GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Murka, Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Jika Tak Mampu Bereskan Carut-Marut

Prabowo secara terbuka meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segera mengevaluasi pimpinan Bea Cukai.
Rabu, 20 Mei 2026 - 13:22 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras terhadap jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di tengah sorotan publik terhadap dugaan korupsi dan bobroknya pengawasan impor.

Hal ini dia sampaikan dalam pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 di Rapat Paripurna DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo secara terbuka meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segera mengevaluasi pimpinan Bea Cukai.

“Bea cukai kita harus diperbaiki Menteri Keuangan, kalau pimpinan bea cukai tidak mampu segera diganti,” kata Prabowo.

Di hadapan anggota DPR dan pejabat negara, Prabowo menegaskan bahwa rakyat kini menuntut pemerintahan yang bekerja cepat dan bersih.

“Tidak ada orang tidak bisa diganti, rakyat menuntut pemerintah yang benar dan baik, jangan mentang-mentang sudah jadi ASN nggak bisa diberhentikan,” kata Prabowo.

Presiden menekankan pembenahan institusi negara menjadi agenda penting demi masa depan Indonesia. Menurutnya, reformasi birokrasi tidak boleh berhenti pada slogan, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan keberanian mengambil keputusan tegas.

Ia menilai langkah bersih-bersih di tubuh aparat negara menjadi bagian penting untuk membawa Indonesia menjadi negara yang kuat dan disegani.

Sorotan terhadap Bea Cukai sendiri menguat setelah sejumlah pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terseret kasus dugaan korupsi importasi barang. Salah satu nama yang menjadi terdakwa adalah Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama.

Selain Djaka, sejumlah pejabat lain juga telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai 2024–Januari 2026 Rizal, Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sisprian Subiaksono, serta Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Orlando Hamonangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perkara tersebut, para terdakwa diduga mengatur percepatan keluarnya barang impor milik perusahaan kargo Blueray Cargo dari proses pengawasan kepabeanan.

Sebagai imbalan, pemilik perusahaan kargo, John Field, disebut memberikan uang hingga Rp61,3 miliar kepada sejumlah pejabat Bea dan Cukai di berbagai lokasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Terkini Kondisi Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Matchday Diungkap Media Ternama Italia

Kabar Terkini Kondisi Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia Tampil di FIFA Matchday Diungkap Media Ternama Italia

Sebuah media ternama Italia mengungkap kabar terkini kondisi Jay Idzes. Sang kapten Timnas Indonesia berada dalam kondisi meragukan menjelang FIFA Matchday Juni 2026.
Prabowo Bilang Banyak Negara Kaya Minta Bantuan ke Indonesia: Kita Harus Lebih Percaya Diri

Prabowo Bilang Banyak Negara Kaya Minta Bantuan ke Indonesia: Kita Harus Lebih Percaya Diri

Kepala Negara mengungkapkan dirinya sangat dihormati ketika melakukan kunjungan ke luar negeri. Bahkan, lanjut dia, negara-negara maju seperti Australia hingga Brazil banyak meminta bantuan Indonesia.
Surya Paloh Minta Pemerintah Evaluasi Jika IHSG Rontok Melulu

Surya Paloh Minta Pemerintah Evaluasi Jika IHSG Rontok Melulu

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyoroti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merosot pada hari ini, Rabu (20/5/2026).
Prabowo Kritik Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh 35 Persen, Tapi Angka Kemiskinan Malah Naik

Prabowo Kritik Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh 35 Persen, Tapi Angka Kemiskinan Malah Naik

Pernyataan itu disampaikan saat Presiden memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPR, Jakarta.
Leo/Daniel Ungkap Biang Kerok Tersingkir di Babak Pertama Malaysia Masters 2026

Leo/Daniel Ungkap Biang Kerok Tersingkir di Babak Pertama Malaysia Masters 2026

Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin buka suara usai langsung tersingkir di babak pertama Malaysia Masters 2026.
Dua Residivis Begal Motor Bersenjata Tajam di Jakarta Utara Ditangkap, Terancam 7 Tahun Penjara

Dua Residivis Begal Motor Bersenjata Tajam di Jakarta Utara Ditangkap, Terancam 7 Tahun Penjara

Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan aksi pencurian kendaraan sepeda motor yang dilakukan oleh dua pria di Jalan Raya Pluit Karang Utara, Jakarta Utara, pada Rabu (20/5/2026).

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate memang menambah kekuatan, namun tim tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi jika ingin.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Selengkapnya

Viral