News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Kamis, 21 Mei 2026 - 05:23 WIB
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Instagram @s_tjo

tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot mengenai adanya tudingan terkait aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.

Sebelumnya, Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) dan sejumlah kelompok masyarakat mengatakan bahwa perusahaan tersebut menjalankan penambangan nikel di Pulau Gebe dan wilayah Halmahera Tengah tanpa kelengkapan izin tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Sherly Tjoanda terseret dalam kasus ini lantaran dirinya menguasai saham dalam perusahaan tersebut sekitar 71%. 

Kini Gubernur Malut itu menjelaskan secara rinci kepemilikan saham tersebut.

Mayoritas saham PT Karya Wijaya yang dimiliki Sherly Tjoanda, sebelumnya merupakan milik Benny Laos. Ketika mantan Bupati Pulau Morotai meninggal dunia, maka saham tersebut diwariskan kepadanya.

Namun, ibu tiga anak ini menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan penambangan secara ilegal.

“Saya sudah bilang bahwa saya memiliki tambang iya, tepatnya almarhum suami saya memiliki tambang. Kemudian beliau meninggal, beliau mewariskan ke saya. Sekarang saya memiliki tambang, ya,” ungkap Sherly Tjoanda pada tayangan YouTube Nusantara TV.

“Kemudian, apakah saya melakukan penambangan ilegal? Saya tidak melakukan penambangan ilegal,” tegasnya.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Instagram @s_tjo

Dirinya berani meyakinkan bahwa seluruh yang ia lakukan telah sesuai dengan aturan dan hukum. 

“Saya melakukan semua sesuai aturan dan hukum. Jika saya melakukan ilegal, maka saya menerima konsekuensinya secara hukum,” ujarnya.

Sebagai orang nomor satu di Maluku Utara, ia paham betul dengan kondisi terkini disaat Presiden Prabowo Subianto sedang menertibkan penambangan ilegal. 

Sehingga Sherly menepis dengan tegas tudingan miring terhadapnya mengenai penambangan ilegal di Maluku Utara.

Bahkan ia berani meyakinkan bahwa seluruh praktik bisnis dimiliki tidak ada yang ilegal.

“Saya ini nggak gila, saya Gubernur, melakukan tambang ilegal di kondisi presiden yang sedang menertibkan tambang ilegal,” tegas Sherly.

“Sebagai Gubernur, kalau saya bisa dengan lurus, kenapa saya melakukan yang ilegal? Kalau disurvei semua, tidak ada kegiatan bisnis saya yang ilegal,” sambungnya.

Sherly mengatakan bahwa dirinya tidak terlibat dalam operasional perusahaan tersebut. 

Almarhum Benny Laos memang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang diwariskan kepadanya. 

Gubernur wanita itu menjelaskan terdapat AMDAL dalam perusahaan tersebut, artinya semua sudah dihitung antara dampak lingkungan hingga penghijauan kembali.

Sehingga, dirinya meyakinkan bahwa seluruh prosedur telah dijalankan dengan baik.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Instagram @s_tjo

Jika perusahaan nikel ini dinilai melakukan tindakan yang salah, maka Sherly mempersilahkan untuk dilakukan penertiban sesuai aturan dan hukum yang berlaku.

“Perusahaan ini kan digerakkan secara independen dengan direksinya. Tapi kan saya tidak terlibat dalam operasional. Jadi jika suatu hari perusahaannya dianggap melakukan hal yang salah, silahkan diproses secara hukum. Toh sebagai Gubernur pun saya tidak mempunyai otoritas apapun,” jelas Gubernur Maluku Utara Wanita Pertama itu.

“Silahkan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku, toh saya mengerjakannya sesuai dengan aturan yang berlaku. Bahwa kemudian jika dalam praktiknya ada hal-hal yang salah,  tinggal dikoreksi manajemen dan direksi PT yang bersangkutan,” lanjutnya menjelaskan.

Sebagai seorang Gubernur sekaligus pengusaha, Sherly mengatakan dirinya tidak ingin melakukan suatu usaha yang ilegal karena memahami konsekuensinya.

“Tidak ada pengusaha waras yang mau melakukan ilegal karena biayanya jauh lebih besar dengan konsekuensi hukum pidana yang jelas,” pungkasnya.

(kmr)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Kawal Indonesia Emas 2045, Lemhannas RI Ajak Insan Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan

Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, mengajak insan pers membangun jurnalisme kebangsaan untuk mengawal Indonesia Emas 2045.
Kemenhub Pastikan Seluruh Penumpang dan Awak Pesawat Asian One Air Selamat

Kemenhub Pastikan Seluruh Penumpang dan Awak Pesawat Asian One Air Selamat

Lukman mengatakan pesawat udara milik PT. Asian One Air jenis Cessna 208B dengan registrasi PK-LTF alami insiden saat mendarat di Bandara Bilorai Intan Jaya.
Jelang Disahkan FIFA untuk Bela Timnas Indonesia, Media Vietnam Soroti Kemampuan Tersembunyi Taisei Marukawa: Dia Menonjol

Jelang Disahkan FIFA untuk Bela Timnas Indonesia, Media Vietnam Soroti Kemampuan Tersembunyi Taisei Marukawa: Dia Menonjol

Potensi Taisei Marukawa untuk memperkuat Timnas Indonesia tengah menjadi sorotan. Media Vietnam, Tuoitre, menyoroti kualitas pemain sayap Dewa United tersebut.
Akhirnya Ratusan Mahasiswa Papua Jadi Calon Penerima Beasiswa 2026, Gebrakan di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Akhirnya Ratusan Mahasiswa Papua Jadi Calon Penerima Beasiswa 2026, Gebrakan di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Sebanyak 120 mahasiswa asal Papua di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi terpilih masuk daftar sebagai calon penerima program bantuan beasiswa periode 2026.
Pengemudi Mobil Listrik yang Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba

Pengemudi Mobil Listrik yang Lindas Ojol di Blok M Negatif Narkoba

Driver mobil listrik kini ditahan dan jalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Ia diperiksa polisi untuk mengetahui penyebab kecelakaan di Blok M.
Jangan Asal Isi Radiator Mobil Pakai Air Biasa atau Air AC, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Jebol

Jangan Asal Isi Radiator Mobil Pakai Air Biasa atau Air AC, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Jebol

Air biasa dan air buangan AC kerap digunakan untuk mengisi radiator mobil. Padahal, keduanya berisiko menimbulkan korosi hingga mengganggu pendinginan mesin.

Trending

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Rekan Kerja Bongkar Keseharian Dokter Diduga Cabuli Anak Kandung di Bandung, Biasanya Layani Praktik Siang Hari

Rekan Kerja Bongkar Keseharian Dokter Diduga Cabuli Anak Kandung di Bandung, Biasanya Layani Praktik Siang Hari

Rekan kerja membongkar keseharian dokter yang diduga mencabuli anak kandung di Bandung. Dia mengaku tidak mengetahui persoalan yang sedang dihadapi IS secara pasti.
Profil dan Rekam Jejak Markus Pall Ellertsson, Striker 15 Gol yang Disebut Masuk Radar Timnas Indonesia

Profil dan Rekam Jejak Markus Pall Ellertsson, Striker 15 Gol yang Disebut Masuk Radar Timnas Indonesia

Markús Páll Ellertsson, adik pemain Genoa berdarah Indonesia, disebut masuk radar Timnas Indonesia. Ini profil, rekam jejak, dan catatan 15 golnya di Islandia.
Proyek Strategis Nasional Pulau Wetar Dapat Dukungan Menteri Perindustrian

Proyek Strategis Nasional Pulau Wetar Dapat Dukungan Menteri Perindustrian

Proyek hilirisasi tembaga dan mangan di Pulau Wetar didorong menjadi PSN. Rencana investasi USD42,7 miliar itu mencakup smelter hingga pelabuhan internasional.
Cetak 28 Gol dalam 8 Laga, ASIOP Sempurnakan Perjalanan di Piala Soeratin U-13 2026 dengan Gelar Juara

Cetak 28 Gol dalam 8 Laga, ASIOP Sempurnakan Perjalanan di Piala Soeratin U-13 2026 dengan Gelar Juara

ASIOP berhasil mengukir prestasi dengan menjuarai Piala Soeratin 2026 kategori U-13. Mereka menaklukkan Persebaya melalui babak adu penalti, Sabtu (24/10/2026).
Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Van Dijk OTW Garuda Calling? Bek Kasta Teratas Eropa Ini Akui Ingin Bela Timnas Indonesia: Semoga Bisa Terwujud

Timnas Indonesia kembali berpeluang menambah pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Kali ini, seorang bek yang tampil di kasta tertinggi ingin bela Garuda.
Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tutup Kran Pundi Medali Atletik Asian Para Games 2026 dengan Emas, Partin Muslihin Cetak Rekor  

Tim para atletik Indonesia mendapatkan torehan impresif berupa 22 medali dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu. Hasil ini bahkan membawa Tim Indonesia ke peringkat ke delapan klasemen Asian Para Games 2026 per Jumat (23/10/2026). 
Selengkapnya

Viral