News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wasekjen PBNU Menilai Idul Adha 2026 Jadi Pengingat Kemanusiaan di Tengah Dunia yang Terluka

Menurut Gus Macshoem, konflik yang terus memanas antara Amerika Serikat-Israel dan Iran telah menciptakan ketidakpastian dunia yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat
Minggu, 24 Mei 2026 - 11:31 WIB
Foto arsip - Jamaah shalat di luar Masjid Al Aqsa pada hari raya Idul Adha di Yerusalem Timur
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Macshoem Faqih, menilai Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini hadir di tengah situasi dunia yang penuh ketegangan akibat perang, krisis kemanusiaan, hingga tekanan ekonomi global.

Menurut Gus Macshoem, konflik yang terus memanas antara Amerika Serikat-Israel dan Iran telah menciptakan ketidakpastian dunia yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, termasuk naiknya harga kebutuhan pokok dan melemahnya rasa aman sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di saat gema takbir berkumandang, dunia justru sedang dipenuhi kabar tentang perang, ketegangan politik, dan krisis kemanusiaan yang belum juga reda,” ujarnya, pada Minggu (24/5/2026).

Ia mengatakan Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan atau ritual penyembelihan hewan kurban, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali nilai kesabaran, ketaatan, dan pengorbanan di tengah dunia yang semakin individualistis.

Gus Macshoem menjelaskan, kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengandung pesan universal tentang bagaimana manusia menjaga kemanusiaannya ketika menghadapi ujian hidup yang berat.

“Kesabaran yang diajarkan Idul Adha bukan menyerah tanpa usaha, tetapi kemampuan menjaga arah hidup ketika keadaan terasa berat,” katanya.

Gus Macshoem menilai tekanan hidup modern membuat banyak orang mudah marah, mudah putus asa, dan kehilangan ketenangan. 

Menurut dia, media sosial juga memperlihatkan bagaimana manusia semakin mudah terjebak dalam pertengkaran dan kemarahan.

“Padahal kesabaran adalah kekuatan. Ia menjaga manusia tetap berpikir jernih ketika emosi sedang penuh,” ujarnya.

Selain itu, Gus Macshoem menegaskan bahwa Idul Adha juga mengajarkan pentingnya ketaatan di tengah budaya instan yang mendorong manusia mengejar keuntungan pribadi tanpa mempertimbangkan nilai kejujuran dan amanah.

“Kita melihat bagaimana perebutan kepentingan dan ambisi kekuasaan membuat dunia semakin gaduh. Yang paling merasakan dampaknya justru masyarakat kecil,” kata Gus Macshoem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, ujian ketaatan saat ini hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari godaan berbuat curang, mengabaikan tanggung jawab, hingga memilih keuntungan sesaat meskipun merugikan orang lain.

Karena itu, ia mengingatkan bahwa iman tidak cukup berhenti pada simbol dan ucapan, tetapi harus tercermin dalam sikap hidup yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral