Harga Pangan Jakarta Bikin Emak-emak Senang, Cabai hingga Beras Kompak Turun Tajam
- Julio Trisaputra-tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Tren penurunan harga pangan mulai terasa di Jakarta. Sejumlah komoditas utama seperti beras, cabai, minyak goreng hingga daging tercatat mengalami penurunan harga pada perdagangan Minggu (10/5/2026).
Meski demikian, beberapa kebutuhan pokok lain seperti gula pasir, tepung terigu, dan garam justru masih merangkak naik.
Berdasarkan data laman Info Pangan Jakarta per pukul 10.00 WIB, penurunan paling mencolok terjadi pada kelompok beras.
Harga Beras IR I (IR 64) turun Rp721 menjadi Rp15.000 per kilogram. Sementara Beras IR II turun Rp781 menjadi Rp13.844 per kilogram dan Beras IR III anjlok Rp864 menjadi Rp13.028 per kilogram.
Penurunan lebih dalam juga terjadi pada Beras IR 42/Pera yang turun Rp1.361 menjadi Rp15.444 per kilogram. Sedangkan Beras Setra I/Premium turun Rp1.042 menjadi Rp15.083 per kilogram.
Tak hanya beras, harga cabai yang sebelumnya melonjak kini mulai terkoreksi.
Cabai merah keriting turun Rp2.126 menjadi Rp51.517 per kilogram, cabai merah besar turun Rp2.500 menjadi Rp59.000 per kilogram, dan cabai rawit merah turun Rp2.526 menjadi Rp78.117 per kilogram.
Cabai rawit hijau juga ikut melemah Rp1.171 menjadi Rp57.850 per kilogram. Sementara bawang putih turun Rp388 menjadi Rp41.033 per kilogram. Namun, bawang merah justru naik tipis Rp14 menjadi Rp53.900 per kilogram.
Harga minyak goreng curah turut mengalami penurunan cukup signifikan. Komoditas tersebut turun Rp910 menjadi Rp21.300 per kilogram.
Di sektor protein hewani, harga ayam broiler atau ayam ras turun cukup dalam sebesar Rp3.350 menjadi Rp40.771 per ekor. Harga telur ayam ras juga turun Rp423 menjadi Rp28.233 per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi has (paha belakang) turun Rp786 menjadi Rp152.000 per kilogram dan daging sapi murni (semur) turun Rp1.725 menjadi Rp144.375 per kilogram. Daging kambing ikut turun Rp833 menjadi Rp152.917 per kilogram.
Di tengah tren penurunan mayoritas bahan pangan, harga daging babi berlemak justru melonjak Rp4.583 menjadi Rp108.333 per kilogram.
Kenaikan juga masih terjadi pada sejumlah bahan kebutuhan rumah tangga lainnya. Harga gula pasir naik Rp261 menjadi Rp18.700 per kilogram, tepung terigu naik Rp267 menjadi Rp11.750 per kilogram, dan garam dapur melonjak Rp1.133 menjadi Rp5.750 per 250 gram.
Pergerakan harga pangan yang fluktuatif ini menjadi sorotan di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.
Turunnya sejumlah komoditas strategis dinilai dapat sedikit meredam tekanan pengeluaran rumah tangga, terutama menjelang pertengahan tahun. (agr/muu)
Load more