Ini Daftar Identitias 16 Korban Tewas Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) mulai berhasil mengidentifikasi korban tewas dalam kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.
Dari total 16 korban meninggal dunia, sebanyak 10 korban telah berhasil dikenali identitasnya. Sementara enam korban lainnya masih menjalani proses identifikasi mendalam oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Sebanyak 16 kantong jenazah sebelumnya tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang pada Kamis dini hari, 7 Mei 2026 sekitar pukul 05.10 WIB untuk menjalani proses identifikasi.
“Proses identifikasi dilakukan secara intensif oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumsel bersama Tim DVI Pusdokkes Mabes Polri,” tutur Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatra Selatan, Komisaris Besar Polisi Nandang Mu'min Wijaya, Kamis, 7 Mei 2026.
Korban meninggal yang telah berhasil diidentifikasi di antaranya Aryanto (49), sopir mobil tangki asal Lubuk Linggau, kemudian Martono (48) penumpang mobil tangki asal Musi Rawas Utara.
Selain itu, polisi juga mengidentifikasi sopir Bus ALS bernama Alif (44) asal Jawa Tengah. Dua kru bus lainnya yang turut meninggal dunia yakni Saf (50) dan Maleh (42), keduanya warga Medan.
Sementara dari kalangan penumpang, korban yang telah dikenali yakni Relodo, Zulkifli, Aldi Sulistiawan, Rani, serta Bela yang merupakan satu keluarga penumpang Bus ALS.
Tak hanya korban meninggal, polisi juga mencatat ada empat korban selamat dalam tragedi tersebut. Tiga di antaranya mengalami luka bakar serius dan masih menjalani perawatan di RSUD Rupit.
Mereka yakni Jumiatun (35) dan Ngadiono (44), warga Pati, Jawa Tengah, serta Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal. Sedangkan satu korban lain bernama M. Fadli bin Ibrahim (30), kernet Bus ALS asal Riau, mengalami luka ringan.
Polda Sumsel memastikan seluruh proses identifikasi dilakukan secara profesional dan transparan. Polisi juga membuka layanan call center bagi keluarga korban yang ingin mencari informasi terkait anggota keluarganya.
“Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional serta transparan,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, duka mendalam menyelimuti kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan. Tabrakan dahsyat antara bus ALS dan truk tangki BBM menewaskan 16 orang di lokasi kejadian.
Load more