Hasil Asesmen Awal Korban Daycare Little Aresha Yogyakarta: Trauma, Tempramen Meningkat Hingga Gangguan Tumbuh Kembang
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Yogyakarta, tvOnenews.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta menyampaikan hasil asesmen awal terhadap anak-anak yang menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha.
Per Rabu (29/4/2026), setidaknya ada 217 orang yang melakukan pengaduan melalui hotline UPT PPA Kota Yogyakarta.
Kemudian, asesmen awal sudah menyasar 162 orang, skrining tumbuh kembang 78 orang dan pendampingan psikologis 137 orang. Ke depan, jumlahnya akan terus bertambah.
Secara umum, hasil asesmen menujukkan adanya gangguan tumbuh kembang pada anak korban.
"Kalau gangguan tumbuh antara tinggi dan berat badan anak, tidak sesuai dengan umurnya. Kalau kembang berarti dari segi kognitisnya, seharusnya umur 2 tahun bisa apa, tapi itu belum bisa," ungkap Retnaningtyas, Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta saat dihubungi Kamis (30/4/2026).
Terkait potensi stunting, Eno sapaan akrab Retnaningtyas mengaku, saat ini masih dalam proses pemeriksaan awal oleh nutrisionis dari Dinas Kesehatan setempat.
Sedangkan, hasil pendampingan psikologis menunjukkan adanya perubahan perilaku terhadap anak korban kekerasan.
"Ya, sebagian arahnya ada trauma. Secara umum, lebih temperamennya. Kemudian dari gerakan-gerakannya kayak semacam kecewa," kata Eno.
Dalam waktu dekat, DP3AP2KB Kota Yogyakarta juga akan mengundang konsultan hukum untuk mendampingi keluarga korban, mengingat kasus kekerasan ini telah masuk ke ranah hukum.
"Barusan tadi, kami mengundang pendamping hukum ada dari LPSK, Ahmad Dahlan, juga mengundang UPT PPA Bantul dan Sleman dalam rangka pendampingan hukum di keluarga-keluarga korban," tutur Eno.
Mengenai pendampingan psikologis, pihaknya dibantu oleh Ikatan Psikologis Klinis (IPK) DIY, sejumlah psikolog dari berbagai puskesmas di Kota Yogyakarta, serta instansi terkait lainnya.
Pun, dibantu nutrisionis dari dinas kesehatan setempat, dokter dari berbagai ahli baik RSUD maupun lainnya.
"Nanti langkah-langkahnya akan ada pendampingan psikolog dan tumbuh kembang lanjutan. Untuk pendampingan dilakukan hingga anak kembali normal," ucapnya.
Dalam peristiwa ini, total ada 103 anak yang dititipkan di Little Aresha. Dari jumlah tersebut, 53 anak di antaranya menjadi korban kekerasan baik fisik maupun verbal.
Load more