Bahas Anggaran 2027 Bareng Wakapolri, DPR Minta Polri Beli CCTV dan Bodycam
- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi III DPR RI Safaruddin meminta Polri memanfaatkan anggaran untuk membeli CCTV, bodycam, serta sensor kendaraan taktis (rantis).
Hal itu disampaikan dalam rapat Komisi III DPR bersama Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).
Politisi PDIP itu mengatakan beberapa Polda masih belum memiliki anggaran untuk pembelian CCTV.
“Mungkin kalau ada yang sekarang ini kan sudah pakai laptop semua, tinggal nambah CCTV saja dengan bodycam untuk di lapangan,” kata Safaruddin rapat.
Sementara itu, dia mengatakan pembelian bodycam untuk digunakan anggota Polri saat melakukan penangkapan. Dia menyebut perlengkapan bodycam telah diatur dalam KUHP yang baru.
“Jadi ketika dia melakukan penangkapan, juga harus anggota kita dilengkapi bodycam supaya tidak ada lagi pertengkaran ada tindak kekerasan atau tidak, tinggal kita memutar kembali yang sudah direkam itu,” ujar Safaruddin.
Sebelumnya, Dedi mengusulkan anggaran tambahan sebesar Rp66,1 triliun untuk 2027 bagi institusinya.
Dedi menjelaskan institusinya telah mendapat pagu indikatif sebesar Rp118 triliun dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bappenas. Namun, pihaknya menilai total anggaran tersebut masih belum ideal untuk kebutuhan Polri.
“Jika dibandingkan usulan kebutuhan ideal Polri Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp178 triliun rupiah, baru terpenuhi 66,4 persen,” kata Dedi dalam rapat Komisi III DPR di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).
Sementara itu, jika menyesuaikan dengan kenaikan harga BBM dan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), dia mengatakan anggaran tersebut masih belum ideal.
“Maka kebutuhan ideal anggaran Polri untuk Tahun Anggaran 2027 naik sebesar Rp184 triliun rupiah,” ungkapnya.
“Dengan demikian apabila dibandingkan dengan Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2027 masih terdapat kekurangan Rp66,1 triliun,” tambah Dedi. (saa/rpi)
Load more