News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Ungkap Pelaku Curanmor Milik Anggota Kopassus Sudah Beraksi 5 Kali, Warga Cakung Hati-hati!

Polisi mengungkap fakta baru di balik penangkapan pria bernama Harto (21) dan Sikin (39), yang merupakan pelaku pencurian dan penadah motor milik anggota Kopassus.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 21 Juni 2026 - 21:17 WIB
Ilustrasi curanmor.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru di balik penangkapan pria bernama Harto (21) dan Sikin (39), yang merupakan pelaku pencurian dan penadah motor milik anggota Kopassus berinisial SA (20) di Gg. Bona, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (20/6/2026).

Kapolsek Cakung, AKP Andre Tri Putra mengatakan, pelaku Harto diketahui sudah beraksi selama lima kali di wilayah Cakung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun hal ini diketahui berdasarkan persesuaian dengan beberapa kejadian pencurian sepeda motor (Curanmor) yang sempat viral di media sosial di wilayah Cakung.

“Pelaku mengakui telah lebih dari 5 kali melakukan aksi pencurian sepeda motor baik di wilayah Cakung maupun wilayah lain,” kata Andre, kepada wartawan, Minggu (21/6/2026).

Kemudian, Andre menyebutkan, pelaku mengakui bahwa motor hasil kejahatan yang didapat selanjutnya dijual kepada pembelinya alias penadah yang bernama Sikin.

“Berdasarkan keterangan pelaku Sikin, bahwa benar ia telah 4 kali menerima/membeli motor hasil curian yang dilakukan oleh pelaku Harto, rencananya Sikin akan membeli motor seharga Rp2.5 juta,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Seorang anggota Kopassus berinisial SA (20) menjadi korban pencurian kendaraan sepeda motor, saat tengah berkunjung ke rumah orang tuanya, yang terletak di Gg. Bona, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (20/6/2026).

Di bawah pimpinan Kapolsek Cakung, AKP Andre Tri Putra, pihak kepolisian kurang dari 24 jam, bergerak cepat menangkap dua pelaku. 

Satu pelaku merupakan eksekutor, dan satu lainnya merupakan penadah motor hasil curian.

“Pelaku pencurian telah ditangkap yakni Harto (21) dan penadah motor hasil curian bernama Sikin (39). Pelaku Harto mengakui perbuatannya telah mencuri sepeda motor dengan cara merusak kunci stang dengan menggunakan kunci Letter T, pelaku mengakui bahwa motor hasil kejahatan dijual kepada pembelinya yang bernama Sikin,” kata Andre, kepada wartawan, Minggu (21/6/2026).

Lebih lanjut, Andre mengungkapkan kronologi pencurian ini bermula saat SA yang sedang mengikuti pelatihan di Kopassus Cijantung, hendak pulang ke rumah orang tuanya di tempat kejadian perkara (TKP).

Kemudian SA meminjam sepeda motor milik rekannya. Sesampainya di rumah orang tuanya, korban memarkirkan kendaraannya dalam keadaan motor dikunci stang sekitar pukul 17.00 WIB.

“SA selanjutnya masuk ke dalam rumah, dan sekira jam 18.30 WIB, tiba-tiba melihat sepeda motor milik rekannya sudah tidak ada,” jelas Andre.

Setelah melihat rekamam CCTV milik warga di sekitar lokasi, terlihat pelaku membawa kabur motor milik rekannya yang dipinjam oleh korban. Selanjutnya SA sebagai saksi langsung menghubungi rekannya dan menginformasikan soal pencurian motor tersebut. (Ars/cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (21/6/2026). Kunjungan itu
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bocorkan alasan terkait Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dokter Tifa soal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden
Gulma Perairan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi, Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok

Gulma Perairan Bisa Jadi Penggerak Ekonomi, Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok

Masyarakat binaan Pertamina Patra Niaga di Palembang dan Boyolali membuktikan eceng gondok yang sebelumnya hanya gulma perairan, ternyata bisa punya nilai tambah ekonomi yang menjanjikan.
Aksi Perundungan di SMAN 2 Bantul Heboh di Medsos, Sekolah Kooperatif Ikuti Proses Investigasi

Aksi Perundungan di SMAN 2 Bantul Heboh di Medsos, Sekolah Kooperatif Ikuti Proses Investigasi

Dugaan aksi perundungan di SMAN 2 Bantul menjadi perhatian publik setelah korban bercerita di media sosial. 

Trending

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bocorkan alasan terkait Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dokter Tifa soal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden
Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (21/6/2026). Kunjungan itu
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Eks Kabareskrim Polri Komjen (Purn.) Susno Duadji bocorkan peluang bebasnya dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi, yakni Roy Suryo
Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Sejumlah pihak meminta Pemerintah Indonesia kembali melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat mengalami permasalahan terkait dugaan praktik korupsi.
Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Mengamuk dan Hancurkan Tunisia 4-0, Samurai Biru Kian Dekat ke 32 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Mengamuk dan Hancurkan Tunisia 4-0, Samurai Biru Kian Dekat ke 32 Besar

Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026) siang WIB. Samurai Biru berhasil menang telak 4-0.
Selengkapnya

Viral