News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNPB: Karhutla Kalsel Lebih Terkendali, Tak Sebesar Kalteng dan Kalbar

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan kondisi karhutla di Kalsel tahun ini juga lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya
Jumat, 11 September 2026 - 09:23 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) masih lebih terkendali dibandingkan Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat (Kalbar).

Penilaian tersebut didasarkan pada jumlah titik api, kejadian kebakaran, serta luasan wilayah yang terdampak kebakaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan kondisi karhutla di Kalsel tahun ini juga lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, terutama saat fenomena El Nino meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.

“Kalsel ini relatif lebih terkendali lah, lebih terkendali. Dari titik apinya, dari titik kebakarannya, dari luas area terbakar itu tidak sebesar Kalteng dan Kalbar,” ujar Suharyanto di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dikutip Jumat, 11 September 2026.

Jika dibandingkan berdasarkan kondisi karhutla di tiga provinsi tersebut, Kalimantan Barat menempati posisi pertama, disusul Kalimantan Tengah di urutan kedua dan Kalimantan Selatan pada urutan ketiga.

Dengan kondisi tersebut, Kalsel dinilai memiliki tingkat karhutla yang lebih terkendali daripada Kalteng dan Kalbar.

Meski demikian, Suharyanto menegaskan kondisi itu bukan alasan untuk menurunkan kewaspadaan. Hujan masih menjadi salah satu faktor paling efektif untuk membantu memadamkan kebakaran.

Di sisi lain, pertumbuhan bibit awan yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan operasi modifikasi cuaca masih menghadapi kendala dalam beberapa hari terakhir.

“Kondisi tersebut tidak berarti kewaspadaan dapat dikurangi karena hujan tetap menjadi salah satu faktor paling efektif dalam membantu pemadaman karhutla, pertumbuhan bibit awan untuk mendukung operasi modifikasi cuaca masih sulit dalam beberapa hari terakhir,” katanya.

Suharyanto juga menyampaikan kondisi Kota Banjarmasin relatif aman dari karhutla. Hingga saat ini, tidak terdapat kejadian kebakaran hutan dan lahan di wilayah kota tersebut.

Namun, sejumlah daerah lain di Kalsel masih melakukan penanganan kebakaran. Banjarbaru menjadi salah satu wilayah yang masih menghadapi kebakaran sekaligus risiko paparan asap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hujan di Banjarmasin itu tidak memadamkan api yang di bawah, tapi paling tidak mengamankan Banjarmasin dari paparan asap,” tuturnya.

BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait tetap memperkuat upaya penanganan karhutla. Penanganan dilakukan dengan mengoptimalkan satuan tugas di darat serta operasi modifikasi cuaca apabila kondisi atmosfer memungkinkan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dinilai masih sangat relevan di tengah masyarakat modern.
Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji meminta importir dan produsen gula rafinasi untuk menjaga produknya supaya tidak rembes ke pasar menjadi gula konsumsi. 
Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral pemobil wanita dipukul pemotor di Semarang gara-gara klakson hingga dahi mendapat lima jahitan. Simak kronologi dan pasal penganiayaan yang menjerat pelaku.
Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (DEN KSPI) merespons rencana aksi unjuk rasa berskala besar yang akan digelar oleh gabungan ... -

Trending

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Selengkapnya

Viral