Pengakuan Selebgram Brunei Woodyrman Saat Lakukan Aksi Brutal Habisi Sesama WNA di Blok M
- Foe Peace Simbolon
Jakarta, tvOnenews.com – Fakta baru terungkap dalam kasus penganiayaan maut yang menewaskan warga negara asing (WNA) Brunei Darussalam berinisial MHF (30) di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Polisi mengungkap tersangka yang merupakan selebgram asal Brunei, Woodyrman alias Mohamad Irman Ali (33), diduga berada dalam pengaruh alkohol saat melakukan aksi brutal terhadap korban.
Tak hanya itu, keributan berdarah tersebut juga disebut dipicu persoalan pribadi antara korban dan pelaku yang ternyata sudah saling mengenal sebelumnya.
Katimsus Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Inspektur Polisi Dua Breggy Yesaya Imanuel mengatakan, pengakuan soal konsumsi minuman keras itu disampaikan langsung oleh tersangka saat diperiksa penyidik.
“Terduga pelaku menyatakan dirinya terpengaruh minuman beralkohol,” kata Breggy kepada wartawan, dikutip Rabu, 27 Mei 2026.
Meski demikian, polisi masih terus mendalami akar persoalan yang memicu cekcok maut tersebut.
“Untuk motif lebih lanjut masih kami dalami. Terlibat cekcok karena persoalan pribadi, karena korban dan pelaku saling kenal,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, kasus ini bermula dari keributan yang terjadi di kawasan Blok M Hub, Melawai, Kebayoran Baru, pada Rabu dini hari, 6 Mei 2026.
Dalam video viral yang beredar di media sosial, korban terlihat terlibat cekcok dengan pelaku sebelum akhirnya terkapar di jalan usai diduga dipukul menggunakan paper bag berisi botol kaca.
Korban sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada 16 Mei 2026.
Polda Metro Jaya kemudian menangkap pelaku berinisial MIA di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin dini hari, 25 Mei 2026.
Polisi juga telah menetapkan selebgram Brunei tersebut sebagai tersangka kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian.
Foe Peace Simbolon/VIVA
Load more