News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hakim Tegur Fahrurozi di Sidang K3: Saudara Ini Dirjen Tapi Tidak Tahu, Tidak Tahu

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memberikan peringatan terhadap terdakwa kasus dugaan pemerasan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Kamis, 7 Mei 2026 - 14:05 WIB
Sidang Pemeriksaan terdakwa kasus dugaan pemerasan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Fahrurozi di Pengadilan Tipikor, Jakarta
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memberikan peringatan terhadap terdakwa kasus dugaan pemerasan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Fahrurozi.

Pasalnya, Fahrurozi berulang kali mengucapkan ketidaktahuannya dan seakan-akan menutup-nutupi soal aliran uang ataupun mekanisme dalam perkaranya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saudara berikan apa yang saudara ketahui. Dan saudara itu tahu banyak. Saudara itu lahir di Kemenaker. Saudara tahu sistem ini. Tidak perlu menutupi-nutupi, 'saya tidak tahu, saya tidak tahu, saya tidak tahu'," ucap Hakim Ketua Nur Sari Baktiana di dalam persidangan, Kamis (7/5/2026).

Sebagai pejabat tinggi di Kemnaker, kata Hakim, seharusnya Fahrurozi mengetahui, dan memberikan keterangan yang membuat perkara ini semakin terang.

Namun dengan sikap yang diperlihatkan Fahrurozi di dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa ini justru tidak membantu posisinya di hadapan Majelis Hakim.

"Kalau saudara berterus terang di persidangan, membuka tabir hingga jelas untuk perkara ini, membuat terang perkara ini, ada hal yang kemudian menjadi pertimbangan, baik dalam penuntutan penuntut umum, maupun dalam putusan majelis," tegas Hakim.

"Tapi ketika saudara dalam posisi Dirjen tapi 'tidak tahu, tidak tahu, tidak tahu', saudara tidak menolong diri saudara sendiri. Di sini yang bisa menolong Saudara itu keterangan saudara," sambungnya.

Oleh karena itu, Hakim kembali mengingatkan agar Fahrurozi menyatakan apa adanya. Persidangan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar menjadi pertimbangan lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ingatkan, sebelum pemeriksaan ini dinyatakan selesai, tolong saudara sampaikan apa adanya. Kalau Saudara mengatakan 'tidak tahu, tidak tahu, tidak tahu', alat bukti yang lain itu tidak mendukung ketidaktahuan saudara, itu artinya Saudara berbelit-belit di persidangan. Ketika kemudian saudara dinyatakan berbelit-belit di persidangan, ada pertimbangan lain. Ini kami ingatkan." ungkapnya.

"Ketika saudara membuat terang, bukan berarti kemudian itu menjerumuskan saudara sendiri, tidak. Tapi membuat terang perkara ini, saudara menjelaskan permasalahan yang sebenarnya saudara ketahui, kami punya penilaian tersendiri. Baik secara yuridis normatif, baik secara personal saudara. Itu dipertimbangkan dalam tuntutan maupun putusan. Tolong pahami itu." tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Limpahkan Dua WNA Pakistan Tersangka Narkoba ke Kejari Tangerang, Barang Bukti Sabu Disita

Bareskrim Limpahkan Dua WNA Pakistan Tersangka Narkoba ke Kejari Tangerang, Barang Bukti Sabu Disita

Bareskrim Polri melimpahkan dua WNA asal Pakistan tersangka narkoba ke Kejari Tangerang dengan barang bukti sabu lebih dari 1 kilogram.
BNI Hadirkan Fitur Life Goals di wondr, Bantu Nasabah Siapkan Dana Haji Lebih Terarah

BNI Hadirkan Fitur Life Goals di wondr, Bantu Nasabah Siapkan Dana Haji Lebih Terarah

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan fitur Life Goals pada aplikasi wondr by BNI untuk membantu nasabah merencanakan kebutuhan keuangan jangka panjang
KPK Hibahkan 13 Bidang Tanah Rampasan Korupsi ke Pemkab Indragiri Hilir, Nilainya Rp3,6 Miliar

KPK Hibahkan 13 Bidang Tanah Rampasan Korupsi ke Pemkab Indragiri Hilir, Nilainya Rp3,6 Miliar

KPK menyerahkan 13 bidang tanah hasil rampasan perkara korupsi senilai Rp3,6 miliar kepada Pemkab Indragiri Hilir untuk program daerah.
Gelombang Kedua Haji Dimulai, Jemaah Embarkasi Surabaya Langsung ke Jeddah

Gelombang Kedua Haji Dimulai, Jemaah Embarkasi Surabaya Langsung ke Jeddah

Memasuki gelombang kedua yang dimulai Kamis (7/5/2026) hari ini, pola perjalanan jemaah calon haji Embarkasi Surabaya mengalami perubahan signifikan.
Eks Plt Dirjen Kemnaker Akui Terima Uang Rp20 Juta per Bulan dari PJK3 di Sidang Kasus K3

Eks Plt Dirjen Kemnaker Akui Terima Uang Rp20 Juta per Bulan dari PJK3 di Sidang Kasus K3

Eks Plt Dirjen Binwasnaker K3 Fahrurozi mengaku menerima uang Rp20 juta per bulan dari PJK3 dalam sidang kasus dugaan pemerasan sertifikat K3.
Sebelum Puncak Haji Selesai, Kemenhaj Larang Jamaah Ziarah dan Tur Kota

Sebelum Puncak Haji Selesai, Kemenhaj Larang Jamaah Ziarah dan Tur Kota

Jamaah diimbau tidak ziarah atau tur kota  sebelum fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) selesai dilaksanakan

Trending

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, tidak bisa menahan tawa ketika mendengar permintaan pejabat KemenPU saat meninjau langsung pengerjaan proyek Sekolah Rakyat.
Pantas KDM Geram Ditagih Kompensasi oleh Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor, Dedi Singgung Sosok Kades

Pantas KDM Geram Ditagih Kompensasi oleh Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor, Dedi Singgung Sosok Kades

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jelaskan alasannya tidak menepati janji memberikan kompensasi tiga bulan kepada ribuan pekerja tambang di Kabupaten Bogor.
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

Daftar atlet putri yang mengikuti tryout pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada mantan rekan setim Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
Eks Klub Jay Idzes Resmi Promosi ke Serie A Musim Depan, Rizky Ridho Jadi Pemain Timnas Indonesia yang Direkrut?

Eks Klub Jay Idzes Resmi Promosi ke Serie A Musim Depan, Rizky Ridho Jadi Pemain Timnas Indonesia yang Direkrut?

Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho berpotensi bergabung dengan eks klub Jay Idzes yang baru promosi ke Serie A, Venezia FC.
Pidato Tanpa Teks di Depan Para ASN Sherly Tjoanda Bikin Heboh, Gaya Bicara Gubernur Malut Itu Disorot Netizen

Pidato Tanpa Teks di Depan Para ASN Sherly Tjoanda Bikin Heboh, Gaya Bicara Gubernur Malut Itu Disorot Netizen

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bikin heboh usai pidato tanpa teks di depan para ASN, netizen soroti gaya bicara gubernur Malut.
India Sudah Resmi, China Bakal Ikut Tantang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026?

India Sudah Resmi, China Bakal Ikut Tantang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026?

China berpotensi mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar di Indonesia pada bulan September dan Oktober mendatang. India menjadi negara terbaru yang mengonfirmasi kehadirannya.
Selengkapnya

Viral