News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Bentuk Serikat Pekerja Demi Perlindungan Kerja di Lingkungan Perguruan Tinggi

Sejumlah dosen dan pekerja kampus dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menginisiasi pembentukan serikat pekerja di Kota Malang, pada Minggu 17 Mei 2026.
Senin, 18 Mei 2026 - 13:34 WIB
Dosen Lintas Kampus Dorong Kolaborasi dan Perlindungan Kerja
Sumber :
  • Istimewa

Malang, tvOnenews.com - Sejumlah dosen dan pekerja kampus dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menginisiasi pembentukan serikat pekerja di lingkungan kampus.

Hal ini dilakukan sebagai wadah bersama untuk memperkuat pengembangan karir, memperluas kolaborasi lintas bidang keilmuan, serta memperjuangkan perlindungan kerja dan kesejahteraan seluruh pekerja kampus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inisiatif ini melibatkan berbagai unsur pekerja di lingkungan pendidikan tinggi, mulai dari dosen PNS, dosen non-PNS, dosen luar biasa (DLB), tenaga kependidikan, hingga pekerja pada perusahaan milik kampus. 

Pembentukan serikat pekerja kampus diharapkan menjadi ruang kolektif yang inklusif dan progresif bagi seluruh elemen pekerja perguruan tinggi.

Kegiatan inisiasi dilaksanakan di Kota Malang pada 17 Mei 2026 dan dihadiri oleh pengurus Konfederasi ASPEK Indonesia, yaitu Muhamad Rusdi selaku President, Alfasah Saepuloh selaku Vice President, serta Abdurrahman Hakim selaku Direktur Lembaga Kajian.

Dalam diskusi yang berlangsung, para peserta menekankan pentingnya membangun ekosistem kerja kampus yang sehat, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Serikat pekerja kampus diharapkan mampu menjadi sarana penguatan jejaring antarpekerja lintas disiplin ilmu sehingga dapat mendorong kolaborasi dalam bentuk penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan inovasi bersama.

Muhamad Rusdi menyampaikan bahwa pekerja kampus memerlukan ruang bersama yang mampu memperkuat solidaritas dan pengembangan profesional secara kolektif. 

“Kampus membutuhkan ekosistem kerja yang sehat dan kolaboratif. Serikat pekerja dapat menjadi ruang untuk saling menguatkan, memperluas jejaring, dan memastikan seluruh pekerja kampus memperoleh perlindungan kerja yang layak,” ujarnya.

Selain itu, serikat pekerja juga diharapkan dapat memberikan pendampingan bagi dosen terkait pemenuhan jabatan fungsional dan pengembangan karir akademik. 

Pendampingan tersebut mencakup penguatan kapasitas akademik, publikasi ilmiah, pengembangan jejaring riset, serta peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.

Salah satu penggagas dari Universitas Brawijaya, Khoirul Umam Hasby, menilai kolaborasi lintas kampus perlu diperkuat agar dosen dan pekerja kampus dapat berkembang bersama. 

“Selama ini banyak dosen dan pekerja kampus menghadapi tantangan pengembangan karir secara sendiri-sendiri. Melalui wadah bersama ini, kami ingin membangun kolaborasi yang lebih terbuka, saling mendukung, dan berdampak bagi penguatan pendidikan tinggi,” katanya.

Para penggagas juga menyoroti pentingnya perlindungan kerja dan kesejahteraan bagi seluruh pekerja kampus, termasuk pekerja non-PNS dan tenaga pendukung lainnya yang selama ini memiliki kontribusi besar dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. 

Melalui wadah bersama ini, diharapkan tercipta ruang dialog yang konstruktif untuk mendorong perlindungan kerja yang lebih baik di lingkungan kampus.

Di sisi lain, pembentukan serikat pekerja kampus juga diarahkan untuk memperluas jejaring dengan dunia industri melalui federasi serikat pekerja, sehingga membuka peluang kolaborasi, pengembangan kompetensi, serta peningkatan kapasitas pekerja kampus dalam menghadapi perubahan dunia kerja.

Tidak hanya pada tingkat nasional, inisiatif ini juga diarahkan untuk membangun jejaring internasional melalui afiliasi dengan UNI Global Union dan organisasi internasional lainnya. 

Jejaring tersebut diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan, solidaritas internasional, serta penguatan advokasi pekerja pendidikan tinggi di Indonesia.

Inisiasi pembentukan serikat pekerja ini digagas oleh dosen dan pekerja dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Brawijaya, Universitas Merdeka Malang, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Universitas Muhammadiyah Jakarta, serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para peserta berharap inisiatif ini menjadi langkah awal untuk membangun solidaritas pekerja kampus yang mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia melalui kolaborasi, perlindungan kerja, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. (muu)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PGN-Kementerian ESDM Sinergi Perkuat Implementasi Keselamatan Migas

PGN-Kementerian ESDM Sinergi Perkuat Implementasi Keselamatan Migas

Pemerintah Indonesia melalui PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas PT Pertamina (Persero) terus memperkuat implementasi keselamatan migas.
Bebas Biaya Sewa dan Tanpa Target, Skema Beli Putus EDC Orderkuota Untungkan Pelaku UMKM

Bebas Biaya Sewa dan Tanpa Target, Skema Beli Putus EDC Orderkuota Untungkan Pelaku UMKM

Transisi menuju era ekonomi serba cashless nyatanya belum sepenuhnya menyentuh masyarakat di tingkat akar rumput. Fakta di lapangan menunjukkan masih banyak warga desa hingga pinggiran kota yang sangat bergantung pada perputaran uang fisik.
Berapa Nomor Punggung Megawati di Hyundai Hillstate? Kini Bukan Lagi Nomor 8

Berapa Nomor Punggung Megawati di Hyundai Hillstate? Kini Bukan Lagi Nomor 8

Berapa nomor punggung Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate? Simak alasan di balik pergantian nomor dan jadwal kedatangannya ke Korea Selatan.
Padahal Maarten Paes Sudah Tampil Impresif, Mengapa Ajax Masih Berburu Kiper Baru? Ini Alasannya

Padahal Maarten Paes Sudah Tampil Impresif, Mengapa Ajax Masih Berburu Kiper Baru? Ini Alasannya

Sosok Maarten Paes menjadi sorotan sejak bergabung dengan Ajax dan berhasil tampil impresif. Tapi, mengapa klub raksasa Belanda itu masih berburu kiper baru?
Rencana Penyeragaman Kemasan Dinilai Bakal Matikan Industri Rokok Legal

Rencana Penyeragaman Kemasan Dinilai Bakal Matikan Industri Rokok Legal

Rancangan regulasi berupa penyeragaman kemasan rokok yang sedang digodok oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih menuai sorotan publik.
11 Aset Milik Pemkot Bandarlampung Ditargetkan Rampung Akhir 2026

11 Aset Milik Pemkot Bandarlampung Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Status kepemilikan 11 aset yang sebelumnya menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, ditargetkan dapat dirampungkan pada akhir 2026.

Trending

Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Ternyata Bukan Hilang, Nadira Az-Zahra di Rumah Bibinya, Polisi: Masalah Keluarga

Teka-teki mengenai hilangnya mahasiswi cantik asal Telkom University Nadira Az-Zahra (21) akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat dinyatakan hilang kini -
Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Jadi Kado Besar HANI dan HUT Bhayangkara ke-80 untuk Indonesia

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Jawa Timur dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja asal Thailand yang diperkirakan bernilai sekitar Rp4,5 triliun.
Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Wanita Kepergok Jual Perhiasan Emas Palsu di 20 Toko Emas Pamulang, Polisi Ungkap Motifnya

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq menerangkan, berdasarkan pengakuan pelaku, yang bersangkutan sudah beraksi ke 20 toko emas.
MUI Usulkan Pejabat yang Korupsi Dihukum Mati, Ketua Umum MUI: Berapa Orang yang Mati Karena Koruptor?

MUI Usulkan Pejabat yang Korupsi Dihukum Mati, Ketua Umum MUI: Berapa Orang yang Mati Karena Koruptor?

Baru-baru ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengusulkan agar pejabat yang korupsi atau merampok uang negara, agar dijatuhi hukuman mati. Bahkan Ketua Umum MUI,
Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Gebrakan Persib Bawa Berkah untuk Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Makin Pede Raih Juara

Langkah agresif Persib di bursa transfer musim panas tak hanya untungkan klub. Kebijakan itu juga bawa angin segar bagi Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, saksi yang berasal dari Kanim Depok didalami soal dugaan penerimaan uang.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 4 Juli 2026: Sagitarius Mendadak Tajir

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 4 Juli 2026: Sagitarius Mendadak Tajir

Keberuntungan finansial diperkirakan menghampiri sejumlah zodiak pada Sabtu, 4 Juli 2026. Berikut 6 zodiak yang diprediksi paling bercuan deras di akhir pekan!
Selengkapnya

Viral