GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nenek di Muaraenim Tewas di Tangan Anak Kandung, Cucunya Ikut Buang Mayat hingga Membusuk

Kasus pembunuhan sadis terjadi di Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan. Seorang lansia bernama Palahiyah (87) ditemukan tewas mengenaskan.
Jumat, 8 Mei 2026 - 11:39 WIB
Ilustrasi pembunuhan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan sadis terjadi di Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan.

Seorang lansia bernama Palahiyah (87) ditemukan tewas mengenaskan setelah diduga dibunuh oleh anak kandungnya sendiri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, cucu korban juga diduga ikut terlibat dengan membantu membuang jasad korban ke dalam hutan hingga membusuk.

"Pelaku mengaku peristiwa tersebut di lakukan secara spontanitas karena kesal dengan pelaku yang kerap memarahinya bahkan mencaci makinya sejak kecil, jadi dendam itu ia pendam dan puncaknya hari itu, saat ia sedang makan, dan korban memarahinya, hingga terjadilah peristiwa pembunuhan tersebut," kata Wakapolres Muaraenim, Kompol Toni Arman, dikutip Jumat (8/5/2026).

Peristiwa itu terungkap pada Kamis, 7 Mei 2026. Awalnya, cucu korban berpura-pura melapor ke Polsek Gelumbang bahwa neneknya hilang dari rumah. 

Polisi kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan jasad korban sekitar 300 meter di dalam hutan belakang rumahnya dalam kondisi sudah membusuk.

Jasad korban lalu dievakuasi untuk dilakukan autopsi. Dari hasil pemeriksaan itulah polisi menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan pembunuhan.

Hasil penyelidikan akhirnya mengungkap dua orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Mereka adalah anak kandung korban berinisial N alias E (47) dan cucu korban berinisial M.I.M alias Y.

N diduga berperan sebagai pelaku utama pembunuhan, sementara Y membantu menyembunyikan kejadian dengan membawa jasad korban ke dalam hutan untuk dibuang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif pembunuhan diduga dipicu dendam lama pelaku terhadap ibunya sendiri. Pelaku mengaku sejak kecil sering dimarahi hingga dicaci maki oleh korban.

Puncak emosi terjadi pada 12 April 2026 saat keduanya sedang makan bersama. Korban disebut memarahi pelaku karena tidak mau mencari kayu bakar dan sempat menendang gelas minum milik pelaku.

Situasi kemudian memanas hingga terjadi cekcok mulut. Pelaku sempat memukul kepala korban menggunakan tangan kosong sebelum sempat dilerai oleh cucu korban.

Tak lama kemudian, saat cucu korban sedang mandi, ia mendengar suara benturan keras disertai teriakan. Ketika keluar, ia mendapati neneknya sudah tewas bersimbah darah, sementara pelaku N hanya terdiam.

Pada malam harinya, Y kemudian berinisiatif membuang jasad korban ke hutan yang berada sekitar 300 meter dari rumah untuk menghilangkan jejak dan menciptakan alibi seolah korban meninggal di lokasi tersebut.

Kedua pelaku juga sempat membersihkan alat bukti di rumah agar tidak menimbulkan kecurigaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keesokan harinya, Y melapor ke polisi terkait hilangnya korban hingga akhirnya kasus itu terbongkar. Ia mengatakan, awalnya kedua pelaku sempat mengelak saat diperiksa penyidik.

"Namun dari temuan-temuan kita, dari kejanggalan-kejanggalan yang ada, dan dari saksi kunci yang kita temukan, akhirnya keduanyapun tidak bisa mengelak lagi dan akhirnya mengakui perbuatannya dan berhasil kita amankan, dan saat ini masih dalam pemeriksaan petugas," ujar dia. (Foe Peace Simbolon)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Deja Vu Scudetto 2011, Media Italia Sebut Allegri Proyeksikan Youssouf Fofana Jadi The Next Van Bommel di AC Milan

Deja Vu Scudetto 2011, Media Italia Sebut Allegri Proyeksikan Youssouf Fofana Jadi The Next Van Bommel di AC Milan

AC Milan dikabarkan tengah menyiapkan perubahan penting di lini tengah jelang laga melawan Atalanta akhir pekan ini. Nama Youssouf Fofana menjadi sorotan utama.
Cegah Karhutla pada Musim Kering, Sinar Mas Gandeng TNI-Polri dan Warga Gelar Apel Siaga di Sumsel

Cegah Karhutla pada Musim Kering, Sinar Mas Gandeng TNI-Polri dan Warga Gelar Apel Siaga di Sumsel

Apel Siaga Karhutla ini menjadi langkah Sinar Mas dalam memperkuat kesiapan sekaligus membangun sinergi lintas sektor guna mencegah kebakaran hutan, lahan, dan perkebunan.
Resmi! PSSI Umumkan Sanksi untuk Persib Bandung Jelang Laga El Clasico Kontra Persija Jakarta, Ini Daftarnya

Resmi! PSSI Umumkan Sanksi untuk Persib Bandung Jelang Laga El Clasico Kontra Persija Jakarta, Ini Daftarnya

Persib Bandung mendapat sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI jelang pertandingan melawan Persija Jakarta pada pekan ke-32 Super League di Stadion Segiri.
Belum Mulai Apa-apa, Media Vietnam Sudah Takut Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Mulai Apa-apa, Media Vietnam Sudah Takut Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027. Skuad Garuda disebut bisa jadi batu sandungan dan ancaman berbahaya di fase grup.
Netizen sampai Kaget, kok Bisa-bisanya Gubernur Sherly Tjoanda Tiba-tiba Kunjungi Suku Togutil: Itu Jauh Banget Loh

Netizen sampai Kaget, kok Bisa-bisanya Gubernur Sherly Tjoanda Tiba-tiba Kunjungi Suku Togutil: Itu Jauh Banget Loh

Netizen terkaget-kaget melihat gebrakan Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, yang tiba-tiba kunjungi suku Togutil, sebuah suku pedalaman di Maluku Utara Apa katanya?
Bung Ropan Mulai Curiga Usai Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Dirugikan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia

Bung Ropan Mulai Curiga Usai Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Dirugikan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia

Bung Ropan mulai curiga dengan jalannya round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang diikuti Timnas Indonesia. Sebut Garuda dapat perlakuan tak adil.

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Banjir yang melanda kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memicu keprihatinan serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat jujur, celetukan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat cicipi buah kenari Desa Sebelei langsung viral di medsos dan sukses bikin warganet tertawa.
Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menemui Altaf, bocah asal Ternate yang dicemooh teman-temannya efek kerap bicara bahasa Inggris dengan turis.
Selengkapnya

Viral