GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua PN Sumedang dan Jajaran Anak Buahnya Dilaporkan ke KPK Soal Pencairan Uang Konsinyasi Tol Cisumdawu Rp190 Miliar

Ahli waris lahan proyek Tol Cisumdawu melaporkan ketua hingga sejumlah jajaran Pengadilan Negeri (PN) Sumedang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Jumat, 8 Mei 2026 - 07:38 WIB
Pihak Ahli Waris Lahan Proyek Tol Cisumdawu saat Melaporkan Ketua Hingga Jajaran PN Sumedang ke KPK
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Ahli waris lahan proyek Tol Cisumdawu melaporkan ketua hingga sejumlah jajaran Pengadilan Negeri (PN) Sumedang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pelaporan tersebut terkait dengan dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pencairan dana konsinyasi sebesar Rp190 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perwakilan ahli waris lahan, Ronny Riswara mengatakan, bahwa pihaknya menduga adanya permainan kotor di balik proses pencairan dana oleh jajaran PN Sumedang.

Pasalnya, pencairan itu dianggap bermasalah lantaran hal tersebut dilakukan saat proses hukum masih berjalan.

"Ini patut diduga adanya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan pihak PN Sumedang, terutama ketua PN, ketua panitera, dan panmud-nya," ucap dia di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Tol Cisumdawu
Tol Cisumdawu
Sumber :
  • Antara

Ronny menjelaskan, bahwa pihak ahli waris sebelumnya telah memenangkan perkara kasasi Nomor 2260 Tahun 2023 yang telah berkekuatan hukum tetap.

Keputusan ini kemudian ditindaklanjuti PN Sumedang dengan menerbitkan sembilan penetapan dan sembilan cek pencairan dana.

Namun proses pencairan ini tertunda setelah muncul perkara pidana korupsi yang menjerat Direktur PT PR, Haji Dadan Setiadi Megantara.

Diketahui, Haji Dadan telah divonis 4 tahun 8 bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor Bandung, bersama mantan Kepala Desa Cilayung, Uyun, dan dua oknum Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Dia divonis 4 tahun 8 bulan, termasuk si kepala desanya Uyun, Kepala Desa Cilayung, dan dua orang BPN," ujar Ronny.

Di sisi lain, ia menyoroti soal dugaan pemalsuan dugaan pemalsuan dokumen administrasi pertanahan karena sporadik yang digunakan mencantumkan riwayat tanah dari Desa Cilayung tahun 1980.

Padahal Desa Cilayung baru ada di tahun 84. Sehingga hal itulah yang menjadi dasar dugaan kuat bukti pemalsuan.

"Desa Cilayungnya saja baru ada di tahun 84. Nah, di situlah bukti pemalsuannya," jelas Ronny.

Sementara itu, berdasarkan temuan Direktorat Intelkam Polda Jawa Barat pada 2023 terkait kerawanan proyek Tol Cisumdawu, PT PR diklasifikasikan sebagai bagian dari sindikat mafia tanah.

Kelompok ini diketahui berkolaborasi dengan jaringan di tingkat desa dan BPN, serta diduga kuat mendapat perlindungan atau back-up dari oknum peradilan.

Hal inilah yang mendasari pihak ahli waris mendesak KPK untuk membongkar dugaan penyalahgunaan wewenang di PN Sumedang tersebut.

Respons KPK

Terpisah, Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan, bahwa setiap laporan yang diterima oleh KPK terkait dengan aduan masyarakat akan ditelaah terlebih dahulu.

"Setiap laporan aduan masyarakat, akan ditelaah, diverifikasi dan dianalisis," ucap dia.

Budi mengungkapkan, bahwa pengaduan masyarakat merupakan informasi yang dikecualikan atau bersifat tertutup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga, KPK belum bisa memberikan konfirmasi apakah ada atau tidaknya laporan tersebut, termasuk siapa sosok yang melaporkan.

"Tapi secara umum laporan yang diterima KPK, nanti kami juga akan report kepada pelapor secara langsung sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kami," tutup Budi. (aha/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

1 Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Ternyata Anggota BPK RI Haerul Saleh

1 Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Ternyata Anggota BPK RI Haerul Saleh

Asril menerangkan, peristiwa ini terjadi bermula saat adanya informasi asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah yang terbakar.
Pelajar SMK dan Relawan SPPG di Sleman Jadi Korban Kekerasan Seksual Usai Dicekoki Miras

Pelajar SMK dan Relawan SPPG di Sleman Jadi Korban Kekerasan Seksual Usai Dicekoki Miras

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan seorang pelajar SMK dan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menjadi perhatian masyarakat. 
Marak Kecelakaan Akibat Pengguna Jalan Nekat Terobos Rel, KAI Daop 6 Yogyakarta Tutup 38 Perlintasan Liar

Marak Kecelakaan Akibat Pengguna Jalan Nekat Terobos Rel, KAI Daop 6 Yogyakarta Tutup 38 Perlintasan Liar

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta terus menggencarkan penutupan perlintasan liar di sejumlah wilayah operasionalnya. 
Bareskrim Polri Periksa Eks Kapolres Bima Kota hingga Maulangi, Dalami TPPU Kasus Narkoba

Bareskrim Polri Periksa Eks Kapolres Bima Kota hingga Maulangi, Dalami TPPU Kasus Narkoba

Eko menerangkan, tim penyidik juga tenga menelusuri kemungkinan adanya pihak-pihak yang turut menikmati maupun membantu menyamarkan hasil kejahatan.
Cara Kiai Cabul di Pati Perdaya Santriwati, Korban Didoktrin Demi ‘Serap Ilmu’ dari Guru

Cara Kiai Cabul di Pati Perdaya Santriwati, Korban Didoktrin Demi ‘Serap Ilmu’ dari Guru

Bahkan, Kiai Ashari disebut telah melakukan perbuatan tersebut sebanyak 10 kali di lokasi berbeda.
Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.350 per Dolar AS di Tengah Potensi Kenaikan Harga BBM Akibat Tingginya Tekanan Fiskal

Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.350 per Dolar AS di Tengah Potensi Kenaikan Harga BBM Akibat Tingginya Tekanan Fiskal

Sementara perdagangan di pasar spot pada Jumat, 8 Mei 2026 hingga pukul 09.02 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.350 per dolar AS.

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Banjir yang melanda kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memicu keprihatinan serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat jujur, celetukan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat cicipi buah kenari Desa Sebelei langsung viral di medsos dan sukses bikin warganet tertawa.
Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menemui Altaf, bocah asal Ternate yang dicemooh teman-temannya efek kerap bicara bahasa Inggris dengan turis.
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati janji kampanye, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda kunjungi Suku Togutil, perjuangkan hunian untuk masyarakat adat.
Selengkapnya

Viral