (29/4) pukul 17.00 WIB.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap pelanggan yang perjalanannya terganggu akibat insiden di Bekasi Timur.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa pemenuhan hak penumpang menjadi prioritas utama selama masa pemulihan.
“KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar bea pesan bagi pelanggan yang terdampak. Seluruh proses dapat diakses dengan mudah melalui berbagai kanal layanan,” terang Anne dalam pernyataan resminya di Jakarta.
Kebijakan pengembalian dana secara penuh ini menyasar penumpang yang mengalami pembatalan, keterlambatan lebih dari satu jam, atau perubahan rute.
Fasilitas ini juga berlaku bagi mereka yang enggan menggunakan armada pengganti, termasuk untuk tiket perjalanan lanjutan (connecting) maupun perjalanan pulang-pergi dalam satu kode pemesanan.
Bagi yang tetap berangkat dengan kelas kereta yang lebih tinggi, KAI memastikan tidak ada biaya tambahan, sementara jika perjalanan terhenti di tengah jalan, KAI akan menyediakan moda transportasi lanjutan plus pengembalian biaya tiket.
Terkait teknis pengajuan, pelanggan memiliki waktu hingga tujuh hari dari jadwal keberangkatan untuk mengurus refund.
Proses dapat dilakukan di loket stasiun, melalui Contact Center 121, atau aplikasi Access by KAI, dengan target pencairan dana maksimal 1x24 jam.
Mengenai kondisi operasional, KAI berencana mengoperasikan kembali layanan KA jarak jauh secara normal mulai Kamis, 30 April 2026.
Meski demikian, normalisasi dilakukan secara bertahap untuk memastikan aspek keamanan tetap terjaga.
"Proses pemulihan layanan kereta api jarak jauh terus berjalan. Layanan disiapkan untuk kembali normal secara bertahap mulai 30 April 2026 dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesiapan operasional," ungkap Anne.
Saat ini, beberapa perjalanan kereta terpantau masih mengalami keterlambatan karena adanya penyesuaian pola operasi di lapangan agar tetap aman dan terkendali.
KAI pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna jasa.
"Dalam proses pemulihan ini, kami memohon pengertian apabila perjalanan masih mengalami kelambatan, dan kami terus berupaya memastikan layanan kembali berjalan dengan baik serta hak pelanggan tetap terpenuhi,” ujar Anne.
Load more