GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kunker Prabowo ke Luar Negeri Dinilai Perkuat Posisi Geopolitik, Gerindra: Indonesia Dipimpin Patriot

Sugiat menepis anggapan yang menyebut kunjungan luar negeri Presiden hanya memboroskan anggaran negara
Jumat, 29 Mei 2026 - 09:54 WIB
Prabowo bertemu Presiden Perancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, pada Kamis (28/5/2026).
Sumber :
  • BPMI Setpres

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai lawatan Presiden Prabowo Subianto ke sejumlah negara merupakan langkah strategis untuk menjaga keseimbangan geopolitik. Selain itu, kunjungan presiden dinilai memperkuat kepentingan nasional Indonesia di tengah dinamika global.

Sugiat menepis anggapan yang menyebut kunjungan luar negeri Presiden hanya memboroskan anggaran negara. Ia menyebut pandangan tersebut terlalu sempit dan tidak melihat dampak jangka panjang dari diplomasi yang dijalankan pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indonesia sedang dipimpin oleh seorang patriot yang tahu persis bagaimana cara memenangkan kepentingan nasional di luar negeri," kata Sugiat.

Menurut dia, kunjungan Prabowo bukan sekadar agenda seremonial antarnegara. Melainkan bagian dari strategi besar untuk mengubah potensi sumber daya nasional, terutama komoditas nikel, menjadi peluang investasi dan penguatan posisi Indonesia di tingkat internasional.

"Indonesia tidak sekadar berkunjung. Pak Prabowo sedang mengonversi keunggulan komoditas nikel dan posisi geopolitik kita menjadi investasi nyata dan benteng keamanan sebelum jendela peluang global ini tertutup," ujar Sugiat yang juga Juru bicara Partai Gerindra.

Sugiat menjelaskan pendekatan politik luar negeri yang diterapkan Prabowo mengedepankan diplomasi ofensif. 

Strategi tersebut dinilai penting agar Indonesia dapat lebih aktif menentukan arah kerja sama internasional serta menjaga kepentingan nasional di tengah berbagai tantangan global.

Ia mengatakan diplomasi ofensif dilakukan bukan hanya untuk merespons situasi internasional, tetapi juga sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi krisis.

 Melalui pendekatan itu, Indonesia disebut berupaya membangun aliansi strategis dan memperkuat posisi tawar dalam berbagai negosiasi internasional.

"Prabowo melangkah lebih awal sebelum didikte oleh negara lain. Dia mengambil posisi tegas dalam menyatakan kedaulatan, posisi politik, dan membela warga negaranya dengan terukur," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam agenda kunjungan akhir Mei 2026, Presiden Prabowo diketahui mendatangi tiga negara di Eropa, yakni Prancis, Austria, dan Hungaria. Sugiat menyebut ketiga negara tersebut memiliki nilai strategis bagi kepentingan Indonesia, baik di bidang ekonomi, pertahanan, maupun hubungan geopolitik.

Ia juga menilai tidak tepat apabila perjalanan Presiden hanya dihitung dari besarnya biaya operasional atau tiket pesawat. Menurut dia, manfaat yang diperoleh Indonesia dari kerja sama internasional jauh lebih besar dibanding biaya perjalanan tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Latihan MotoGP Italia 2026: Kembali Jadi yang Tercepat, Fabio di Giannantonio Sapu Bersih Kemenangan di Hari Pertama

Hasil Latihan MotoGP Italia 2026: Kembali Jadi yang Tercepat, Fabio di Giannantonio Sapu Bersih Kemenangan di Hari Pertama

Hasil Latihan MotoGP Italia 2026 dimana Fabio Di Giannantonio kembali tampil impresif pada hari pertama yang berlangsung di Sirkuit Mugello pada Jumat 29 Mei.
Tekan Urbanisasi dan Kesan Kumuh, Wamen PKP Fahri Hamzah Usul Konsep Permukiman Vertikal di Kota Yogyakarta

Tekan Urbanisasi dan Kesan Kumuh, Wamen PKP Fahri Hamzah Usul Konsep Permukiman Vertikal di Kota Yogyakarta

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Fahri Hamzah mengusulkan konsep permukiman vertikal di Kota Yogyakarta untuk mengantisipasi dampak urbanisasi dan menekan kesan kumuh di wilayah perkotaan.
Bukan Megawati Hangestri?! Hyundai Hillstate Ternyata Lebih Dulu Kejar Vanja Bukilic, Ini Alasan Akhirnya Pilih Megatron

Bukan Megawati Hangestri?! Hyundai Hillstate Ternyata Lebih Dulu Kejar Vanja Bukilic, Ini Alasan Akhirnya Pilih Megatron

Hyundai Hillstate sebenarnya telah menyiapkan beberapa kandidat sebelum akhirnya mengunci transfer Megawati Hangestri. Salah satunya Vanja Bukilic yang jadi
TRENDING: Dedi Mulyadi Mau Terapkan Jalan di Jabar Berbayar, hingga Pelatih Korea Bikin Nasib Megawati Hangestri Terancam

TRENDING: Dedi Mulyadi Mau Terapkan Jalan di Jabar Berbayar, hingga Pelatih Korea Bikin Nasib Megawati Hangestri Terancam

Sejumlah kabar besar tengah ramai menjadi perhatian publik. Mulai dari kebijakan Dedi Mulyadi, nasib Megawati Hangestri di V-League, hingga Timnas Indonesia.
Hari Anti Tambang, Warga Pati Demo Tolak Tambang di Kawasan Pegunungan Kendeng

Hari Anti Tambang, Warga Pati Demo Tolak Tambang di Kawasan Pegunungan Kendeng

Ratusan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi demonstrasi memperingati Hari Anti Tambang, Jumat (29/5/2026).
Pemkot Yogyakarta Bakal Hapus Bertahap Bentor, Prioritaskan Becak Listrik di Kawasan Malioboro

Pemkot Yogyakarta Bakal Hapus Bertahap Bentor, Prioritaskan Becak Listrik di Kawasan Malioboro

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bakal menghapus moda transportasi becak motor (bentor) secara bertahap dan menggantikannya dengan becak listrik. 

Trending

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Belakangan ini, sebagian publik dikejutkan dengan viralnya di media sosial, terkait jual daging kurban di media sosial. Sontak, insiden itu memicu komentar
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tidak hanya Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman yang angkat bicara soal pembelian hewan kurban Presiden Prabowo Subianto menggunakan APBN. Namun, DPP IMM ikut
Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Tangerang resmi meraih predikat Akreditasi UNGGUL berdasarkan Keputusan Dewan Eksekutif LAMSPAK Nomor 156/AK.03.05/2026 tanggal 25 Mei 2026.
Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

John Herdman membuat salah satu media Vietnam mulai khawatir dengan kekuatan timnasnya. Pasalnya, Herdman memanggil pemain-pemain andalan ke Timnas Indonesia.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Selengkapnya

Viral