News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Long Weekend Idul Adha-Hari Pancasila, KAI Layani 1,2 Juta Penumpang dalam Sepekan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket kereta api telah menembus 1,2 juta perjalanan pada musim libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah ini.
Minggu, 31 Mei 2026 - 10:59 WIB
Ilustrasi - Pemilir berjalan di peron kereta api setibanya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (24/3).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah yang berlanjut hingga Hari Lahir Pancasila memicu lonjakan besar mobilitas masyarakat. 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket kereta api telah menembus 1,2 juta perjalanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga Sabtu (30/5/2026) pukul 10.00 WIB, penjualan tiket untuk periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026 telah mencapai 1.215.456 tiket. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 736.819 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api pada empat hari pertama masa long weekend, yakni 26–29 Mei 2026.

Vice President Corporate Communication PT KAI Anne Purba mengatakan, tren tersebut menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel.

“Kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel terus tumbuh. Kereta api menjadi pilihan perjalanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan akses yang mudah, waktu tempuh yang terukur, serta kenyamanan selama perjalanan,” ujar Anne.

Berbeda dengan pola libur pada tahun-tahun sebelumnya yang biasanya terkonsentrasi pada satu atau dua hari tertentu, arus perjalanan kali ini tersebar lebih merata sepanjang masa liburan.

Data KAI menunjukkan puncak perjalanan terjadi pada 26 Mei 2026 dengan 214.349 pelanggan. Namun, volume penumpang tetap tinggi pada hari-hari berikutnya.

Pada 27 Mei tercatat 155.110 pelanggan, kemudian meningkat menjadi 175.526 pelanggan pada 28 Mei dan 191.834 pelanggan pada 29 Mei. Sementara pada 30 Mei, jumlah pelanggan diproyeksikan mencapai 178.294 orang.

Adapun untuk dua hari terakhir masa libur, yakni 31 Mei dan 1 Juni 2026, masing-masing tercatat 150.479 pelanggan dan 149.864 pelanggan.

Tingginya mobilitas juga terlihat dari kepadatan sejumlah stasiun utama. Stasiun Pasar Senen masih menjadi titik keberangkatan paling sibuk dengan 84.578 pelanggan, disusul Stasiun Gambir sebanyak 73.532 pelanggan dan Stasiun Yogyakarta dengan 68.951 pelanggan.

Selanjutnya Stasiun Semarang Tawang melayani 47.628 pelanggan, Stasiun Bandung 39.727 pelanggan, Stasiun Surabaya Gubeng 39.094 pelanggan, Stasiun Surabaya Pasarturi 37.837 pelanggan, Stasiun Purwokerto 37.268 pelanggan, Stasiun Semarang Poncol 35.712 pelanggan, serta Stasiun Solo Balapan sebanyak 33.861 pelanggan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jakarta masih menjadi pusat keberangkatan terbesar karena perannya sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi nasional, sementara Yogyakarta, Bandung, Semarang, Solo, Purwokerto, dan Surabaya tetap menjadi magnet perjalanan masyarakat.

KAI menilai tingginya arus perjalanan selama long weekend tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi daerah tujuan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Terbaru Abu Vulkanik Anak Krakatau, BMKG Ungkap Kondisinya Hari Ini

Kabar Terbaru Abu Vulkanik Anak Krakatau, BMKG Ungkap Kondisinya Hari Ini

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan Gunung Lewotolo tidak lagi terdeteksi dalam pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kamis, 10 September 2026.
Debut di Asian Games 2026, Mediol Yoku Siap Tempur Bersama Timnas Voli Putri Indonesia

Debut di Asian Games 2026, Mediol Yoku Siap Tempur Bersama Timnas Voli Putri Indonesia

Mediol Yoku mengaku siap tempur saat debut bersama Timnas Voli Putri Indonesia pada Asian Games 2026. Pevoli asal Papua tersebut ingin membuktikan dirinya di panggung internasional setelah sebelumnya meraih dua medali perunggu SEA Games.
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bikin Masker Diburu, Polda Metro Jaya Siapkan Langkah Tegas

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bikin Masker Diburu, Polda Metro Jaya Siapkan Langkah Tegas

Permintaan masker meningkat di tengah menyebarnya abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau
Tolak Autopsi, Pihak Keluarga Minta Kasus Kematian Fajar Sahrudin Tidak Diperpanjang

Tolak Autopsi, Pihak Keluarga Minta Kasus Kematian Fajar Sahrudin Tidak Diperpanjang

Pihak keluarga yang diwakili oleh kakak menolak pengajuan proses autopsi dari kepolisian kepada jasad Fajar Sahrudin lantaran tak ingin kasus ini diperpanjang.
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
FS Dikenal Rajin Berdonasi, Organisasi yang Menerima Bantuan Mengucapkan Turut Berduka ke Keluarga Fajar Sahrudin

FS Dikenal Rajin Berdonasi, Organisasi yang Menerima Bantuan Mengucapkan Turut Berduka ke Keluarga Fajar Sahrudin

Kapolsek Metro Tanah Abang menyampaikan kalau kabar meninggalnya Fajar Sahrudin (FS) benar adanya. Berikut respons keluarga terdekat dan salah satu organisasi.

Trending

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Pemerintah menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk mengoptimalkan pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk dalam penyaluran barang bersubsidi dan mendukung sistem logistik nasional.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral