Kebakaran Apartemen Mediterania Jakarta Barat, 20 Penghuni Dilarikan ke RS, Polisi Ungkap Sumber Api dari Basement
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Insiden kebakaran terjadi di Apartemen Mediterania, tepatnya di kawasan Jalan Letjen S. Parman, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4/2026). Peristiwa ini memicu kepanikan penghuni, terutama akibat kepulan asap tebal yang menyebar hingga ke lantai atas.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Twedi Aditya Bennyahdi, mengungkapkan bahwa sebanyak 20 penghuni harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak napas.
20 Penghuni Dirujuk ke Sejumlah Rumah Sakit
Menurut Twedi, para korban langsung mendapatkan penanganan medis dari petugas di lokasi sebelum dirujuk ke beberapa rumah sakit terdekat.
Adapun rumah sakit tujuan rujukan meliputi:
-
RS Royal Taruma
-
RS Pelni
-
RS Siloam Kebon Jeruk
-
RS Tarakan
“Sekitar 20 orang telah dibawa ke rumah sakit karena mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap,” ujar Twedi.
Selain itu, terdapat sekitar 20 penghuni lain yang memilih tetap bertahan di unit masing-masing di lantai atas karena kondisi dinilai sudah aman.
89 Penghuni Berhasil Dievakuasi
Dalam proses evakuasi, aparat gabungan bersama petugas penyelamat berhasil mengevakuasi sedikitnya 89 orang keluar dari gedung.
Meski begitu, pendataan masih terus dilakukan karena ada kemungkinan sejumlah penghuni telah meninggalkan lokasi lebih awal tanpa tercatat.
“Kami masih berkoordinasi dengan pengelola dan paguyuban penghuni untuk memastikan jumlah keseluruhan warga yang terdampak,” jelas Twedi.
Kondisi di dalam gedung juga berangsur membaik, terutama setelah asap mulai menghilang dari lantai-lantai atas.
Sumber Api dari Panel Listrik Basement
Polisi mengungkap fakta awal terkait penyebab kebakaran. Berdasarkan informasi sementara dari petugas keamanan, api diduga berasal dari panel listrik di area basement.
Meski api berhasil dipadamkan dengan cepat, asap terlanjur menyebar melalui jalur kabel dan ventilasi hingga mencapai lantai tinggi, bahkan dilaporkan sempat mencapai sekitar lantai 33.
“Api tidak menyebar ke unit hunian. Namun asap yang merambat melalui sistem kabel menjadi penyebab utama kepanikan,” terang Twedi.
Tidak Ada Unit Hunian yang Terbakar
Pihak kepolisian menegaskan bahwa tidak ada satu pun unit apartemen yang terdampak langsung oleh api. Informasi yang beredar di media sosial terkait unit yang terbakar disebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Tidak ada api yang menyentuh unit hunian. Foto-foto yang beredar perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tegasnya.
Saat ini, kondisi udara di dalam gedung dilaporkan sudah membaik dan tidak lagi terlihat kepulan asap yang signifikan.
Lift Tidak Berfungsi, Evakuasi Lewat Tangga Darurat
Dalam situasi darurat tersebut, lift apartemen tidak dapat digunakan sehingga seluruh proses evakuasi dilakukan melalui tangga darurat. Hal ini menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi penghuni di lantai atas.
Meski demikian, aparat memastikan bahwa seluruh penghuni yang masih berada di dalam gedung dalam kondisi aman dan terus dipantau.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan gedung, khususnya terkait instalasi listrik dan jalur evakuasi, untuk mencegah risiko lebih besar di kemudian hari. (ars/nsp)
Load more