BGN Buka Peluang Coret Siswa SMA sebagai Penerima MBG
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan membuka peluang mencoret siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan pihaknya saat ini tengah mengevaluasi tata kelola, salah satunya akan memangkas penerima MBG.
Terkait hal ini, BGN telah berkonsultasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan lembaga terkait.
“Menurut Kementerian Kesehatan intervensi gizi sebaiknya dilakukan, misalnya teknisnya ya, itu adalah dari usia kandungan sampai dengan 1.000 hari pertama usia kelahiran itu volume otak bisa maksimal,” ujar Arum, dikutip Selasa (16/6/2026).
“Lalu sampai dengan dua tahun itu nanti ada intervensi gizi, lalu sampai dengan usia selanjutnya. Bentuknya adalah pemenuhan gizi,” lanjutnya.
Untuk itu, BGN melakukan evaluasi penerima manfaat. Menurut Arum, siswa SMA kemungkinan akan dicoret dari daftar penerima MBG. Begitu juga bagi siswa SMP kategori sekolah mahal.
“Contoh misalnya SMA ya, mungkin tidak perlu diberikan lagi MBG. Apalagi SMA-SMP yang apa ya, mungkin yang uang saku anak-anaknya saja sudah Rp100 ribu, Rp200 ribu, mungkin yang high class gitu itu tidak perlu lagi,” jelas Arum.
Dari hasil efisiensi tersebut, dia menuturkan BGN mampu memangkas sekitar 8 juta orang penerima MBG.
“Itu yang terus kami exercise, tapi kami tidak menghilangkan esensi dari intervensi gizi yang dilakukan oleh pemerintah,” tandas Arum. (saa/nsi)
Load more