News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Puluhan Anak Korban Daycare Little Aresha Alami Pneumonia hingga Stunting, Masa Tumbuh Kembang Terancam

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa sebagian anak menunjukkan gejala trauma berat serta kondisi fisik yang memprihatinkan.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:10 WIB
Garis polisi masih terpasang di lingkungan yayasan daycare Little Aresha di wilayah Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Kamis (30/4/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Jakarta, tvOnenews.com - Puluhan anak yang diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha di Yogyakarta dilaporkan mengalami trauma psikologis hingga gangguan kesehatan yang memengaruhi proses tumbuh kembang mereka.

Fakta ini terungkap setelah para orang tua menyampaikan langsung kondisi anak-anak mereka kepada Wakil Ketua Komisi X DPR RI My Esti Wijayanti di Rumah Aspirasi miliknya di Sleman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa sebagian anak menunjukkan gejala trauma berat serta kondisi fisik yang memprihatinkan.

"Korban mengalami kekerasan fisik maupun mental yang cukup serius. Bahkan ada yang sudah sangat tampak dampak traumanya. Termasuk secara fisik ada dampak pada korban yang tidak tumbuh kembangnya tidak sesuai," kata Esti dalam keterangannya, dikutip Sabtu (2/5/2026).

Sejumlah anak juga dilaporkan menderita berbagai penyakit, seperti pneumonia, bronkitis, infeksi kulit, infeksi saluran kemih (ISK), hingga stunting. Dugaan sementara, kondisi ini berkaitan dengan kurangnya asupan gizi, dehidrasi, serta lingkungan pengasuhan yang tidak layak selama berada di daycare.

"Kondisi ini diduga akibat selama berada di daycare anak-anak tidak mendapatkan asupan gizi yang memadai, mengalami dehidrasi, serta ditempatkan di ruang yang lembab, sempit, dan tidak layak," ujarnya.

Para orang tua juga mengeluhkan beredarnya konten terkait kasus ini di media sosial. Mereka menilai hal itu justru memperburuk kondisi mental keluarga dan anak-anak, terutama karena munculnya komentar negatif dari publik.

"Karena dinilai sangat mengganggu kondisi psikologis orang tua maupun mental anak-anak. Sebab, tidak sedikit respons dari publik yang justru memperparah keadaan melalui perundungan di ruang digital," kata Esti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, keluarga korban berharap adanya pendampingan hukum secara menyeluruh, termasuk dalam proses pengajuan restitusi bagi anak-anak yang terdampak. Esti menegaskan bahwa penanganan kasus ini tidak boleh berhenti pada aspek hukum semata, melainkan harus mencakup pemulihan korban secara menyeluruh.

"Kasus ini tidak hanya soal pelaku dihukum berat, tetapi juga bagaimana negara hadir memberikan pendampingan kepada anak-anak yang terdampak. Bahkan bisa memakan waktu bertahun-tahun. Tapi itu kewajiban negara untuk memastikan anak-anak ini mendapatkan pendampingan yang layak hingga pulih," tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Serahkan Aset Koruptor Rp42,2 Miliar ke 6 Instansi, dari Tanah di Jaksel hingga Papua

KPK Serahkan Aset Koruptor Rp42,2 Miliar ke 6 Instansi, dari Tanah di Jaksel hingga Papua

Aset tersebut berasal dari perkara tindak pidana korupsi atas nama terpidana Zainuddin Hasan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht (Putusan MA Nomor 113 K/Pid.Sus/2020).
KAI Perkuat Sinergi Tata Perlintasan Termasuk Tutup Perlintasan Sebidang Liar Beresiko Tinggi

KAI Perkuat Sinergi Tata Perlintasan Termasuk Tutup Perlintasan Sebidang Liar Beresiko Tinggi

Buntut kecelakaan maut tabrakan maut di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan 16 penumpang perempuan, PT KAI Daop 1 Jakarta memperkuat sinergi lintas sektor demi meningkatkan keselamatan.
Dedi Mulyadi Beri Puluhan Juta ke Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tak Peduli Asal KTP: Walaupun Lintas Provinsi

Dedi Mulyadi Beri Puluhan Juta ke Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tak Peduli Asal KTP: Walaupun Lintas Provinsi

Bantuan tersebut diserahkan saat Dedi Mulyadi mengunjungi rumah duka salah satu korban, Nuryati, di Kemayoran, Jakarta Pusat
Hari Buruh, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masjid di Ambalawi

Hari Buruh, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masjid di Ambalawi

Memperingati Hari Buruh Internasional, PT Pegadaian melalui Cabang Rasanae kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pada Jumat (01/05).
Vivo Naikkan Harga BBM di Seluruh SPBU di Indonesia, Cek Harganya

Vivo Naikkan Harga BBM di Seluruh SPBU di Indonesia, Cek Harganya

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) telah lebih dulu melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah BBM nonsubsidi sejak 18 April 2026
Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Dokter intership dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia, kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi jadi sorotan.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Angkot Ngetem Bikin Macet Lembang, Dedi Mulyadi Tawarkan Jadi Sopir Mobil Sampah, Gaji Capai Rp4,2 Juta

Angkot Ngetem Bikin Macet Lembang, Dedi Mulyadi Tawarkan Jadi Sopir Mobil Sampah, Gaji Capai Rp4,2 Juta

Kebijakan ini ditawarkan sebagai bagian dari dukungan Pemprov Jabar dalam menata lalu lintas di area pasar dan destinasi wisata yang selama ini kerap padat.
The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

Nama Maarten Paes kini mulai mendapat 'ancaman baru' di posisi kiper Garuda. Sosok Kayne van Oevelen yang eligible bela Timnas Indonesia jadi incaran Ajax.
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
Selengkapnya

Viral