News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jokowi Berkomentar soal Pleidoi Nadiem Makarim: Orang Baik

Terkait pleidoi mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim di kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan CDM. Ternyata mendapat perhatian dan komentar Jokowi
Jumat, 5 Juni 2026 - 18:41 WIB
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Kamis (12/2/2026)
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Terkait pleidoi mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim di kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Ternyata mendapat perhatian dan komentar dari sejumlah elite politik hingga mantan Presiden ke-7, Jokowi.

Bahkan mantan Walikota Solo itu menanggapi soal namanya yang beberapa kali disebut dalam sidang Nadiem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya, yang saya tahu, Menteri Nadiem Makarim orang baik," ungkap Jokowi seperti dikutip pada Jumat (5/6/2026).

Bahkan, ayah Wapres Gibran itu  menghormati semua proses hukum yang berjalan. 

Termasuk Nadiem yang sempat mengucapkan terima kasih kepada para Kepala Negara termasuk ke dirinya dan Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Ya, itu proses hukum," ucapnya.

Mengenai namanya yang sering disebut Nadiem di persidangan bahwa pengadaan laptop tersebut sesuai arahan Presiden terkait digitalisasi pendidikan, Jokowi menegaskan bahwa seluruh kebijakan maupun program yang dijalankan oleh menteri memang bersumber dari arahan Presiden.

"Ya, semua kebijakan, semua program, memang semuanya dari Presiden," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Nadiem Makarim membacakan nota pembelaan atau pledoi kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Nadiem merasa tidak bersalah dalam kasus ini.

Pledoi dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026). 

Nadiem awalnya menyebut pengadaan Chromebook menghemat pengeluaran negara Rp 3,9 triliun.

Selain itu,  ia menceritakan fakta-fakta mencengangkan terkait kondisi dirinya saat di balik jeruji besi saat membacakan nota pembelaan (pleidoi) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Dalam persidangan, Nadiem ceritakan kondisi psikologisnya saat awal penahanan karena harus ditempatkan di dalam ruang isolasi. 

Bahkan Nadiem mengaku seolah dunia terasa seperti berakhir.

"Di awal masa tahanan, dunia terasa seperti berakhir. Saya sendirian dalam kurungan isolasi, seolah dibuang begitu saja," cerita Nadiem saat membacakan pleidoinya.

Selain itu, ia akui, dirinya kerap berhalusinasi dan berharap hal yang menimpanya hanyalah mimpi semata.

"Kadang kala saya terbangun tengah malam di rumah tahanan, dan untuk sekejap, saya mengira bahwa ini hanya mimpi buruk, dan sebentar lagi akan dibangunkan istri saya. Tapi yang saya lihat justru jeruji besi," sambungnya.

Dari kondisi yang menekan itu, Nadiem menuturkan bahwa dirinya mendapat banyak pelajaran, mulai dari melatih kesabaran hingga memasrahkan diri kepada Tuhan.

"Tetapi melalui pengalaman pahit ini saya mendapatkan banyak pembelajaran. Saat kebebasan dirampas, tidak ada tempat lain bertualang kecuali ke dalam diri kita sendiri. Saya belajar untuk bersabar, suatu hal yang sulit untuk saya. Saya belajar untuk memasrahkan diri kepada Allah di saat yang tergelap. Dan dengan jalannya waktu, perlahan-lahan, saya belajar untuk mengheningkan pikiran saya," jelas Nadiem.

Nadiem menyebut bahwa penderitaan terberat di dalam penjara bukanlah hilangnya kebebasan fisik, melainkan ketidakpastian nasib yang terus membebaninya.

"Bagi yang belum mengalami penjara, penyiksaan terbesar bukanlah dirampasnya kebebasan, tetapi ketidakpastian yang menghantui pikiran kita dari pagi sampai malam. Bagaimana keluarga saya? Apakah yang akan terjadi besok? Apakah dunia mengetahui apa yang sebenarnya terjadi? Penjara di dalam kepala kita jauh lebih menyakiti dari jeruji besi yang mengunci kita," jelasnya.

Di akhir, Nadiem mengaku dan meyakini bahwa pengalaman penahanan tersebut adalah kesempatan untuk menemukan harapan baru dalam dirinya.

"Tetapi di dalam kegelapan itulah saya menemukan cahaya baru di dalam diri saya. Penjara melatih saya untuk bisa beriman dalam ketidakpastian. Karena itu, saya dapat berdiri pada hari ini, tanpa rasa takut, siap menghadapi apa pun yang Allah akan berikan kepada saya," pungkas Nadiem. (aag)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Bersiaplah! 5 Zodiak Paling Beruntung dalam Pekerjaan Oktober 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Promosi

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung dalam karier atau pekerjaan bulan Oktober 2026: Ada yang berpeluang dapat promosi. Zodiakmu termasuk?
Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Tak Cuma Back to Back medali Emas di Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah Juga Berhasil Pecahkan Dua Rekor Dunia

Rahmat Erwin Abdullah kembali mengharumkan nama Indonesia setelah merebut medali emas dari cabor angkat besi di Asian Games 2026 pada hari Sabtu 26 September.
Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat, salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, tiba di kampung halamannya di Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu (26/9).
Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral