GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan

Viral di media sosial video dugaan persekusi terhadap seorang perempuan.
Selasa, 12 Mei 2026 - 04:46 WIB
Viral, Detik-detik Rekaman CCTV Dugaan Penganiayaan Perempuan saat Akan Bersaksi di Persidangan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Viral di media sosial video dugaan persekusi terhadap seorang perempuan. 

Dari rekaman Closed Circuit Television (CCTV), memperlihatkan dua orang perempuan berlari masuk ke dalam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlihat seorang perempuan yang mengenakan kaus berwarna abu-abu dan celana panjang serta membawa tas berada di depan SPBU. Dia tampak melihat ke arah belakang.

Tak lama, dia berlari diikuti seorang perempuan yang mengenakan kemeja berwarna krem serta celana panjang hitam mengejar di belakangnya.

Sementara dari rekaman CCTV lainnya, terlihat keduanya berlari ke arah parkiran mobil. Kemudian, perempuan bercelana hitam itu menarik rambut dari perempuan yang dikejarnya tadi.

Beruntung, aksi tersebut berhasil dipisah oleh beberapa orang di sekitarnya. Diduga, perempuan berbaju abu-abu mendapatkan perlakuan kekerasan. 

Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora membenarkan adanya peristiwa dugaan penganiayaan tersebut.

Gomos mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (31/3/2026) di SPBU Palmerah, Jakarta Barat.  

Korban diketahui berinisial NM (35) sementara terduga pelaku berinisial GS.

"Iya benar, itu kejadian bulan Maret kemarin, saat ini korban sudah membuat LP dan sudah dilakukan BAP oleh anggota," kata Gomos saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (9/5/2026).

Laporan itu tertuang dalam Laporan Polisi dengan Nomor: STTLP/B/ 2224 / III /2026/SPKT/Polda Metro Jaya. 

Dalam laporan itu diketahui, kejadian berawal saat korban akan menjadi saksi di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat dengan nomor perkara 72/PIB.B/2026/PN.Jkt.Brt. Sebelum bersaksi, korban keluar dari ruang sidang. 

Tiba-tiba, terlapor mengejar korban. Lantaran merasa terancam, korban berlari untuk menyelamatkan diri ke SPBU samping PN Jakarta Barat. 

Namun, usahanya sia-sia, terduga pelaku pun melakukan penganiayaan ke korban. 

Gomos pun menyebut saat ini pihaknya tengah mendalami kasus melalui berbagai pemeriksaan untuk mengusut tuntas laporan korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terkait peristiwa dugaan persekusi atau penganiayaan tersebut.

“Saya cek laporannya,” kata Zulkan saat dikonfirmasi.(ant/raa)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan dugaan jaringan pedofilia yang disebut melibatkan warga negara asing asal Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Dalam pemilihan hewan kurban, umat muslim memiliki opsi berkurban seekor kambing secara individu atau patungan satu ekor sapi diperuntukkan bagi tujuh orang.
Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menengarai bahwa kasus kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren merupakan fenomena gunung es. 
Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat menolak tawaran membela Timnas Indonesia, Tijjani Reijnders kini justru mencuri perhatian setelah terlihat bangga mengenakan jersey Garuda, momen viral.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Selengkapnya

Viral