GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Relawan RI Ungkap Penyiksaan Israel: Dipukul, Diinjak hingga Disetrum di Kapal Tahanan Laut Mediterania

Seorang relawan GSF asal Indonesia, Rahendro Herubowo, blak-blakan menceritakan dugaan penyiksaan fisik yang dialaminya sejak awal penangkapan oleh militer Israel.
Minggu, 24 Mei 2026 - 19:45 WIB
Relawan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 asal Indonesia Rahendro Herubowo.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Relawan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 asal Indonesia Rahendro Herubowo mengungkap, pengalaman mengerikan yang dialaminya saat ditahan otoritas Israel usai kapal kemanusiaan mereka dicegat di Laut Mediterania.

Heru mengaku mengalami berbagai perlakuan fisik dan tekanan psikologis selama berada dalam tahanan. Ia menyebut para relawan ditempatkan dalam kondisi yang sangat tidak manusiawi sejak pertama kali dibawa ke kapal tahanan milik Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Banyak sekali treatment yang mereka lakukan, physical treatment terutama ya. Jadi bukan hanya fisik, tapi kita juga ditempatkan dalam kondisi yang tidak nyaman selama ditawan oleh Zionis Israel begitu,” kata Heru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Terminal 3, Tangerang, Banten, Minggu (24/5/2026).

Menurut Heru, para relawan dipaksa bertahan dalam suhu dingin di tengah Laut Mediterania selama berhari-hari tanpa kepastian tujuan. Mereka juga mengalami kekurangan makanan dan tidak diperbolehkan mengenakan pakaian layak.

“Seperti di dalam kontainer, kita dipaksa untuk menghadapi cuaca dingin di tengah Laut Mediterania karena selama tiga hari itu kapal penjara kita itu kan masih muter-muter,” ujarnya.

“Kita belum tahu, kita nggak jelas dibawa ke mana di situ. Kita harus, ya, menahan lapar di situ, menahan dingin di malam, karena pakaian yang kita pakai juga kan mereka hanya mengizinkan bagian akhir yang ada di badan itu yang boleh dipakai. Jadi kalau kita pakai singlet, ya sudah itu saja yang mereka izinkan, seperti itu,” lanjutnya.

Heru kemudian mengungkap dugaan penyiksaan fisik yang dialaminya sejak awal penangkapan. Ia mengatakan para relawan langsung diperlakukan kasar begitu tiba di kapal tahanan.

“Ya, seperti yang tadi saya sampaikan, jadi pertama kali kita diculik, kita dibawa ke kapal penjara, ya. Itu kapalnya lumayan besar. Nah, dari awal kita masuk itu kita sudah start awal kita mulai menghadapi penyiksaan itu,” katanya.

Ia menceritakan dirinya sempat ditelungkupkan sebelum tubuhnya diguyur air hingga basah. Setelah menjalani proses administrasi dan penyerahan paspor, kekerasan fisik disebut mulai terjadi di ruang transisi tahanan.

“Nah, di ruangan transisi pertama itu kita mulai disiksa. Saya dipukul kepala ya, sudah saya nggak tahu berapa kali ya,” ungkap Heru.

“Terus badan depan, belakang, dan saya jatuh juga sempat diinjak. Terakhir saya disetrum sehingga akhirnya saya teriak cukup kencang, baru mereka akhirnya melepaskan,” sambungnya.

Heru juga mengaku baru mengetahui bahwa dirinya bukan satu-satunya relawan yang ditahan. Saat keluar dari ruang penyiksaan, ia melihat banyak aktivis lain sudah lebih dulu dikumpulkan di area tahanan.

“Dan pas saya sudah keluar, jadi ada satu area di situ teman-teman sebelumnya sudah pada kumpul, ternyata sudah ada pas saya itu saya nomor, kita dikasih nomor urut ya, saya nomor urut 82 di apa tahanan kapal itu,” katanya.

“Jadi kurang sepengetahuan saya ada tiga kapal tahanan di tengah Laut Mediterania yang menculik kami para aktivis begitu,” lanjut Heru.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia memastikan sembilan WNI peserta Global Sumud Flotilla 2.0 berhasil dibebaskan dan dipulangkan ke Tanah Air setelah sempat ditahan militer Israel.

Pemerintah RI juga telah mengecam tindakan Israel yang dinilai melanggar hukum internasional karena mencegat kapal sipil misi kemanusiaan di perairan internasional. (Agr/rpi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Sebenarnya PSBS Biak Bakal Awali Divisi Championship 2026/2027 dengan Poin Minus Terungkap

Alasan Sebenarnya PSBS Biak Bakal Awali Divisi Championship 2026/2027 dengan Poin Minus Terungkap

PSBS Biak harus menghadapi situasi sulit sebelum memulai perjalanan di Championship 2026/2027. Klub asal Papua tersebut disebut bakal mengawali kompetisi kasta kedua Liga Indonesia dengan pengurangan poin.
Prabowo Akan Luncurkan PLTS 100 GWp, Diprediksi Efisiensi Listrik Capai Rp73,9 Triliun

Prabowo Akan Luncurkan PLTS 100 GWp, Diprediksi Efisiensi Listrik Capai Rp73,9 Triliun

Program raksasa tersebut ditargetkan rampung pada 2029 dan menjadi salah satu langkah pemerintah mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil.
3 Alasan Perlu Hadir dalam Peringatan Maulid Nabi

3 Alasan Perlu Hadir dalam Peringatan Maulid Nabi

Dalam peringatan Maulid Nabi, umum muncul ajakan menghadiri kajian di Masjid, bershalawat bersama hingga ada ajakan mendengarkan ceramah dan kegiatan lain.
DPR Persilakan Masyarakat Sampaikan Masukan Secara Tertulis Soal RUU Perampasan Aset

DPR Persilakan Masyarakat Sampaikan Masukan Secara Tertulis Soal RUU Perampasan Aset

RUU Perampasan Aset disiapkan sebagai landasan hukum yang lebih kuat bagi negara untuk menelusuri, menyita, merampas, hingga mengelola aset yang berkaitan dengan tindak pidana
Kasus Kematian Sutrimo Masih Menunggu Hasil Labfor, Polisi Ungkap Telah Periksa 27 Saksi

Kasus Kematian Sutrimo Masih Menunggu Hasil Labfor, Polisi Ungkap Telah Periksa 27 Saksi

Polisi masih melakukan penyidikan terhadap kasus tewasnya Sutrimo yakni Karumga Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah yang terjadi di depan Mordent Aesthetic Clinic, Jalan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026) lalu.
Idrus Marham Sebut Pengurus Wilayah Jadi Penentu dalam Memilih Pemimpin Terbaik di Muktamar ke-35 NU

Idrus Marham Sebut Pengurus Wilayah Jadi Penentu dalam Memilih Pemimpin Terbaik di Muktamar ke-35 NU

Idrus mengatakan, bahwa saat ini pemimpin yang dibutuhkan oleh Nahdliyin yakni mampu mengakomodasi dinamika yang ada, serta mengikuti perkembangan di masyarakat

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Seorang perwira polisi berinisial EB harus rela kehilangan jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pahandut. 
Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
30 Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 yang Penuh Doa, Bisa Banget untuk Sambutan dan Ceramah

30 Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 yang Penuh Doa, Bisa Banget untuk Sambutan dan Ceramah

Berikut rekomendasi 30 ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi dengan penuh doa untuk bahan sesi sambutan dan ceramah.
Aktor Korea Jang Dong Yoon Akan Menikah Oktober 2026 dengan Aktris Kim Seung Yoon

Aktor Korea Jang Dong Yoon Akan Menikah Oktober 2026 dengan Aktris Kim Seung Yoon

Aktor Korea Jang Dong Yoon akan menikah bulan Oktober 2026 mendatang dengan aktris Kim Seung Yoon.
Selengkapnya

Viral