News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Remaja Alami Pengeroyokan di Depan SPBU Kemayoran, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Video pengeroyokan remaja di kawasan Kemayoran viral di media sosial. Polisi menetapkan dua tersangka usai korban mengalami luka di kepala dan mulut.
Selasa, 26 Mei 2026 - 20:30 WIB
Ilustrasi pengeroyokan
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Aksi pengeroyokan terhadap seorang remaja di kawasan Bungur, Pasar Senen, Jakarta Pusat viral di media sosial setelah video kejadian tersebut beredar luas. Polisi kini telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di depan SPBU wilayah Bungur, Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (24/5/2026). Dalam video yang diunggah akun Instagram @jakpus24jam.id, korban terlihat dipukul dan ditendang oleh sejumlah pria.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban tampak mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan mulut hingga mengeluarkan darah.

Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan pihak kepolisian telah menetapkan dua orang tersangka berdasarkan laporan yang diterima.

Kedua tersangka masing-masing berinisial SS (26) dan ASA (23).

“Berdasarkan laporan polisi yang diterima, pihak kepolisian telah menetapkan dua orang tersangka, yakni berinisial SS (26) dan ASA (23),” kata Roby kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).

Polisi saat ini masih terus melakukan pendalaman terkait keterlibatan pelaku lain dalam insiden pengeroyokan tersebut.

Bermula dari Cekcok dengan Sopir Taksi

Roby menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika rombongan pelaku yang berjumlah empat orang berada di bawah pengaruh minuman keras.

Di saat bersamaan, korban berinisial FMS bersama rekannya EBTW sedang mengendarai sepeda motor untuk mengisi bahan bakar di SPBU kawasan Bungur.

Saat tiba di lokasi, korban melihat seorang sopir taksi tengah terlibat cekcok dengan rombongan pelaku.

“Saat itu korban berinisial FMS bersama rekannya, EBTW, sedang mengendarai motor untuk mengisi bensin. Keduanya melihat seorang sopir taksi tengah terlibat cekcok dengan rombongan pelaku,” ujar Roby.

Melihat keributan tersebut, korban bersama rekannya mencoba melerai pertikaian agar situasi tidak semakin memanas.

Korban Justru Jadi Sasaran Pengeroyokan

Namun upaya melerai itu justru berujung petaka. Rekan korban disebut ditarik dan dipukul oleh dua tersangka, yakni SS dan ASA.

Melihat rekannya dianiaya, korban FMS mencoba membantu. Nahas, korban malah menjadi sasaran pengeroyokan oleh para pelaku.

“Melihat rekannya dianiaya, korban mencoba menghampiri dan membantu, namun nahas ia turut menjadi korban pengeroyokan oleh para pelaku,” terang Roby.

Dalam video yang viral di media sosial, korban terlihat tidak berdaya saat mendapat pukulan dan tendangan dari beberapa orang di lokasi kejadian.

Warga sekitar yang berada di lokasi tampak mencoba melerai keributan tersebut.

Dua Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Usai video pengeroyokan itu viral dan menjadi perhatian publik, kedua tersangka akhirnya menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Roby mengatakan SS dan ASA datang ke kantor polisi pada Selasa (26/5/2026) dini hari.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami kronologi lengkap kejadian serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Selain itu, penyidik juga masih menunggu hasil visum et repertum korban untuk melengkapi proses penyidikan.

Pelaku Terancam Penjara Hingga 7 Tahun

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama atau pengeroyokan.

Mereka terancam hukuman pidana penjara maksimal lima hingga tujuh tahun.

“Saat ini, kepolisian masih melakukan penyidikan lebih lanjut dan menunggu hasil visum et repertum,” jelas Roby.

Kasus pengeroyokan ini menjadi sorotan publik setelah video aksi kekerasan tersebut tersebar luas di media sosial dan memicu perhatian warganet terkait aksi brutal di ruang publik. (ars/nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepercayaan Publik Jadi Penentu Persaingan Fintech Investasi, Ini Hasil Survei Nasional

Kepercayaan Publik Jadi Penentu Persaingan Fintech Investasi, Ini Hasil Survei Nasional

Persaingan di industri fintech investasi semakin ketat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset digital dan layanan keuangan berbasis teknologi.
Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Netizen TikTok menyoroti video viral seorang ibu dengan delapan orang anak yang memprihatinkan. Di sisi lain, bayi bungsunya juga hanya berbobot 2 kilogram.
TNI Kerahkan Dua Helikopter Bell Evakuasi Warga dari Pedalaman Ugimba Papua Tengah

TNI Kerahkan Dua Helikopter Bell Evakuasi Warga dari Pedalaman Ugimba Papua Tengah

Koops TNI Habema mengevakuasi seorang warga lokal dari wilayah Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Minggu (9/8/2026), dengan mengerahkan 2 unit helikopter.
Kenyataan 'Mimpi di Siang Bolong' Milanisti USNI Kala AC Milan Bertanding di SUGBK

Kenyataan 'Mimpi di Siang Bolong' Milanisti USNI Kala AC Milan Bertanding di SUGBK

Sabtu (8/8/2026) menjadi hari yang dinanti para pecinta klub sepakbola asal Italia yakni AC Milan khususnya bagi mereka di Indonesia.
Persib Konfirmasi Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Robert Rene Alberts yang Bikin Maung Bandung Hiasi Daftar Hitam

Persib Konfirmasi Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Robert Rene Alberts yang Bikin Maung Bandung Hiasi Daftar Hitam

PT Persib Bandung Bermartabat mengkonfirmasi bahwa kasus FIFA Registration Ban tidak berhubungan dengan periode terdekat. 
Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Dalam tulisan berjudul Istana Menghormati Marwah Ulama, Gus Miftah menyebut keputusan PBNU menggelar muktamar di Tambakberas merupakan langkah kembali ke akar sejarah NU.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Edisi pertama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan digelar pada jeda internasional FIFA Matchday, September-Oktober 2026 mendatang.  
Selengkapnya

Viral