News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mendes Pastikan 20 Persen Keuntungan dari Kopdes Merah Putih Bakal Jadi Pendapatan Asli Desa

Mendes PDT Yandri Susanto menyampaikan 20 persen keuntungan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan dialokasikan menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes).
Kamis, 16 Juli 2026 - 07:48 WIB
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto
Sumber :
  • tvOne - m mahrus

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyampaikan 20 persen keuntungan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan dialokasikan menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes).

Yandri menjelaskan pembentukan KDKMP diarahkan untuk memperkuat perekonomian desa sehingga keberhasilan dari program tersebut diyakini akan memberikan manfaat langsung untuk pemerintah desa melalui pembagian hasil usaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti kalau sudah jalan, kami pasti akan maksimalkan fungsinya melalui potensi desa masing-masing. Apalagi yang dipakai kan Dana Desa, dan apalagi nanti dari keuntungan itu, ada 20 persen dari Kopdes (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, red.) itu akan menjadi Pendapatan Asli Desa," kata Mendes PDT Yandri Susanto saat jumpa pers setelah mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (15/7) malam.

Presiden Prabowo Subianto pada Rabu sore sampai dengan malam hari memimpin rapat terbatas membahas dua agenda utama, yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Rapat itu diikuti oleh sejumlah menteri, pimpinan lembaga, Panglima TNI, dan direktur utama beberapa BUMN. Rapat tersebut berlangsung selama kurang lebih 4 jam.

Terkait kebermanfaatan KDKMP untuk desa, Yandri melanjutkan pemerintah desa berkepentingan untuk ikut memastikan keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"Jadi, pemerintah desa dengan segala unsurnya punya kepentingan Kopdes ini berhasil dan sukses, karena ada efek positifnya kepada desa, termasuk sisa (alokasi keuntungan, red.) yang 80 persen akan kembali ke rakyat di desa itu," ujar Yandri.

Dalam jumpa pers yang sama, Yandri menyampaikan ke depan potensi tiap desa akan dimaksimalkan melalui KDKMP. Jumlah desa saat ini ada sebanyak 75.266 desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Para petani sesuai dengan potensi desa masing-masing, karena jumlah desa banyak sekali 75.266 dengan berbagai potensi yang ada, tentu nanti masing-masing Kopdes akan bekerja sama dengan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa, red.) memastikan semua produk desa itu sesuai dengan potensinya, akan dipastikan bisa mendapatkan manfaat bagi para penduduk desa," kata Yandri.

Terkait itu, sejauh ini, Kementerian Desa juga telah mengembangkan desa-desa tematik yang memiliki keunggulan di beberapa sektor, misalnya produksi jagung, ikan, dan komoditas lainnya. "Ada desa jagung, ada desa padi, ada juga desa ikan nila, desa ikan lele, desa cokelat, dan desa-desa lain. Nah ini nanti tetap Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi offtaker-nya bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa," ujar Mendes PDT. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah

Trending

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Selengkapnya

Viral