News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

18 Siswa di Garut Trauma Rambut Dipotong, Tuntut Guru Dipindahkan ke Sekolah Lain, Dedi Mulyadi Ambil Sikap Tegas

Menurut Asep, tindakan itu dipicu laporan mengenai warna rambut siswa. Namun ia mempertanyakan alasan sekolah tidak melibatkan orang tua sebelum mengambil tindakan.
Kamis, 7 Mei 2026 - 10:26 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) undang guru BK yang potong rambut 18 siswi SMKN 2 Garut
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus 18 siswi di Garut yang rambutnya dipotong guru BK mendapat perhatian langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu membuat 18 siswi tersebut ke salon untuk merapikan rambut mereka. 

Peristiwa itu menuai sorotan karena 18 siswi disebut mengalami tekanan psikologis usai rambut mereka dipotong oleh guru bimbingan konseling (BK). Bahkan, beberapa pelajar yang mengenakan kerudung juga diminta membuka hijab saat razia berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi mengatakan dirinya sudah bertemu dengan para siswi bersama orang tua masing-masing. Ia memastikan seluruh korban telah dibawa ke salon untuk memperbaiki potongan rambut mereka.

“Anak-anaknya sudah merapikan rambutnya di salon. Kemarin sudah saya kirim, jumlahnya 18 orang, sudah selesai,” ujar Dedi Mulyadi, Kamis (7/5/2026).

Meski demikian, Dedi Mulyadi belum menyebut langkah yang akan diambil terhadap guru yang diduga terlibat dalam tindakan tersebut. Ia meminta masyarakat menunggu penjelasan lengkap dari pihak sekolah. 

“Nanti ada tayangannya sore ini di YouTube saya agar bisa dilihat jelas apa yang dilakukan,” katanya.

Berdasarkan keterangan kuasa hukum para siswi, Asep Muhidin, kejadian bermula setelah kegiatan olahraga selesai. Saat para siswa kembali ke kelas, seorang guru masuk sambil membawa gunting lalu memotong rambut sejumlah siswi yang dianggap melanggar aturan.

Menurut Asep, tindakan itu dipicu laporan mengenai warna rambut siswa. Namun ia mempertanyakan alasan sekolah tidak melibatkan orang tua sebelum mengambil tindakan.

"Alasannya ada laporan masyarakat soal warna rambut, tapi kami pertanyakan dasar laporannya. Kenapa tidak melibatkan orang tua, itu lebih etis," ujarnya.

Ia menilai langkah tersebut tidak mempertimbangkan dampak mental terhadap anak-anak. Terlebih, sebagian siswi selama ini menutupi rambut mereka menggunakan kerudung di lingkungan sekolah.

Proses mediasi antara pihak sekolah dan wali murid di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Garut juga belum mencapai kesepakatan. Meski sekolah telah menyampaikan permintaan maaf, beberapa orang tua masih keberatan untuk menyelesaikan persoalan secara damai.

"Tadi (ada pertemuan) di Cadin XI Garut tapi belum ada hasil mediasi, sebagai orangtua juga diajak ke sekolah diminta tandatangan penerimaan permohonan maaf," ucap Asep.

Sebagian wali murid bahkan meminta guru terkait dipindahkan dari sekolah karena anak-anak mereka disebut mengalami trauma dan enggan kembali belajar di sekolah tersebut.

"Dari klien kami ada yang tidak mau memaafkan sebelum guru yang terlibat dipindah tugaskan karena putrinya itu mengalami trauma tidak mau sekolah," katanya.

Asep juga menyatakan pihaknya siap membawa perkara ini ke jalur hukum apabila tuntutan keluarga korban tidak dipenuhi.

"Kalo keinginan klien kami tidak dipenuhi, maka kami akan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian," tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 2 Garut, Nur Al Purqon, menjelaskan tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penegakan disiplin sekolah setelah menerima laporan dari wali kelas dan masyarakat terkait gaya rambut siswa.

"Terjadi pemotongan rambut anak yang diwarnai, karena tim BK itu akumulasi dari laporan dari wali kelas dan laporan dari masyarakat bahwa anak SMK katanya rambutnya berwarna bebas," ujar Nur Al Purqon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak sekolah mengaku telah menyampaikan permintaan maaf dan menawarkan bantuan untuk memperbaiki kondisi rambut para siswi yang terdampak.

"Kita juga meminta maaf kepada siswi itu, sambil anak tersebut mau diperbaiki rambutnya karena sudah dipotong," pungkasnya. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Girang Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Rumah Baru Warga Penerima RLTH: Ibunya Makin Glowing

Reaksi Girang Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Rumah Baru Warga Penerima RLTH: Ibunya Makin Glowing

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, kembali mencuri perhatian publik usai meninjau langsung rumah baru milik seorang warga bernama Rani di kawasan Maliaro.
Fakta Terbaru Korban Dugaan Pelecehan oleh Oknum TNI di Kendari, Ternyata Pelaku Masih Kerabat Dekat Korban

Fakta Terbaru Korban Dugaan Pelecehan oleh Oknum TNI di Kendari, Ternyata Pelaku Masih Kerabat Dekat Korban

Kasus dugaan pelecehan terhadap siswi berusia 12 tahun di Kendari menjadi sorotan publik setelah diduga melibatkan oknum TNI berinisial Sertu MB. Fakta terbaru.
‎Venue El Clasico Indonesia Dipindah ke Samarinda Jadi Keuntungan Buat Persib Bandung? Begini Kata Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza

‎Venue El Clasico Indonesia Dipindah ke Samarinda Jadi Keuntungan Buat Persib Bandung? Begini Kata Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza

Mauricio Souza kecewa Persija Jakarta vs Persib Bandung dipindah ke Samarinda. Ia menilai Macan Kemayoran kehilangan keuntungan bermain di GBK bersama Jakmania.
ASEAN Soroti Langkah Baru Myanmar, Sugiono Sebut Pemindahan Aung San Suu Kyi Jadi Sinyal Positif

ASEAN Soroti Langkah Baru Myanmar, Sugiono Sebut Pemindahan Aung San Suu Kyi Jadi Sinyal Positif

Menlu Sugiono menilai pemindahan Aung San Suu Kyi ke tahanan rumah menjadi sinyal positif bagi stabilitas Myanmar dalam forum KTT ASEAN 2026.
Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa

Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa

Kades Hoho tegas tetap melantik perangkat desa usai mengaku tertekan ke Dedi Mulyadi. Ia siap menghadapi gugatan PTUN dan sorotan inspektorat.
Mantan Ajudan Prabowo, Letjen TNI Robi Herbawan Jadi Kepala BAIS TNI Baru

Mantan Ajudan Prabowo, Letjen TNI Robi Herbawan Jadi Kepala BAIS TNI Baru

Letjen TNI Robi Herbawan ditunjuk sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, menggantikan Letjen TNI Yudi Abrimantyo yang sebelumnya mengundurkan diri

Trending

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, tidak bisa menahan tawa ketika mendengar permintaan pejabat KemenPU saat meninjau langsung pengerjaan proyek Sekolah Rakyat.
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
Pidato Tanpa Teks di Depan Para ASN Sherly Tjoanda Bikin Heboh, Gaya Bicara Gubernur Malut Itu Disorot Netizen

Pidato Tanpa Teks di Depan Para ASN Sherly Tjoanda Bikin Heboh, Gaya Bicara Gubernur Malut Itu Disorot Netizen

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bikin heboh usai pidato tanpa teks di depan para ASN, netizen soroti gaya bicara gubernur Malut.
KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

Daftar atlet putri yang mengikuti tryout pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada mantan rekan setim Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Sherly Tjoanda sebagai Gubernur membangun Maluku Utara mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama ketiga anaknya. Mengenal putra sulungnya, Edbert Laos
Reaksi Gubernur Pramono soal Venue Laga Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta, Kecewa seperti Dirasakan Jakmania

Reaksi Gubernur Pramono soal Venue Laga Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta, Kecewa seperti Dirasakan Jakmania

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kecewa pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 dipindah ke Samarinda.
Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai dites perkalian dadakan oleh Gubernur Malut Sherly Tjoanda, murid di Sekolah Rakyat Akekolano justru jadi sorotan netizen, dibandingkan dengan zaman dulu.
Selengkapnya

Viral