PBNU Sebut Sapi yang Dibeli Prabowo Pakai APBN Bukan Kurban: Termasuk Sedekah, Jangan Salah Kaprah
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Katib Syuriyah PBNU Ikhsan Abdullah menyoroti penggunaan APBN untuk membeli sapi kurban yang dibagikan Presiden Prabowo Subianto pada momentum Idul Adha 2026.
Menurutnya, hewan yang dibeli memakai anggaran negara lebih tepat disebut sedekah ketimbang kurban dalam pengertian syariat.
Diketahui, Prabowo menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi ke seluruh provinsi, kabupaten/kota, serta sejumlah lembaga sosial di Indonesia. Program tersebut menggunakan dana Bantuan Presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN dengan total anggaran mencapai Rp100 miliar.
Penggunaan dana APBN untuk pengadaan hewan kurban kemudian memunculkan perdebatan di tengah masyarakat. Sebagian pihak mempertanyakan status ibadah kurban apabila pembiayaannya tidak berasal dari dana pribadi.
Ikhan menjelaskan, kurban secara syariat memiliki ketentuan tersendiri, salah satunya harus menggunakan harta milik pribadi.
"Sebagai presiden kan biasanya ada tuh tradisi sumbangan kurban presiden ya kan, yang berasal dari entah enggak tahu kita dari mana, APBN atau apa ya itu kurbannya, berarti bukan masuk kurban dalam arti syari tapi dia sedekah," jelasnya, Jumat (29/5/2026).
Ia kembali menegaskan bahwa apabila sumber dana berasal dari negara, maka statusnya bukan kurban dalam konteks ibadah personal.
"Jadi intinya gini, kalau itu bukan dari harta pribadi, uang pribadi ya berarti jatuhnya bukan kurban, tetapi jatuhnya sedekah. Karena kurban itu ada tuntunan syariahnya, yaitu harus dari uang pribadi. Uang atau harta pribadi yang dikurbankan dengan ikhlas," sambung Ikhsan.
Meski demikian, Ikhsan menyebut penggunaan dana Banpres untuk membeli sapi dan dibagikan kepada masyarakat bukanlah sesuatu yang keliru. Namun, menurut dia, publik perlu diberikan pemahaman agar tidak salah menafsirkan istilah kurban tersebut.
"Jadi masyarakat supaya di-educate nih mulai sekarang, jangan sampai nanti salah kaprah. Jadi masyarakat paham bahwa kurbannya Pak Prabowo sesungguhnya bukan kurban, tetapi ambil dana Banpres untuk beli hewan kurban dibagikan," ujarnya.
"Jadi sedekah dari Banpres, dari anggaran negara, jadi bukan kurban, nanti kalau enggak di-educate itu masyarakat kasihan loh. Kalau sumbernya dari APBN berarti bukan kurban," tegas Ikhsan.
Load more