GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istana Bantah Cathlyn Yvaine Gagal Lanjut Seleksi Paskibraka Nasional Gara-gara Rasisme dan Diskriminas

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila bantah gagalnya siswi SMAS Cerdas Bangsa Makassar Cathlyn Yvaine ke seleksi Paskibraka Nasional berkaitan dengan rasisme.
Kamis, 28 Mei 2026 - 10:00 WIB
Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi dan Cathlyn Yvaine
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat membantah keras gagalnya siswi SMAS Cerdas Bangsa Makassar Cathlyn Yvaine ke seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Nasional berkaitan dengan diskriminasi dan rasisme.

Cathlyn gagal lolos seleksi Paskibraka tingkat nasional dan posisinya digantikan peserta lain sebagai wakil dari Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Cathlyn juga diisukan mendapat diskriminasi karena merupakan keturunan Tionghoa.

Situasi ini memicu dugaan adanya ‘peserta titipan’ hingga diwarnai dengan isu diskriminasi dan rasisme di media sosial.

Siswi asal Makassar, Cathlyn Yvaine Lesmana
Siswi asal Makassar, Cathlyn Yvaine Lesmana
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @cathlynlesmana

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi menegaskan tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi dalam proses seleksi Paskibraka tingkat nasional.

Saat ditanya apakah penilaian seleksi mempertimbangkan latar belakang suku, agama, dan ras peserta, Fuad menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu. 

“Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,” kata Fuad dikutip dari keterangan rsminya, pada Kamis (28/5/2026).

Fuad menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. 

Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.

“Penguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,” ujarnya.

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.

"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka," jelasnya. 

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,” katanya.

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Bolehkah Shalat Dhuha di Jam 11 Siang? Simak Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Masih Bolehkah Shalat Dhuha di Jam 11 Siang? Simak Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Perlu diketahui, shalat dhuha menjadi amalan sunnah dalam Islam. Ternyata terbagi tiga waktu, simak penjelasannya.
Empat Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Sugiono Desak PBB Jamin Perlindungan Pasukan Perdamaian

Empat Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Sugiono Desak PBB Jamin Perlindungan Pasukan Perdamaian

Menlu tegaskan perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB harus menjadi kewajiban mutlak komunitas internasional, menyusul gugurnya empat TNI di Lebanon
Baru Gabung Hillstate, Posisi Megawati Hangestri  Sudah Terancam Regulasi Baru, Kok Bisa?

Baru Gabung Hillstate, Posisi Megawati Hangestri Sudah Terancam Regulasi Baru, Kok Bisa?

Kabar kurang menyenangkan datang untuk Megawati Hangestri Pertiwi jelang debutnya bersama Suwon Hyundai Hillstate. Pelatih timnas voli putri mendorong pemain.
Pendiri Ponpes Diamankan, Polresta Pekalongan Buka Posko Pengaduan Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati

Pendiri Ponpes Diamankan, Polresta Pekalongan Buka Posko Pengaduan Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati

Polres Kota Pekalongan mengamankan pendiri Ponpes Padepokan Padang Ati Buaran AKF atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap santriwati.
BNI Distribusikan 1.200 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah Indonesia

BNI Distribusikan 1.200 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah Indonesia

BNI kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat lewat penyaluran 1.200 hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1447 H/2026.
Thom Haye Terima Kabar Buruk di Tengah TC Timnas Indonesia, Harga Pasarannya Justru Merosot usai Antar Persib Juara

Thom Haye Terima Kabar Buruk di Tengah TC Timnas Indonesia, Harga Pasarannya Justru Merosot usai Antar Persib Juara

Harga pasaran Thom Haye justru mengalami penurunan tepat setelah keberhasilannya mengantarkan Persib Bandung menjadi juara Super League. Sang gelandang Timnas Indonesia merupakan salah satu pemain penting Maung Bandung.

Trending

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Megawati Hangestri kembali mendapat pengakuan dunia meski belum menjalani debut di Hyundai Hillstate. Pevoli asal Jember itu kini masuk jajaran pevoli putri.
Peserta Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel Tersingkir oleh ‘Peserta Titipan’, Dugaan Diskriminasi dan Rasisme Mencuat

Peserta Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel Tersingkir oleh ‘Peserta Titipan’, Dugaan Diskriminasi dan Rasisme Mencuat

Siswi Cathlyn Yvaine Lesmana menjadi sorotan publik setelah digadang-gadang sebagai kandidat kuat delegasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026
Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Estafet kepemimpinan di tubuh Polda Maluku Utara resmi berganti. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyambut kedatangan Brigjen Arif Budiman sekaligus melepas Irjen Waris Agono.
Presiden Prabowo Berencana Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Wali Kota Bandung Targetkan Kembalikan Kejayaan 2019

Presiden Prabowo Berencana Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Wali Kota Bandung Targetkan Kembalikan Kejayaan 2019

Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara sebagai bandara komersial berskala luas mendapat respons positif dari Pemerintah Kota Bandung. 
Sapi Kurban di Cilandak Masuk Got Usai Mengamuk, Petugas Damkar Turun Tangan

Sapi Kurban di Cilandak Masuk Got Usai Mengamuk, Petugas Damkar Turun Tangan

Seekor sapi kurban di Jalan Haji Djahawir, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, membuat heboh warga setelah mengamuk dan terperosok ke dalam saluran air pada Rabu (27/5) pagi. 
Selengkapnya

Viral