News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pendiri Ponpes di Pati Pemerkosa Santriwati Ditangkap di Wonogori, Kerap Pindah Lokasi Hindari Kejaran Polisi

Ashari diamankan pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di Wonogiri, Jawa Tengah. Setelah ditangkap, ia langsung dibawa menuju Mapolresta Pati untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kamis, 7 Mei 2026 - 10:40 WIB
Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap santri di Ponpes Ndholo Kusumo.
Sumber :
  • Facebook/I Love Pati

Jakarta, tvOnenews.com - Pendiri Ponpes (pondok pesantren) Ndholo Kusumo di Pati, Ashari, akhirnya ditangkap setelah beberapa hari berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran polisi. Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap puluhan santriwati.

Sebelumnya, Ashari tidak memenuhi panggilan pemeriksaan di Polresta Pati pada Senin (4/5/2026). Ketidakhadirannya memicu dugaan bahwa ia melarikan diri ke luar daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polresta Pati, Dika Hadiyan Widya Wiratama, mengatakan polisi mulai melakukan pengejaran sejak 4 Mei 2026. Dalam pelariannya, Ashari disebut sempat berpindah ke beberapa kota, termasuk Jakarta sebelum akhirnya ditangkap di wilayah Wonogiri.

Ashari diamankan pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di Wonogiri, Jawa Tengah. Setelah ditangkap, ia langsung dibawa menuju Mapolresta Pati untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Menurut Dika, tersangka sempat berpindah dari Kudus menuju Bogor, lalu ke Jakarta sebelum akhirnya bergerak ke Solo dan Wonogiri.

"Alhamdulillah sudah tertangkap. (Tersangka) Sempat ke Kudus, Bogor, kemudian lanjut Jakarta, setelah itu ke Solo dan Wonogiri," ungkap Dika, Kamis (7/5/2026).

Seperti diketahui, kasus ini menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Penanganan perkara bermula dari laporan yang diterima kepolisian pada Juli 2024.

Salah satu korban yang melapor diketahui berinisial FA. Saat dugaan pelecehan pertama kali terjadi, korban masih berusia 15 tahun.

Dari hasil penyelidikan, polisi menduga aksi tersebut berlangsung berulang kali dalam rentang Februari 2020 hingga Januari 2024 di lingkungan pondok pesantren.

"Waktu kejadian ini berturut-turut sejak bulan Februari 2020 sampai dengan Januari 2024 di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Tlogowungu," ungkap Kompol Dika.

Penyidik juga mengungkap modus yang digunakan tersangka untuk mengendalikan korban. Ashari diduga memanfaatkan doktrin keagamaan agar para santriwati menuruti perintahnya.

"Modusnya meyakinkan dan mendoktrin santriwatinya dengan doktrin Tariqat. Intinya, murid harus nurut dengan guru atau kiai," jelasnya.

Karena sebagian korban dan saksi masih di bawah umur, kepolisian menggandeng sejumlah lembaga pendamping untuk membantu proses pemeriksaan.

"Kami melibatkan Peksos, UPTD PPA, hingga Bapas untuk mendampingi korban dan saksi dalam memberikan keterangan agar mereka merasa aman," tambahnya.

Hingga kini, tercatat lima korban telah memberikan kesaksian kepada penyidik. Namun, tiga orang di antaranya memutuskan mencabut keterangannya.

Meski demikian, polisi memastikan proses hukum tetap berjalan karena perkara tersebut termasuk delik umum.

"Namun pencabutan laporan tidak menghentikan penyidikan, karena ini delik umum, bukan delik aduan. Mungkin melemahkan proses dan menghambat penyidikan, tapi tidak menghentikan perkara," paparnya.

Polisi juga membuka peluang bagi korban lain untuk melapor apabila pernah mengalami tindakan serupa.

"Tidak usah khawatir, identitas kami rahasiakan, privasi kami jaga," imbuh dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas kasus tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 76E jo Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak serta Pasal 6C jo Pasal 15 ayat 1 huruf E Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

"Tersangka terancam pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun berdasarkan UU Perlindungan Anak, atau maksimal 12 tahun penjara di bawah UU TPKS," tegas Kompol Dika. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Girang Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Rumah Baru Warga Penerima RLTH: Ibunya Makin Glowing

Reaksi Girang Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Rumah Baru Warga Penerima RLTH: Ibunya Makin Glowing

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, kembali mencuri perhatian publik usai meninjau langsung rumah baru milik seorang warga bernama Rani di kawasan Maliaro.
Fakta Terbaru Korban Dugaan Pelecehan oleh Oknum TNI di Kendari, Ternyata Pelaku Masih Kerabat Dekat Korban

Fakta Terbaru Korban Dugaan Pelecehan oleh Oknum TNI di Kendari, Ternyata Pelaku Masih Kerabat Dekat Korban

Kasus dugaan pelecehan terhadap siswi berusia 12 tahun di Kendari menjadi sorotan publik setelah diduga melibatkan oknum TNI berinisial Sertu MB. Fakta terbaru.
‎Venue El Clasico Indonesia Dipindah ke Samarinda Jadi Keuntungan Buat Persib Bandung? Begini Kata Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza

‎Venue El Clasico Indonesia Dipindah ke Samarinda Jadi Keuntungan Buat Persib Bandung? Begini Kata Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza

Mauricio Souza kecewa Persija Jakarta vs Persib Bandung dipindah ke Samarinda. Ia menilai Macan Kemayoran kehilangan keuntungan bermain di GBK bersama Jakmania.
ASEAN Soroti Langkah Baru Myanmar, Sugiono Sebut Pemindahan Aung San Suu Kyi Jadi Sinyal Positif

ASEAN Soroti Langkah Baru Myanmar, Sugiono Sebut Pemindahan Aung San Suu Kyi Jadi Sinyal Positif

Menlu Sugiono menilai pemindahan Aung San Suu Kyi ke tahanan rumah menjadi sinyal positif bagi stabilitas Myanmar dalam forum KTT ASEAN 2026.
Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa

Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa

Kades Hoho tegas tetap melantik perangkat desa usai mengaku tertekan ke Dedi Mulyadi. Ia siap menghadapi gugatan PTUN dan sorotan inspektorat.
Mantan Ajudan Prabowo, Letjen TNI Robi Herbawan Jadi Kepala BAIS TNI Baru

Mantan Ajudan Prabowo, Letjen TNI Robi Herbawan Jadi Kepala BAIS TNI Baru

Letjen TNI Robi Herbawan ditunjuk sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, menggantikan Letjen TNI Yudi Abrimantyo yang sebelumnya mengundurkan diri

Trending

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, tidak bisa menahan tawa ketika mendengar permintaan pejabat KemenPU saat meninjau langsung pengerjaan proyek Sekolah Rakyat.
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
Pidato Tanpa Teks di Depan Para ASN Sherly Tjoanda Bikin Heboh, Gaya Bicara Gubernur Malut Itu Disorot Netizen

Pidato Tanpa Teks di Depan Para ASN Sherly Tjoanda Bikin Heboh, Gaya Bicara Gubernur Malut Itu Disorot Netizen

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bikin heboh usai pidato tanpa teks di depan para ASN, netizen soroti gaya bicara gubernur Malut.
KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

Daftar atlet putri yang mengikuti tryout pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada mantan rekan setim Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Sherly Tjoanda sebagai Gubernur membangun Maluku Utara mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama ketiga anaknya. Mengenal putra sulungnya, Edbert Laos
Reaksi Gubernur Pramono soal Venue Laga Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta, Kecewa seperti Dirasakan Jakmania

Reaksi Gubernur Pramono soal Venue Laga Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta, Kecewa seperti Dirasakan Jakmania

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kecewa pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 dipindah ke Samarinda.
Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai Dites Sherly Tjoanda, Murid Sekolah Rakyat Malah Jadi Sorotan Netizen: Zaman Dulu Gak Hafal Gak Boleh Pulang

Usai dites perkalian dadakan oleh Gubernur Malut Sherly Tjoanda, murid di Sekolah Rakyat Akekolano justru jadi sorotan netizen, dibandingkan dengan zaman dulu.
Selengkapnya

Viral