Kepala BGN Ungkap Efisiensi Anggaran Tetap Berjalan, Sasaran Makan Bergizi Gratis Tak Akan Berkurang
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang buka suara soal rencana selanjutnya usai kantornya digeledah Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi.
Dia mengatakan lembaganya akan melakukan efisiensi anggaran lagi, meskipun sebelumnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami concern hal pertama yang kami lakukan adalah untuk melakukan efisiensi anggaran,” kata Nanik di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6).
“Sehingga meskipun sekarang sudah dipotong, tinggal Rp268 (triliun), kami berharap masih bisa menurunkan lagi, namun tidak mengurangi sasaran,” tambahnya.
Diketahui, Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Rabu (3/6).
Berdasarkan pantauan tvOnenews.com, terlihat Dadan keluar dari Gedung Kejaksaan Agung sekitar pukul 17.11 WIB, menggunakan rompi tahanan warna pink.
Terlihat Dadan digelandang menuju mobil tahanan dengan didampingi oleh tim penyidik Kejagung.
Tampak tangan Dadan dipasang menggunakan borgol. Sementara itu, Dadan tidak mengeluarkan kata sepatah kata pun.
Selanjutnya, Dadan masuk ke dalam mobil tahanan dan dibawa keluar oleh tim Kejagung.
Tak lama setelahnya, terlihat mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sanjaya dan Lodewyk Pusung keluar juga keluar dari dari Gedung Kejagung, menggunakan rompi tahanan.
Keduanya juga terlihat diborgol dan keduanya langsung dibawa ke dalam mobil tahanan Kejagung. (saa/dpi)
Load more