Polisi Ungkap Kronologi Pemukulan Waketum PSI Bro Ron, Dipicu Soal Audiensi Gaji
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden pemukulan yang dilakukan dua orang terhadap Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron di wilayah Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026) kemarin.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, peristiwa ini terjadi di depan Kantor Michael Putra and Partners, Menteng, Jakarta Pusat, bermula saat adanya audiensi persoalan gaji.
“Informasi awal yang diperoleh, korban berinisial RAS datang ke lokasi bersama sejumlah karyawan PT Sinergi Karya Sejahtera untuk melakukan audiensi terkait persoalan gaji,” kata Budi, kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).
Kemudian dalam audiensi tersebut terjadi ketegangan yang berujung pada percekcokan dan pemukulan terhadap Bro Ron.
“Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek pada bagian mata kanan dan memar di bagian belakang kepala,” jelas Budi.
Selanjutnya, akibat adanya keributan tersebut, pihak kepolisian mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat ke Polsek Metro Menteng untuk penanganan lebih lanjut.
“Penyidik telah memeriksa korban dan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti berupa rekaman video, visum luka, dan pakaian korban,” terang Budi.
Adapun terkait peristiwa dugaan tindak pidana pengroyokan ini ditangani oleh Polsek Metro Menteng.
Untuk diketahui, Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron diduga menjadi korban pemukulan di wilayah Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026) kemarin.
Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan soal adanya dugaan pemukulan tersebut. Korban telah membuat laporan ke Polsek Metro Menteng.
“Benar ada kejadian seperti di Video. Pak Ronald sudah membuat Laporan Polisi dan sudah kami antarkan untuk di visum serta diminta keterangan, termasuk saksi-saksi,” kata Braiel, kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).
Sementara itu, dalam peristiwa ini, Braiel menerangkan, sebanyak dua orang telah diamankan untuk ditindaklanjuti.
“Terduga pelaku sebanyak 2 (dua) orang sudah kami amankan di Polsek untuk di proses lanjut,” tegasnya. (Ars/ree)
Load more