News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebut Impian Josepha Seolah Dihancurkan, Curhatan Keluarga Siswi SMAN 1 Pontianak Itu Viral: Kemenangannya Direnggut

Sosok Josepha Alexandra, siswi asal SMAN 1 Pontianak belakangan ini menjadi sorotan usai dengan berani mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:04 WIB
Siswi SMAN 1 PONTIANAK, Ocha
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /Instagram jsphalxndra/ Youtube MPR

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok Josepha Alexandra, siswi asal SMAN 1 Pontianak belakangan ini menjadi sorotan usai dengan berani mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.

Peremouan yang akrab disapa Ocha itu dengan berani melakukan protes atas keputusan dewan juri di Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat (Kalbar).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengaku tak terima lantaran jawaban dari timnya disalahkan oleh dewan juri sementara tim lain yang menjawab sama justru dibenarkan.

Atas aksinya tersebut Ocha sontak menjadi sorotan. Ia bahkan sampai ditawari beasiswa hingga diundang bertemu dengan wakil presiden.

Tak berselang lama, muncul akun yang mengaku paman Ocha. Lewat akun Instagram @j_ipunk_w, pria yang diketahui bernama Raden Kesuma Ipunk Wijanarko mengungkapkan impian besar siswi peserta LCC itu.

"Bocah C2 yang pintar itu keponakan saya. Dia bercita-cita menjadi Diplomat," tulis Ipunk.

Ipunk juga tampak memuji sosok Ocha yang dikenal cerdas lantaran semangat belajar untuk mengejar cita-citanya.

Bahkan sebelumnya Ocha diketahui sudah pernah mengikuti kompetisi bahkan hingga menjadi perwakilan untuk Provinsi Kalbar pada ajang Lomba Cerdas Cermat.

Pada 2026, Ocha mengikuti Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat provinsi, tepatnya di Kalbar. Di tahun sebelumnya, siswi SMAN 1 Pontianak itu sudah menjadi peserta di tingkat nasional.

"Tahun lalu, dia ikut lomba serupa dan mewakili Kalbar di Tingkat Nasional di Gedung MPR/DPR," lanjutnya.

Dengan apa yang terjadi kepada keponakannya, Ipunk tentu sangat menyayangkan keputusan diambil oleh dewan juri.

Ia optimis Ocha mampu mengharumkan nama sekolahnya. Akan tetapi, kemenangannya terpaksa pupus lantaran jawaban yang seharusnya benar namun disalahkan oleh dewan juri.

"Tahun ini kemenangannya direnggut juri yang ngantuk dan tak kompeten!," sambungnya.

Meskipun begitu, Ipun mengaky senang karena banyak publik yang mendukung Ocha. Dukungan itu membawa keponakannya serta teman-temannya diundang ke Istana Negara.

"Tapi Tuhan berkehendak lain, hari ini mereka berangkat ke Istana Negara," lanjutnya.

Dalam pertemuan itu, Ocha dan murid SMAN 1 Pontianak yang mengikuti LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalbar diundang ke Istana Wapres, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

Ocha dan teman-temannya bertemu Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Ocha pun tak bisa menutupi kebahagiaannya setelah berbincang secara tertutup dan berlangsung sekitar satu jam.

Ocha mengungkapkan hasil pertemuan itu. Ia mengaku perbincangan dengan Gibran membuat ia dan teman-temannya didorong semangat untuk belajar dan semakin berprestasi.

"Ini menjadi suatu harapan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang. Di dalam tadi kami diberi motivasi sama Pak Wapres untuk terus belajar dan berprestasi," kata Ocha.

Diketahui, kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.

Hal tersebut terjadi karena viralnya video yang melihatkan momen saat final LCC 4 Pilar MPR RI tersebut.

Dalam final yang terjadi, SMAN 1 Pontianak mendapatkan pengurangan 5 poin dari dewan juri karena dianggap salah menjawab saat diberikan pertanyaan.

Namun dewan juri justru membenarkan jawaban SMAN 1 Sambas yang menjawab sama dengan SMAN 1 Pontianak.

Siswi bernama Josepha Alexandra dari Regu C pun tak terima dan memprotes bahwa jawaban yang diberikan Regu B sama dengan miliknya. Namun ia disalahkan karena artikulasi yang dinilai kurang jelas saat menjawab.

“Izin, kami tadi menjawabnya sama seperti Regu B,” kata Josepha Alexandra.

Yang membuat netizen geram adalah respons dari juri dan juga MC yang seolah menyudutkan Regu C.

Salah satu dewan juri yaitu Indri Wahyuni justru menekankan soal artikulasi yang jelas dalam menjawab pertanyaan.

Atas hal yang terjadi, netizen pun meminta Indri Wahyuni meminta maaf secara publik.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani bahkan menyebut jika permohonan maaf telah disampaikan secara kelembagaan.

"Di lembaga MPR kan sudah disampaikan oleh Pak Sekjen. Salah satu pimpinan kita sudah menyampaikan permohonan maaf, jadi itu sudah mewakili keseluruhan termasuk juri," kata Ahmad Muzani dalam konferensi persnya, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta klarifikasi terhadap dua dewan juri yang terlibat dan menetapkan akan menggelar ulang final LCC 4 Pilar MPR RI itu.

"Sudah kita panggil, sudah kita tegur (dewan juri-red). Lomba Cerdas Cermat ditingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang," lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI, Siti Fauziah juga mengakui jika dewan juri sudah memenuhi panggilan pihaknya.

Menurutnya kedua dewan juri diberikan sanksi oleh lembaga MPR RI terkait polemik yang muncul di publik.

"Jadi sanksi untuk juri adalah salah satunya menonaktifkan dalam kegiatan Lomba Cerdas Cermat di tahun 2026 ini ya. Jadi itu sudah disampaikan, itu sanksinya diberikan," beber Siti.

Siti menyebut bahwa kedua dewan juri telah menjelaskan alasannya menganulir jawaban siswa SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban SMAN 1 Sambas.

"Itu adalah kendala teknis. Jadinya memang ada beberapa hal yang mungkin saya tidak mengungkapkan lebih jauhnya, karena ada beberapa aturan-aturan gitu kan, yang akhirnya mungkin kendala teknis sound dan lain-lainnya itu yang kita akan juga evaluasi," ungkapnya.

Dugaan Status WA Dewan Juri

Setelah peristiwa tersebut tersebar luas di media sosial, netizen pun banyak mengulik soal sosok dewan juri dan MC acara tersebut.

Dugaan status WhatsApp milik Indri Wahyuni pun turut tersebar luas di media sosial.

Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI itu seolah menantang warganet untuk membongkar LHKPN miliknya.

Dalam status bernama kontak 'Bu Indri MPR ', terlihat ia yang tampak menuliskan pesan dalam bahasa Inggris.

"They deserve the win and the explanation why they are still the winner of the game. Focusing on one school and neglecting justice for other is a part of the biggest ignorance that one could do…,“ tulis status yang diduga milik Indri Wahyuni, mengutip Instagram @jakartapening, 

(Terjemahan: Mereka pantas menang dan mendapatkan penjelasan mengapa mereka tetap menjadi pemenang dalam kompetisi tersebut. Berfokus hanya pada satu sekolah dan mengabaikan keadilan untuk yang lain adalah bagian dari bentuk ketidaktahuan terbesar yang bisa dilakukan seseorang)

Dalam foto kedua, Indri menyinggung soal hasil akhir dari LCC MPR tersebut yang tetap di.enangkan oleh SMAN 1 Sambas.

“Jawaban sapujagad tapi ga ada yang mau buka ini. Seolah2 jawaban tersebut benar. Sekolah yg menang dinilai tidak pantas menang. Padahal hasil akhir tetap sekolah tsb yg menang. Semoga ada jalan utk sekolah tersebut membuktikan diri di Nasional bahwa mereka pantas menang dan jadi juara,“ tulisnya.

“Cuma karena sekolah tersebut tidak terkenal lalu tdk pantas dibanggakan? Itu sekolah jauh, terpencil dan bekas wilayah konflik tahun 1999. Bukankah semangatnya adalah siapapun yg maju mewakili provinsi harus dibanggakan? They deserve the win, that’s all… May Allah bless their way to go to Grand Final,“ lanjut isi status WA Indri.

Dalam foto status WA terakhirnya, Indri Wahyuni tampak menantang netizen untuk membongkar soal dirinya.

“Terakhir, mau open endorse ah. Biar makin kaya. Supaya LHKPN gua yg tersebar makin bikin shock banyak orang . Hayooo yg iri makin panas, ngeledekin gua ga akan bikin gua jatuh. At the end, u will always have me kata misua," tulis status diduga milik Indri.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi langsung dari Indri Wahyuni soal kebenaran status WA yang beredar tersebut. Tim tvOnenews akan melakukan update jika sudah mendapatkan konfirmasi terbaru.(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.
Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Inter Milan mulai memantau kiper muda River Plate, Santiago Beltran. Nerazzurri harus bersaing dengan Manchester United untuk mendapatkan tanda tangannya.
Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Inter Milan mulai memantau kiper muda River Plate, Santiago Beltran. Nerazzurri harus bersaing dengan Manchester United untuk mendapatkan tanda tangannya.
Kritikan Fabio Capello soal Timnas Italia: Jangan Selalu Mengandalkan Pemain Sayap

Kritikan Fabio Capello soal Timnas Italia: Jangan Selalu Mengandalkan Pemain Sayap

Fabio Capello menyoroti penampilan Timnas Italia saat menghadapi Belgia. Ia meminta Gli Azzurri bermain lebih efektif ketika membangun serangan.
Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Liverpool resmi menunjuk Julian Ward sebagai direktur olahraga baru. Ia kembali ke Anfield untuk menjalani periode keduanya di posisi tersebut.
Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Penyegelan lebih dari 1.000 ton udang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) di sejumlah wilayah Jawa Timur menuai sorotan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral