Bea Cukai dan BAIS TNI Bongkar Jaringan Pita Cukai Palsu di Jateng, Selamatkan Rp570 Miliar
- istimewa
Seluruh barang bukti hasil penindakan beserta 19 orang terperiksa kini telah dibawa ke Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Seluruh rangkaian operasi dilaporkan berjalan dengan aman dan terkendali atas dukungan pengamanan penuh dari personel BAIS TNI.
Melalui penindakan terintegrasi ini, Bea Cukai berhasil mencegah kebocoran penerimaan negara yang sangat masif.
Berdasarkan perhitungan terhadap total barang bukti yang diamankan, operasi ini berhasil menyelamatkan potensi kerugian finansial negara dengan nilai estimasi mencapai Rp570 miliar.
Selain kerugian materiil, operasi ini juga berhasil memitigasi potensi kerugian imateriel di tengah masyarakat.
Langkah ini efektif dalam mencegah persaingan usaha yang tidak sehat, menjaga keberlangsungan industri legal yang patuh, hingga melindungi keselamatan masyarakat dari risiko produk yang tidak terstandardisasi.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budi Utama, menyampaikan bahwa penindakan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menegakkan hukum sekaligus melindungi kepentingan masyarakat luas.
“Penindakan ini merupakan bentuk komitmen Bea Cukai dalam menjaga penerimaan negara, menciptakan iklim usaha yang sehat, serta melindungi masyarakat dari peredaran barang kena cukai ilegal,” ucap Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budi Utama kepada awak media, Kamis (21/5/2026).
Bahkan kata dia, bahwa keberhasilan pengawasan ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antarinstansi serta peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
"Pihak Bea Cukai senantiasa mengajak masyarakat untuk menjadi mitra strategis dengan melaporkan segala indikasi peredaran barang ilegal di lingkungan sekitar melalui saluran pengaduan resmi."
"Ke depan, Bea Cukai berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di bidang cukai demi menjaga kedaulatan ekonomi negara dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat," pungkasnya. (aag)
Load more