News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Sampaikan Urgensi Revisi UU Pangan, Teknologi Pertanian Dinilai Sudah Berkembang Sangat Cepat

Perubahan di sektor pertanian, teknologi, dan konsumsi pangan yang berlangsung jauh lebih cepat, dinilai menjadi alasan agar Revisi UU Pangan segera dilakukan.
Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:42 WIB
Ilustrasi alat dan mesin pertanian (alsintan).
Sumber :
  • Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menekankan pentingnya revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan agar selaras dengan perkembangan teknologi pertanian dan kebutuhan pangan nasional saat ini.

Menurut Firman, UU Pangan yang telah berlaku lebih dari satu dekade tersebut perlu diperbarui. Bukan tanpa sebab, alasannya karena saat ini perubahan di sektor pertanian, teknologi, dan konsumsi pangan berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan saat undang-undang itu pertama kali disusun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Undang-undang ini memang harus segera dilakukan penyesuaian karena ketika undang-undang kita susun, pergerakan terhadap alih teknologi pertanian belum secepat ini,” ujarnya usai Kunjungan Kerja Panja Penyusunan RUU Pangan Komisi IV DPR RI di Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (5/6/2026).

Melansir Parlementaria, Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III itu menegaskan bahwa kebijakan pangan nasional tidak boleh hanya berfokus pada beras.

Menurutnya, konsep pangan harus mencakup berbagai sumber hayati lain yang tersedia di berbagai daerah di Indonesia.

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Firman Soebagyo
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Firman Soebagyo
Sumber :
  • Tim tvOne

Politisi Golkar ini menilai potensi pangan lokal perlu mendapat perhatian lebih besar untuk mendukung ketahanan dan diversifikasi pangan nasional. Sebagai contoh, sagu dan sorgum dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai alternatif sumber pangan masa depan.

Firman menyebut sorgum memiliki nilai strategis karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan alternatif, termasuk sebagai pengganti gandum yang selama ini masih banyak diimpor.

“Pertanian atau pangan itu tidak hanya bicara beras, tapi juga sumber hayati lainnya. Kita harus mulai mengedepankan kearifan lokal seperti sagu, dan juga pengembangan sorgum,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan program diversifikasi pangan menjadi semakin penting mengingat kebutuhan gandum nasional masih bergantung pada impor dalam jumlah besar.

Karena itu, Rancangan Undang-Undang Pangan diharapkan mampu mendorong pengembangan komoditas lokal, termasuk sorgum, guna memperkuat kemandirian pangan Indonesia.

Firman juga memberikan apresiasi terhadap upaya pemerintah dalam mempercepat pencapaian swasembada pangan. Menurutnya, keberhasilan menekan impor beras menunjukkan bahwa target swasembada dapat dicapai melalui kebijakan yang konsisten dan dukungan pemerintah yang kuat.

“Saya memberikan apresiasi kepada pemerintah bahwa target swasembada pangan yang ditargetkan 2027 dan 2025 sudah tercapai. Akhirnya kita tidak impor beras,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan sektor pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi beras semata.

Faktor pendukung produksi, seperti ketersediaan pupuk dan bahan baku pupuk, juga memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Firman mencontohkan kondisi geopolitik global, termasuk konflik internasional dan kenaikan harga energi, yang dapat memengaruhi pasokan bahan baku pupuk serta meningkatkan biaya produksi pertanian.

“Pupuk ini tadi saya sampaikan bahwa pengalaman kita sekarang dengan adanya perang kesulitan untuk mendapatkan bahan baku. Harga gas naik, harga bahan baku juga cukup mahal, dan ini bisa memengaruhi,” ungkap politisi Fraksi Partai Golongan Karya tersebut.

Selain itu, ia mendorong agar revisi UU Pangan turut mengakomodasi perkembangan teknologi pertanian secara menyeluruh. Teknologi yang dimaksud tidak hanya mencakup penggunaan alat dan mesin pertanian, tetapi juga inovasi dalam sistem pemupukan dan peningkatan produktivitas lahan.

Menurutnya, penerapan pupuk organik seperti yang dilakukan sejumlah negara dapat menjadi salah satu contoh pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan hasil produksi pertanian secara berkelanjutan.

“Teknologi tidak hanya mesin atau alat-alat pertanian, tapi juga teknologi penggunaan pupuk. Seperti di Vietnam, pupuk organik juga digunakan untuk meningkatkan produksi. Ini juga bagian dari teknologi,” ujarnya.

Firman berharap revisi UU Pangan dapat melahirkan regulasi yang adaptif, berorientasi jangka panjang, dan mampu menjawab berbagai tantangan pangan di masa mendatang.

“Undang-undang ini harus betul-betul revolusioner, sehingga tidak hanya berlaku untuk 10 atau 15 tahun, tetapi bisa dan dimanfaatkan sepanjang masa,” pungkasnya. (rpi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ARF: Golkar Apresiasi Kebijakan Bahlil Impor BBM yang Optimal

ARF: Golkar Apresiasi Kebijakan Bahlil Impor BBM yang Optimal

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menyambut positif langkah tegas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, terkait tata kelola pengadaan energi. 
Wamen Kemendes PDT Ahmad Riza Patria : Kolaborasi Swasta Kunci Wujudkan Desa Mandiri dan Sejahtera

Wamen Kemendes PDT Ahmad Riza Patria : Kolaborasi Swasta Kunci Wujudkan Desa Mandiri dan Sejahtera

Penganugerahan CSR dan Pembangunan Desa Berkelanjutan Awards 2026 yang digelar atas kerja sama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dengan Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF).
Komnas Perempuan Catat 225 Kasus Pemaksaan Aborsi 2021-2025, 90,7 Persen Pelaku Pasangan Intim

Komnas Perempuan Catat 225 Kasus Pemaksaan Aborsi 2021-2025, 90,7 Persen Pelaku Pasangan Intim

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat bahwa ada sedikitnya 225 kasus pemaksaan aborsi sepanjang 2021 - 2025. Komnas
Kabar Duka, Ibunda Ferdy Sambo Meninggal Dunia: Putri Candrawathi Tulis Pesan Haru  ​​​​​​

Kabar Duka, Ibunda Ferdy Sambo Meninggal Dunia: Putri Candrawathi Tulis Pesan Haru ​​​​​​

Kabar duka menyelimuti keluarga mantan Kepala Divisi Propam Polri, Ferdy Sambo. Sang ibunda tercinta, Oma Ridha Sambo, dilaporkan meninggal dunia pada Senin ...
Pindah dari Red Sparks ke Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur dari Pevoli Senior

Pindah dari Red Sparks ke Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur dari Pevoli Senior

Pindah dari Red Sparks ke Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri dapat penilaian jujur dari pemain veteran V-League. Kim Hee-jin bicara soal sikap Megatron.
Tim Ekspedisi Patriot Dekatkan Sumber Air bagi Warga di Papua Barat, Kini Tak Perlu Berjalan Jauh ke Sungai

Tim Ekspedisi Patriot Dekatkan Sumber Air bagi Warga di Papua Barat, Kini Tak Perlu Berjalan Jauh ke Sungai

Sumur bor yang dihadirkan Tim Ekspedisi Patriot akhirnya membantu warga Kampung Bowi Subur, Manokwari. Warga tak lagi berjalan jauh ke sungai untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Trending

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Megawati Hangestri di musim ketiga hingga wejangan para seniornya.
Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Siap-siap ketiban hoki! 5 zodiak ini diprediksi beruntung soal karier besok, 29 September 2026. Ada yang dapat peluang, perhatian, hingga kepercayaan!
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Selengkapnya

Viral