News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Pesta Gay di Tempat Hiburan Malam Karawang, Polisi Tetapkan 3 Orang Jadi Tersangka

Kasus video viral yang diduga memperlihatkan pesta gay di salah satu tempat hiburan malam di Karawang, memasuki babak baru
Selasa, 9 Juni 2026 - 15:44 WIB
Ilustrasi LGBT
Sumber :
  • pixabay

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus video viral yang diduga memperlihatkan pesta gay di salah satu tempat hiburan malam di Karawang, memasuki babak baru. Polisi kini telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus yang sempat menyita perhatian publik tersebut.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik Polres Karawang melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari pemeriksaan lokasi kejadian hingga meminta keterangan sejumlah saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka masing-masing berinisial SA, RD, dan DD. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat (Jabar), Komisaris Besar Polisi Hendra Rochmawan, mengatakan proses penyidikan dilakukan untuk mendalami dugaan pelanggaran hukum yang terekam dalam video yang beredar luas di media sosial.

"Video yang beredar luas di media sosial tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik dan mendorong aparat kepolisian untuk melakukan pendalaman guna memastikan dugaan pelanggaran hukum yang terjadi," ujarnya, Selasa, 9 Juni 2026.

Dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa tujuh orang saksi. Penyidik juga berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait penerapan pasal yang akan dikenakan kepada para tersangka.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 406 dan Pasal 414 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Atas perbuatannya, mereka terancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Di sisi lain, kasus tersebut turut mendapat perhatian dari Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM itu menyatakan mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar juga disebut tengah menyiapkan langkah lanjutan berupa pendampingan dan pembinaan.

"Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menyiapkan pendampingan serta mencari lembaga yang akan memberikan pembinaan bagi kelompok LGBT di wilayah Jawa Barat," katanya.

Hingga kini, penyidik masih terus melengkapi berkas perkara dan mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam kasus tersebut.

Sebelumnya di beritakan, video yang memperlihatkan sejumlah pria berjoget sambil berpelukan dan menunjukkan kemesraan di sebuah tempat hiburan malam di Karawang belakangan menjadi viral di media sosial. Rekaman tersebut memicu beragam spekulasi dari warganet, termasuk dugaan adanya pesta sesama jenis yang berlangsung di lokasi tersebut.

Di tengah ramainya perbincangan publik, manajemen Theatre Night Mart (TNM) akhirnya memberikan klarifikasi terkait kejadian yang menjadi sorotan tersebut.

Manajer Operasional TNM, Tomi Wijaya, mengakui bahwa video yang beredar memang direkam di area tempat hiburan yang mereka kelola. Namun, ia menegaskan bahwa pihak manajemen tidak pernah mendukung maupun membiarkan perilaku yang dianggap melanggar norma atau aturan yang berlaku di lokasi tersebut.

Menurut Tomi, petugas yang bertugas saat itu telah mengambil tindakan begitu mengetahui adanya aktivitas yang dinilai tidak pantas. Ia menyebut para pengunjung yang terekam dalam video viral tersebut sudah mendapatkan teguran langsung dari petugas di lapangan.

"Petugas kami telah menjalankan prosedur yang berlaku dan memberikan teguran kepada pengunjung yang bersangkutan," jelasnya, dikutip VIVA dari Instagram @halokrw Selasa, 9 Juni 2026.

Foe Peace Simbolon

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

Untuk membantu proses editing penulisan, lebih bagus yang mana antara kedua platform AI ChatGPT atau Claude? Berikut penjabaran selengkapnya pada artikel ini.
Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Berdasarkan perincian data pada poster pencarian, perkiraan waktu hilangnya Cheon Yuri terjadi terjadi pada rentang waktu antara pukul 12.30 hingga 14.00 WITA.
Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Ford kembali melakukan penarikan kendaraan atau recall dalam jumlah besar. Kali ini, sebanyak 30.123 unit truk F-Series terdampak masalah pada kabel pintu.
BREAKING
NEWS
Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Polri menetapkan tiga jenderal aktifnya sebagai tersangka kasus penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman turut ..
BREAKING
NEWS
Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga orang berinisial LSP, ASN, dan EH ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Peti kemas Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral