News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Pejabat Bea Cukai Ahmad Dedi Diperiksa KPK, Kasus Suap Importasi Barang Kian Melebar

KPK memeriksa eks pejabat Bea Cukai Ahmad Dedi terkait kasus dugaan suap importasi barang yang menjerat tujuh tersangka.
Jumat, 8 Mei 2026 - 18:20 WIB
Pemilik Blueray Cargo John Field
Sumber :
  • dok.KPK

Jakarta, tvOnenews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami kasus dugaan suap terkait importasi barang dengan memeriksa mantan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Ahmad Dedi, sebagai saksi.

Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Jumat (8/5/2026). Langkah ini menjadi bagian dari pengembangan penyidikan kasus suap importasi barang yang sebelumnya telah menjerat sejumlah pejabat Bea Cukai dan pihak swasta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan agenda pemeriksaan tersebut.

“Dijadwalkan hari ini,” kata Budi Prasetyo kepada wartawan melalui keterangannya.

KPK Panggil Dua Saksi Sekaligus

Selain Ahmad Dedi, KPK juga memanggil saksi lain bernama Heri Setiyono alias Heri Black untuk diperiksa dalam perkara yang sama.

Pemeriksaan terhadap kedua saksi dilakukan guna melengkapi berkas perkara para tersangka yang hingga kini masih berada dalam tahap penyidikan.

Namun hingga saat ini, KPK belum mengungkap secara rinci materi pemeriksaan maupun poin-poin yang didalami penyidik terhadap kedua saksi tersebut.

Lembaga antirasuah itu juga belum memberikan keterangan resmi tambahan mengenai keterkaitan Ahmad Dedi dan Heri Setiyono dalam konstruksi perkara suap importasi barang tersebut.

Ahmad Dedi Berlari Hindari Wartawan

Dari pantauan di lokasi, Ahmad Dedi sempat terlihat keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 11.35 WIB.

Saat hendak dimintai keterangan oleh awak media, ia memilih berlari dan menghindari pertanyaan wartawan.

Tak hanya itu, Ahmad Dedi juga tampak menutupi wajahnya menggunakan dokumen yang dibawanya saat meninggalkan area Gedung Merah Putih KPK.

Sikap tersebut menarik perhatian karena pemeriksaan terhadap dirinya berkaitan dengan perkara yang tengah menjadi sorotan publik, khususnya terkait dugaan praktik suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Pernah Duduki Jabatan Strategis di Bea Cukai

Sekadar informasi, Ahmad Dedi diketahui pernah menduduki sejumlah jabatan penting di lingkungan DJBC.

Ia pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur II.

Selain itu, Ahmad Dedi juga pernah menjadi Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda, Jakarta Utara.

Posisi tersebut membuat namanya menjadi perhatian dalam pengembangan kasus dugaan suap importasi barang yang sedang diusut KPK.

Tujuh Tersangka Sudah Ditetapkan KPK

Dalam perkara ini, KPK sebelumnya telah menetapkan tujuh orang tersangka yang berasal dari unsur pejabat Bea Cukai maupun pihak swasta.

Beberapa nama yang telah ditetapkan sebagai tersangka di antaranya:

  • Rizal

  • Sisprian Subiaksono

  • Orlando Hamonangan

  • John Field

  • Andri

  • Dedy Kurniawan

Terbaru, KPK juga menetapkan satu tersangka tambahan dari internal Bea Cukai, yakni Budiman Bayu Prasojo.

Koper Berisi Rp5 Miliar Jadi Barang Bukti

Penetapan tersangka terhadap Budiman Bayu Prasojo disebut berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi yang telah dilakukan penyidik KPK.

Selain itu, KPK juga melakukan pendalaman dari hasil penggeledahan sebuah safe house di wilayah Ciputat.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan barang bukti berupa koper berisi uang tunai senilai Rp5 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Temuan uang miliaran rupiah itu kini menjadi salah satu barang bukti penting dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang yang sedang ditangani KPK.

Kasus ini terus menjadi perhatian karena menyeret sejumlah pejabat strategis di lingkungan Bea dan Cukai serta pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik suap terkait proses importasi barang di Indonesia. (aha/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor saham di pasar modal mencapai 9,73 juta investor hingga akhir Mei 2026.
5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

Oleh Soleh mendesak pemerintah menghentikan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Mantan striker Prancis ungkap alasan mengapa Lionel Messi bisa mencetak banyak gol di Piala Dunia 2026. Lionel Messi sudah berhasil cetak 5 gol dalam 2 laga.
Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Berikut profil & rekam jejak Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Sitti Husniah Talenrang yang diisukan dugaan perselingkuhan dengan konsultan politik, Basri Kajang.
Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral