News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bareskrim Bongkar Dugaan Sarang Narkoba di B Fashion Hotel, Ekstasi dan Vape Etomidate Disebut Beredar Diam-Diam

Bareskrim Polri mengungkap dugaan peredaran narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Barat. Sebanyak 14 tersangka diamankan dalam kasus ini.
Jumat, 15 Mei 2026 - 20:00 WIB
Ilustrasi Narkoba
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengungkap dugaan peredaran narkoba di B Fashion Hotel, Jakarta Barat.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 14 tersangka dan menyita puluhan ekstasi serta ratusan vape etomidate yang diduga diedarkan secara terselubung di lingkungan hotel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan praktik peredaran narkoba di lokasi tersebut dilakukan diam-diam oleh sejumlah oknum karyawan dan pengunjung.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap pihak manajemen B Fashion Hotel dan The Seven Spa, diketahui bahwa pihak yang berada dalam struktur operasional tempat usaha mengetahui adanya aktivitas penggunaan narkoba tersebut,” kata Eko dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).

Berawal dari Laporan Masyarakat

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba di B Fashion Hotel yang disebut sudah berlangsung cukup lama.

Dalam proses penindakan, penyidik berhasil menangkap 14 tersangka. Dari jumlah tersebut, enam orang diketahui merupakan pengunjung hotel.

Selain itu, polisi juga menetapkan tiga orang lainnya dalam daftar pencarian orang (DPO).

Salah satu tersangka yang diamankan adalah DEP alias Mami Dania alias Tania.

Menurut Eko, berdasarkan pengakuan tersangka Tania, praktik peredaran narkotika di hotel tersebut masih berlangsung secara diam-diam melalui sosok yang disebut sebagai “Kapten” B Fashion Hotel.

Transaksi Narkoba Disebut Dilakukan Tertutup

Polisi mengungkap tidak semua pengunjung maupun karyawan hotel bisa mengakses transaksi narkoba di lokasi tersebut.

Tania disebut mendapatkan akses narkotika melalui tersangka lain berinisial TRE alias Dervin.

Selain itu, sebelum adanya operasi tempat hiburan malam oleh Bareskrim Polri, peredaran narkotika di hotel tersebut disebut dilakukan melalui apoteker yang dikoordinasi oleh pihak tertentu.

Namun setelah operasi penertiban dilakukan aparat, pihak hotel disebut menerapkan istilah “kode merah”.

Dalam kondisi itu, hanya tamu VIP tertentu yang bisa memperoleh narkotika melalui jalur khusus.

Hotel Disebut Beroperasi 24 Jam

Berdasarkan hasil pemeriksaan, B Fashion Hotel disebut beroperasi selama 24 jam penuh sehingga menarik pengunjung dari berbagai kalangan.

“Dibuktikan dengan pihak yang diamankan pada saat penindakan oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri,” ujar Eko.

Polisi menyebut pengunjung hotel diduga berasal dari berbagai latar belakang, termasuk pengusaha, pejabat, hingga oknum aparat.

Puluhan Ekstasi dan Vape Etomidate Disita

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Bareskrim Polri menyita sejumlah barang bukti narkoba berupa:

  • 16 butir ekstasi

  • 111 vape etomidate

Polisi memperkirakan pengungkapan ini berhasil menyelamatkan sekitar 127 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Namun yang menjadi perhatian, Bareskrim menduga peredaran narkoba di B Fashion Hotel sudah berlangsung selama 12 tahun operasional tempat tersebut.

Nilai Peredaran Diduga Capai Ratusan Miliar

Berdasarkan estimasi penyidik, jumlah narkoba yang diduga telah diedarkan selama operasional hotel mencapai angka fantastis.

Untuk ekstasi, jumlah peredaran diperkirakan mencapai:

  • 328.500 hingga 657.000 butir

  • Nilai sekitar Rp328,5 miliar hingga Rp675 miliar

Sedangkan vape etomidate diperkirakan beredar sebanyak:

  • 21.900 hingga 54.750 buah

  • Nilai sekitar Rp65,7 miliar hingga Rp164,25 miliar

“Konversi jiwa yang diduga sudah mengonsumsi narkoba ekstasi dan vape etomidate di B Fashion diperkirakan sekitar 339.450 sampai dengan 684.375 jiwa,” kata Eko.

Polisi Telusuri Dugaan TPPU

Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap keterlibatan pelaku lain dalam jaringan tersebut.

Bareskrim Polri juga mulai menelusuri aliran dana yang terkait dengan dugaan peredaran narkoba di hotel tersebut, termasuk kemungkinan adanya tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Penyidikan dilakukan untuk mengungkap keseluruhan jaringan dan pola distribusi narkoba yang diduga berlangsung secara sistematis di lokasi tersebut.(ant/snsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral