Soroti Kasus Pelecehan di Ponpes Pati, DPR: Indonesia Darurat Kekerasan Perempuan dan Anak
- Antara
“Kita perlu memikirkan satu bentuk mekanisme pengawasan yang dapat memutus rantai kekerasan ini di lembaga-lembaga pendidikan, termasuk di pesantren,” ucapnya.
Meity juga mendorong langkah tegas terhadap lembaga yang terbukti melakukan pelanggaran berat, termasuk opsi penutupan.
“Kalau seperti di Pati, pemerintah idealnya memberikan sanksi tegas dengan cara ditutup atau disatukan ke lembaga penyelenggara pendidikan lain yang lebih baik,” ungkapnya.
Selain penindakan, ia menyoroti lemahnya aspek pencegahan. Peran lembaga seperti LPSK dinilai masih dominan setelah kejadian, bukan sebelum.
“Yang diperlukan adalah pencegahan. Sosialisasi dan pendidikan tentang kekerasan ini harus lebih masif dilakukan sampai tingkat keluarga, termasuk membentuk keberanian anak dalam berbicara,” terangnya.
Dalam sepekan terakhir, kasus serupa juga muncul dari Kendari, di mana seorang anak dilaporkan mengalami trauma berat usai menjadi korban pencabulan oleh oknum aparat. Korban disebut mengalami depresi hingga kerap mengurung diri. (rpi/dpi)
Load more