News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gebarakan Sherly Tjoanda Atasi Tingginya Angka Anak Putus Sekolah di Maluku Utara

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda melemparkan peringatan keras kepada jajaran pemerintah kabupaten terkait kondisi pendidikan di wilayahnya. Persoalan angka
Minggu, 10 Mei 2026 - 21:01 WIB
Gubernur Malut Sherly Tjoanda saat menegur kepala sekolah
Sumber :
  • Youtube Gub Sherly

tvOnenews.com – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda melemparkan peringatan keras kepada jajaran pemerintah kabupaten terkait kondisi pendidikan di wilayahnya.

Persoalan angka putus sekolah yang tinggi kini menjadi "lampu merah" yang harus segera ditangani secara kolaboratif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Ternate, Kamis (7/5/2026), Sherly memaparkan data yang memprihatinkan.

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos
Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos
Sumber :
  • Humas Pemprov Malut

Diketahui, sekitar 50 persen anak lulusan Sekolah Dasar (SD) di delapan kabupaten ternyata tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi delapan bupati untuk memetakan apa penyebab utama banyak anak SD tidak melanjutkan ke SMP,” tegas Sherly di hadapan para kepala daerah.

Sejak dilantik bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe pada Februari 2025 lalu, Sherly terus melakukan pemetaan mendalam.

Hasilnya menunjukkan bahwa selain lulusan SD, sekitar 30 persen lulusan SMP juga gagal melanjutkan ke jenjang SMA.

Masalah ekonomi, seperti ketidakmampuan membayar uang komite, menjadi faktor dominan. Kondisi ini diperparah oleh letak geografis Maluku Utara yang terdiri dari banyak pulau, di mana fasilitas SMA seringkali tidak tersedia di setiap kecamatan.

“Banyak anak harus pindah atau tinggal di kecamatan lain untuk bersekolah, namun keluarga mereka tidak memiliki kemampuan ekonomi,” ungkapnya.

Tak tinggal diam, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah mengambil langkah berani. Sejak 2025, kebijakan pembebasan biaya komite diberlakukan untuk seluruh SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta.

Anak-anak Ternate minta foto bareng Gubernur Malut Sherly Tjoanda
Anak-anak Ternate minta foto bareng Gubernur Malut Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Youtube Gub Sherly

Kebijakan ini terbukti efektif menurunkan jumlah siswa yang terancam putus sekolah hingga 50 persen pada tahun 2026.

Tak berhenti di situ, pada tahun 2026 ini Sherly menggagas inovasi Sekolah Jarak Jauh (SJJ) tingkat SMA untuk menjangkau daerah terpencil.

Bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, program ini akan diuji coba di tiga kabupaten yakni Pulau Morotai, Halmahera Utara, dan Halmahera Timur.

Sebanyak 20 desa dipilih menjadi lokasi pilot project dengan memanfaatkan fasilitas SMP yang sudah ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nantinya sekolah induk akan mengirimkan tenaga pengajar secara berkala serta didukung sistem pembelajaran digital melalui infrastruktur internet yang memadai.

“Anak-anak di pulau tetap bisa mendapatkan akses pendidikan dan memperoleh ijazah SMA melalui sistem Sekolah Jarak Jauh,” pungkas Sherly optimis.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral