GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Di podcast Denny Sumargo, adik Aman Yani, Titi membongkar semua keanehan dari Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Minggu, 17 Mei 2026 - 04:23 WIB
Adik Aman Yani, Titi mengungkap keanehan dari Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Adik Aman Yani, Titi mengungkap berbagai keanehan dari Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu pada 1 September 2025.

Di podcast YouTube Denny Sumargo, Titi menjelaskan berbagai kejanggalan ditunjukkan Ririn. Keluarga Aman Yani mengalami keanehan-keanehan itu sejak Aman hilang pada 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Titi mengungkapkan keanehan dari Ririn terjadi saat keluarga Aman Yani didatangi oleh dua orang misterius. Mereka mengaku sebagai kuasa hukum dari Aman.

"Ada dua orang nih datang mengaku lawyernya Aman Yani. Dua orang datang pakai motor Supra Fit, kami enggak tahu namanya karena saking senangnya ada informasi kakak saya," ujar Titi dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Minggu (17/5/2026).

Titi, adik Aman Yani bicara kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu
Titi, adik Aman Yani bicara kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

Kata dia, tujuan dua orang tersebut untuk meminta nomor kontak keluarga Aman Yani. Orang yang mengaku kuasa hukum tersebut mengatakan bahwa Aman Yani akan menghubungi keluarganya.

Lanjut, Titi sempat curiga lantaran dua orang tersebut tidak membawa surat kuasa. Namun, pihak keluarga terlanjur senang sehingga memberikan nomor kontak kepada mereka.

"Yang mengaku Aman Yani menghubungi kakak saya. Di situlah ngobrol-ngobrol via SMS," lanjutnya.

Keluarga Aman Yani Bertemu Ririn

Lebih lanjut, perbincangan dengan orang yang mengaku Aman Yani mengarahkan kakak Titi, Uyat bertemu dengan Ririn. Pihak keluarga pun menerima perintah dari orang yang mengaku Aman Yani.

Bukan tanpa alasan, Aman Yani memperintahkan agar keluarganya menolong Ririn. Sebab, ia mengaku selama ini dibantu oleh keponakan dari mantan istrinya tersebut.

Aman Yani mulanya mengarahkan pihak keluarga memberikan uang sebesar Rp1 juta. Titi menegaskan, keluarga keberatan sehingga hanya dikasih ratusan ribu rupiah.

"Kalau ada kasih uanglah buat wara-wirinya dia, transportasinya dia. Ketemulah sama Ririn membicarakan dan kasih duit Rp300.000 kalau enggak salah karena ada amanat dari yang mengaku Aman Yani," bebernya.

Titi mengatakan, kejanggalan mulai terjadi dalam pertemuan tersebut. Ririn memperintahkan kakaknya mengaku sebagai Aman Yani.

Ia menambahkan, tujuannya guna memudahkan pencairan dana pensiun Aman. Pada 2017, pihak perbankan daerah yang pernah menjadi tempat kerja Aman akan memberikan dana pensiun sekitar Rp100 juta.

Namun, Uyat menolak perintah tersebut. Kakak Titi itu merasa pertemuan itu ujung-ujungnya berpotensi adanya unsur penipuan.

"Enggak mau dia, ini udah enggak benar. Akhirnya udah enggak ketemu lagi, udah selesai ketemu sama Ririn," jelasnya.

Titi mengatakan, sehabis pertemuan itu tidak menghalangi keluarga tetap berkomunikasi dengan orang yang mengaku sebagai Aman Yani.

Kakak Titi Bayar Utang Aman Yani

Titi menjelaskan, dari hasil komunikasi tersebut lagi-lagi menimbulkan kejanggalan baru. Kali ini Uyat mendapat perintah agar membayar utang Aman Yani.

"Ujung-ujungnya kakak saya yang Aman Yani ini menyuruh kakak saya (Uyat) bayar utang. Aman ini suruh, 'Tolong bayarin utang saya di orang Balongan sebesar Rp80 juta'," tuturnya.

Permintaan itu membuat Titi terkejut. Keluarga merasa berat membayar utang Aman Yani lantaran jumlahnya sebesar Rp80 juta.

Titi mengatakan, keluarga pun melakukan permintaan itu. Pihaknya telah membayar utang sebesar Rp10 juta.

Kecurigaan Titi semakin besar setelah keluarga mengirim uang. Ia mempertanyakan dari hasil komunikasi antara kakaknya dan Aman Yani.

"Dari Rp10 juta ini, aku kok curiga ya. Kang Uyat pernah telepon enggak sih sama Kang Aman. Telepon apa SMS? Kata dia, 'SMS aja'," ucapnya.

Titi mendesak agar kakaknya menelepon Aman Yani. Tujuannya memastikan nomor yang menghubunginya adalah sosok Aman.

Orang yang mengaku Aman Yani tidak bisa berkomunikasi via telepon. Alasannya karena posisinya berada di daerah pelosok.

Ia terkejut mendengar jawaban tersebut. Namun pada akhirnya Uyat dan Aman Yani saling menelepon.

"Sepelosok-pelosoknya SMS kan masuk berarti ada sinyal, yang penting halo. Akhirnya diangkat tapi enggak ngomong-ngomong, ya sudah enggak usah diladenin, ini ujung-ujungnya penipuan," kesal Titi.

Titi mengatakan, keputusan ini membuat sosok yang mengaku Aman Yani kesal. Ia sebenarnya tidak mempermasalahkan untuk membayar seluruh utang asalkan bisa bertemu dengan kakaknya.

Ibu Ririn Rifanto Datangi Keluarga Aman Yani

Titi mengungkapkan fakta terbaru. Pada Desember 2023, ibu Ririn Rifanto tiba-tiba mendatangi kediaman kakaknya.

Kedatangan ibu Ririn untuk menginformasikan bahwa anaknya ingin bertemu dengan keluarga Aman Yani. Alasannya tidak lain membicarakan terkait masalah Aman Yani.

Titi juga diminta untuk datang. Ia terkejut Ririn meminta keluarga Aman Yani mengisi sebuah formulir untuk menjadi ahli waris dana pensiun Aman.

"Kok enggak kelar-kelar? Ini menyambung sama yang dulu ketemu sama kakak saya kan, kok enggak selesai ya," heran Titi.

Titi meyakini dari permintaan itu menunjukkan bahwa Ririn mengetahui posisi Aman Yani. Ia pun bertanya keberadaan kakaknya yang hilang sejak 2016.

"Katanya ada di Singapura. Jadi, dia perwakilan. Kalau ada pengalihan ini kan harus ada surat kuasa," paparnya.

Ia cukup terkejut Ririn membawa surat kuasa. Namun, lembaran tersebut dinilai janggal lantaran tulisan tangan dalam surat itu tidak selaras dengan tulisan dari Aman Yani.

"Ini tulisannya bukan tulisan kakakku ya. Surat kuasanya tulisan tangan, ada materainya, ada tanda tangannya tapi tidak merasa bukan tulisan tangannya. Aku kenal tulisan kakakku," ucapnya.

Titi mendesak Ririn mengirim nomor kontak dengan kode Singapura milik Aman Yani. Sayangnya pihak keluarga tidak bisa menghubungi nomor tersebut karena sudah tak aktif.

"Begini Rin, kalau sampai sekarang saya enggak bisa hubungan langsung sama Aman Yani, saya enggak mau mengisi ini. Lagian (ahli waris) juga bukan hak saya, masih ada ahli warisnya yang sah karena ada anaknya," ancam Titi.

Titi merasa ujung-ujungnya pertemuan itu kembali berbicara uang. Ia mencurigai tindakan dilakukan Ririn diduga adanya unsur penipuan.

"Saya enggak percaya. Sekarang kamu bawa inii formulirnya, saya enggak mau urusan lagi sama kamu, ujung-ujungnya kamu itu duit buat menipu," kesalnya.

Hingga pada akhirnya, pihak keluarga Aman Yani tidak berkomunikasi lagi dengan Ririn sampai sekarang.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reuni Berbeda Seragam: Vanja Bukilic Ngaku Siap Hadapi Megawati Hangestri di V-League

Reuni Berbeda Seragam: Vanja Bukilic Ngaku Siap Hadapi Megawati Hangestri di V-League

Vanja Bukilic dan Megawati Hangestri yang musim lalu menjadi duet andalan Red Sparks, kini harus saling berhadapan di V-League. Dari tandem jadi rival berat.
Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Siapa sangka murid SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi viral berujung dipanggil ke Istana Merdeka di Jakarta
Sejak Awal SMAN 1 Pontianak Akui Tidak Punya Maksud Menganulir Hasil Lomba, Sebut Hanya Ingin Dapat Kejelasan

Sejak Awal SMAN 1 Pontianak Akui Tidak Punya Maksud Menganulir Hasil Lomba, Sebut Hanya Ingin Dapat Kejelasan

SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak punya maksud untuk menganulir hasil lomba. 
Menangis Histeris Panggil Namanya, Gubernur Dedi Mulyadi Terkejut Dengar Pengakuan Dede Arasy

Menangis Histeris Panggil Namanya, Gubernur Dedi Mulyadi Terkejut Dengar Pengakuan Dede Arasy

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengunggah video yang menampilkan seorang anak tengah menangis menyebut namanya.
Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Dengan mata berbinar-binar, gubernur Malut Sherly Tjoanda menceritakan perjalanan asmaranya dengan mendiang Benny Laos sebelum putuskan menikah pada tahun 2005.
Resah Aman Yani Disebut Ririn Jadi Dalang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Keluarga: Jangan-jangan Korban

Resah Aman Yani Disebut Ririn Jadi Dalang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Keluarga: Jangan-jangan Korban

Adik Aman Yani, Titi mengatakan keluarga khawatir nasib kakaknya usai Ririn Rifanto menjadi terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Inramayu.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Selengkapnya

Viral