News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Jebol Rp18.000 per Dolar AS, Mendag Budi Santoso: Kesempatan Ekspor Kita Makin Bagus

Di tengah kekhawatiran pasar setelah nilai tukar rupiah menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso justru melihat peluang baru
Kamis, 4 Juni 2026 - 14:52 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Di tengah kekhawatiran pasar setelah nilai tukar rupiah menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso justru melihat peluang baru bagi kinerja ekspor Indonesia. 

Pemerintah bahkan mulai menyiapkan alternatif transaksi perdagangan menggunakan skema barter untuk memperkuat hubungan dagang dengan negara mitra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai tukar rupiah diketahui sempat menyentuh level Rp18.013 per dolar AS dalam perdagangan 24 jam terakhir sebelum berada di posisi Rp18.001 per dolar AS pada Kamis (4/6/2026) pagi. 

Namun, Budi menilai kondisi tersebut tidak sepenuhnya buruk bagi Indonesia, terutama bagi sektor ekspor yang justru berpotensi memperoleh keuntungan dari melemahnya mata uang domestik.

“Nah sekarang gini ya, sekarang ini kalau kalau kami kan dikait-kaitannya dengan ekspor. Ya ini sebenarnya ketika kita juga harus bisa ya ada apa namanya strategi kita ya. Kalau sekarang ini sebenarnya kesempatan ekspor kita makin bagus,” kata Budi Santoso di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, pelemahan rupiah membuat produk Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar internasional. Karena itu, pemerintah berupaya memanfaatkan momentum tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekspor yang hingga kini masih menunjukkan tren positif.

“Artinya sebenarnya kita kondisi kondisinya masih bagus dengan kondisi sekarang ekspor kita tetap tetap naik ya tetap naik 5,48 persen,” ujarnya.

Tak hanya mengandalkan mekanisme perdagangan konvensional, Kementerian Perdagangan juga mulai menjajaki alternatif transaksi yang dinilai mampu mengurangi tekanan akibat gejolak nilai tukar, yakni melalui skema barter.

Budi mengungkapkan bahwa gagasan tersebut muncul setelah pertemuannya dengan pelaku usaha dari Filipina dalam forum KTT ASEAN ke-48. Menurutnya, kondisi nilai tukar yang sama-sama menghadapi tekanan mendorong kedua pihak mencari pola transaksi yang lebih fleksibel.

“Nah yang kedua kita juga ada alternatif misalnya pakai barter. Ya nanti tanggal 12 ya, tanggal 12 April kita ketemu dengan Filipina, pengusaha Filipina,” katanya.

Ia menjelaskan, salah satu importir besar dari Filipina yang selama ini membeli produk Indonesia mengusulkan penggunaan sistem barter sebagai solusi atas tantangan nilai tukar yang tengah dihadapi kedua negara.

“Jadi waktu kemarin waktu acara ASEAN kami ketemu salah satu pengusaha dari Filipina dia impor barang kita selama ini, dan ini untuk karena di Filipina kan juga nilai tukarnya kan juga lagi kurang bagus,” ujar Budi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FPTI Pasang Target Tinggi, Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik 2 Medali Emas di Asian Games 2026

FPTI Pasang Target Tinggi, Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik 2 Medali Emas di Asian Games 2026

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) memasang target tinggi untuk Asian Games 2026. Timnas Panjat Tebing Indonesia membidik sedikitnya tiga medali, termasuk dua emas.
Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Seorang anggota DPRD DI Yogyakarta mengaku terkejut setelah mengetahui namanya tercatat dalam desil empat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Kementerian Kehutanan berhasil mengamankan DPO pemodal illegal logging yang sudah tiga bulan menjadi buronan.
6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

Aktivitas enam gunung api di Indonesia yang mengalami erupsi dalam waktu berdekatan sempat memunculkan dugaan adanya teori konspirasi.
Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menilai data desil belum selalu menggambarkan kondisi ekonomi warga di lapangan.
Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Istri Bupati dimintai keterangan KPK soal dugaan penyiapan uang yang diamankan pada saat peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Anom Widyantoro.

Trending

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Selengkapnya

Viral