News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KSP Dudung Tantang Publik: Kalau Ada Dapur MBG Milik Saya, Silakan Cek, Saya Kasih Hadiah

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membantah keras tudingan yang mengaitkan dirinya dengan kepemilikan titik SPPG atau dapur program MBG yang belakangan menjadi sorotan di tengah kasus hukum yang menjerat mantan pimpinan BGN.
Rabu, 10 Juni 2026 - 16:10 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membantah keras tudingan yang mengaitkan dirinya dengan kepemilikan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi sorotan di tengah kasus hukum yang menjerat mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).

Dudung menegaskan dirinya tidak pernah memiliki maupun mengelola dapur MBG. Ia bahkan menantang siapa pun yang dapat membuktikan tudingan tersebut dengan menawarkan hadiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau Pak Dudung punya dapur, silakan cek, saya kasih hadiah nanti. Jadi enggak ada sama sekali saya punya dapur ya,” kata Dudung di Kantor Staf Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (10/6).

Nama Dudung sebelumnya ikut disebut-sebut dalam berbagai spekulasi yang berkembang terkait dugaan adanya pihak-pihak yang memiliki titik dapur MBG melalui jaringan tertentu.

Menanggapi hal itu, Dudung menjelaskan bahwa keterlibatannya hanya sebatas membantu mempertemukan pengurus pesantren dengan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana.

Menurut Dudung, beberapa bulan lalu sejumlah pengurus pesantren mendatanginya untuk meminta bantuan agar pesantren mereka dapat ikut menjadi bagian dari program MBG.

Permintaan itu muncul karena pesantren memiliki ribuan santri yang dinilai layak menjadi penerima manfaat program tersebut.

“Ada berita Pak Dudung katanya punya titik melalui Pak Dadan. Saya informasikan, jadi beberapa bulan yang lalu, mungkin tujuh, enam bulan yang lalu, saya kan dekat dengan pesantren," tutur Dudung.

Ada pengurus-pengurus pesantren itu ada Abah Junaidi, ada Ustaz Iskandar, itu menyampaikan kepada saya bahwa ada program memang pesantren ya, untuk sebagai sasaran penerima manfaat. Karena di pesantren itu kan ada santrinya empat ribu, ada yang lima ribu, sehingga bisa ditetapkan sebagai titik untuk dapurnya,” tambahnya.

Atas dasar itu, Dudung mengaku hanya menyampaikan informasi kepada Dadan mengenai keberadaan pesantren yang secara administratif dinilai siap mengikuti program MBG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, komunikasi lebih lanjut dilakukan langsung oleh pihak pesantren dan BGN tanpa keterlibatannya.

“Nah, realisasinya tidak ada. Akhirnya saya sampaikan Pak Dadan, ‘Oh silakan Pak nanti hubungi Pak Arif Nurahman staf saya’. Akhirnya silakanlah mereka berhubungan,” katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesempatan Terakhir untuk Virgil van Dijk

Kesempatan Terakhir untuk Virgil van Dijk

Kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk, yakin De Oranje harus siap berjuang untuk mewujudkan mimpinya menjadi juara untuk pertama kalinya. Belanda akan menghadapi Jepang pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 di Kansas, AS.
Skandal Motor Listrik MBG Rp1 Triliun, Dudung Sebut Ada Dugaan Mark Up hingga Rp200 Miliar

Skandal Motor Listrik MBG Rp1 Triliun, Dudung Sebut Ada Dugaan Mark Up hingga Rp200 Miliar

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap, adanya indikasi mark up anggaran dalam pengadaan kendaraan operasional Badan Gizi Nasional (BGN).
Respons Berkelas Beckham Putra Nugraha, Tekanan Oknum Supoter Tak Berpengaruh pada Prestasi di Persib dan Timnas Indonesia

Respons Berkelas Beckham Putra Nugraha, Tekanan Oknum Supoter Tak Berpengaruh pada Prestasi di Persib dan Timnas Indonesia

Alih-alih mencari pelaku, Beckham Putra Nugraha justru memamerkan prestasinya baik bersama Persib Bandung maupun Timnas Indonesia. 
Siswa SMAN 11 Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok 4 Teman Gara-gara Sandal Crocs Rp1,5 Juta

Siswa SMAN 11 Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok 4 Teman Gara-gara Sandal Crocs Rp1,5 Juta

Seorang siswa SMAN 11 Surabaya bernama Thomas Julianus Kristianto meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh empat orang temannya.
KSAD Bantah TNI Ikut Urusi Begal: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara

KSAD Bantah TNI Ikut Urusi Begal: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membantah anggapan soal TNI saat ini ikut mengurusi masalah begal.
Rizky Ridho Kirim Pesan Menyentuh Terhadap Insiden Beckham Putra, Singgung Rivalitas Persib dan Persija

Rizky Ridho Kirim Pesan Menyentuh Terhadap Insiden Beckham Putra, Singgung Rivalitas Persib dan Persija

Rizky Ridho mengajak seluruh pihak untuk tetap mendukung para pemain yang membela Merah Putih tanpa memandang latar belakang klub.

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pedagang Sate Jadi Korban Pengeroyokan Usai Tagih Uang ke Pembeli di Jakarta Pusat, Dua Pelaku Ditangkap

Pedagang Sate Jadi Korban Pengeroyokan Usai Tagih Uang ke Pembeli di Jakarta Pusat, Dua Pelaku Ditangkap

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pedagang sate berinisial HL (26) menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang pembeli di wilayah Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Selengkapnya

Viral